
Dengan sebuah memar di pipinya akibat tamparan dari perempuan berkostum suster.
Ziral pergi ke bagian penjualan skill dan bertemu dengan orang yang dia cari.
“Kau mad bulldog?” tanya ziral seakan tidak percaya jika orang di depannya adalah yang dia cari.
Di depannya seorang gadis berkacamata bulat dengan sebuah kalung berduri seperti yang sering dipakai anak-anak punk.
‘Apa karena kalung itu dia disebut bulldog? Dia juga pemarah’ pikirnya saat sebuah tendangan melayang tepat di perutnya.
“Bugyaaahh!”
Ziral langsung terkapar di lantai sambil memegang perutnya, walau rasanya tidak terlalu sakit dikarenakan tingkat sensitivitas yang dia masukan tidak terlalu tinggi.
Tapi itu tetap berbahaya saat kesehatannya berkurang hingga 80%.
“Lamaaaaa!” Teriak gadis itu dengan wajah yang memerah karena marah.
“Ma…maaf non nih paketnya”
Ziral langsung menyerahkan kotak paket pada gadis itu dikarenakan waktu dari lencana hanya tersisa sedikit.
Gadis itu pun mendekati ziral yang masih terkapar di lantai untuk mengambil paket.
Dia terlalu fokus pada paket hingga tidak menyadari jika ziral yang masih tiduran di lantai.
‘Oh kelinci putih’
Batin pemuda itu menari dengan girang saat melihat pemandangan indah dari langit-langit toko.
“Oke… ini semu, kau bisa pergi sekarang” ucap gadis itu sambil berbalik meninggalkan ziral dengan membawa kotak paket.
[Permintaan berhasil, mendapat 3 cp sebagai hadiah]
Pemberitahuan atas penyelesaian misi terdengar.
Tanpa pikir panjang ziral langsung bangkit dari lantai dan segera pergi kearah pintu masuk toko, dikarenakan waktu yang tersisa hanya tinggal 52 detik hingga lencana yang dipinjamkan penjaga toko habis.
Tapi saat dia telah sampai di lobby, ziral kebingungan saat melihat padatnya pemain yang masih bertarung.
“Sial, bagaimana aku pergi dari sini?”
Keadaan sangat kacau banyak serangga berterbangan keberbagai arah, jika dia melangkah terlalu dekat dapat dipastikan jika sebuah serangan nyasar akan mengenainya.
“Kesehatanku juga tersisa sedikit” keluh ziral saat melihat kesabarannya pada papan status yang hanya menyisakan 5%.
Dia dengan keras memikirkan cara untuk keluar dari tempat ini secepat mungkin tanpa harus mengalami kematian.
“Aku harus selamat karena jika aku mati 3 cp yang baru aku dapatkan mungkin akan hilang semu”
Waktu yang tersisa semakin sedikit membuat ziral tidak punya cara lain selain berniat menerobos.
Tapi baru saja dia ingin menyelinap diantara kerumunan, sebuah ledakan terjadi diluar toko winner.
Blaaaaar
“““Gyaaaaaa!”””
__ADS_1
Entah seberapa besar korban yang terkena Ledakan itu, tapi ziral yakin jika itu melebihi ratusan karena banyaknya kerumunan penonton.
Teriakan terdengar dari puluhan pemain secara bersamaan membuat para peker dan pemain pure heart yang berada di dalam toko menjadi penasaran.
Perkelahian seketika berhenti saat perhatian pemain teralihkan pada sumber ledakan.
Melihat ada sebuah kesempatan ziral langganan menyelinap dan keluar dari toko winner.
“Oh, sebuah pengalihan perhatian. Keberuntungan seorang main carakter telah aktif”
Melewati puluhan peker dan pemain dengan mudah ziral akhirnya keluar Ari toko winner.
[Waktu telah habis, lencana HIDRA guild kembali ke pemilik asli]
Mendengar pemberitahuan sistem ziral langsung bernafas lega.
“Itu hampir saja”
Dengan raut wajah yang penuh kemenangan pemuda itu melangkahkan kakinya keluar toko.
Tapi alangkah terkejutnya dia saat melihat kebakaran hebat yang melanda tepat di depan toko winner.
Lalu di tengah kobaran api ziral dapat melihat sesosok gadis setengah ular berdiri tanpa khawatir akan panasnya api yang membakar puluhan pemain disekitarnya.
Seakan telah keluar dari ruangan dengan AC ke tempat terbuka di siang hari. Hawa panas dari api yang membakar daerah sekitar membuat ziral merasa tidak nyaman.
Namun dia tidak memperdulikan itu saat seluruh perhatiannya tertuju pada gadis lamia yang mulai menghampirinya.
“Aaah! Sial ini mulai terasa sangat panas”
Ziral berteriak keras saat gadis yang seluruh tubuhnya di selimuti api itu mendekat ke arahnya.
Pertama, saat seseorang merasakan perubahan suhu yang ekstrim seperti terbakar atau tersengat sinar matahari.
Lalu Yang kedua adalah saat seorang pria melihat seorang wanita yang membuatnya merasa sangat bersemangat.
Jadi diantara keduanya, mana yang saat ini dirasakan oleh ziral?.
Mungkin pemuda itu tengah merasakan ke duanya secara bersamaan.
Ziral terus menatap tubuh bagian atas gadis api itu yang tidak ditutupi apapun selain api yang berkobar dan aliran lahar.
Hingga-
[Kau terkena status (burn)]
[KAU TELAH MATI ]
Terdengar notivikasi yang setiap pemain tidak ingin dengar.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
__ADS_1
.
“Ah, sial aku terlalu terpesona”
Ziral hanya bisa menyesali kesalahannya sendiri karena malah berdiri diam hingga mengakibatkan tubuhnya ikut terbakar dengan gadis itu.
“Yah, bukan masalah lagi pula palingan hanya 1 atau 2 cp saja yang hilang. Tidak mungkin akan hilang semua bukan?”
Dikarenakan ini adalah kali pertama dia terbunuh, ziral khawatir dengan 3 cp yang dia dapat dari gaji pertamanya.
[Kau kehilangan 9.998 cp saat terbunuh]
Ziral tidak bisa berkata apa-apa saat notifikasi terakhir memberitahu seluruh cp yang dia jatuhkan.
“Eh? Kenapa banyak sekali, aku tidak punya uang sebanyak itu. Lalu dari man? Apa ini bug?”
Pemuda itu terus bertanya-tanya kenapa denda yang dia terima dari kematian pertam meleihi jumlah kekayaan yang dia miliki.
Tapi dia segera mengetahui jawabannya saat mengecek jumlah poin yang dia miliki setelah dia dihidupkan kembali ditengah kota.
“S…satu d…dua tiga empat lima enam tujuh de… ah tidak mungkin ada 8 angka bukan? Aku pasti salah menghitung, ayo hitung lagi”
Dengan jari yang terus bergetar hebat, ziral menunjuk papan statusnya berulang-ulang untuk menghitung nomor yang menunjukkan jumlah cp yang dia miliki.
[CP yang kau miliki adalah sebesar : 80.479.601.542]
“DE…. DELAPAN MILYAR!”
Suaranya terdengar keras hingga membuat setiap orang di sekitarnya mulai memperhatikannya.
Tapi pemuda itu tidak peduli saat menyadari jika dia salah menghitung.
“DELAPAN PULUH MILYAR? Hahaha gila apa ini benar-benar sebuah bug”
Pemuda itu terus berteriak keras saat melihat gunung kekayaan yang datang entah dari mana.
“Dengan ini hidupku akan berubah. Berhenti dari pekerjaan lalu keluar dari kota kumuh, setelah itu membeli rumah mewah dan tentu saja mengobati adikku adalah yang utama”
Ziral mulai merencanakan menggunakan harta Karun yang baru saja dia temukan.
Dia teringat pada adik perempuannya yang masih tinggi di rumah sakit untuk perawatan.
Pemuda itu terlihat sangat senang karena merasa telah memenangkan lotre.
Tapi dia langsung terdiam saat memikirkan dari mana semua cp ini berasal.
“Ada dua kemungkinan kenapa ini terjadi. Yang pertama adalah bug, dan yang kedua……”
Wajah ziral seketika menjadi pucat saat memikirkan kemungkinan kedua.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
__ADS_1
.
Chp 205 end.