
Di dalam mobil menuju sekolah nya Ningrum menggunakan smartphone nya untuk mengunjungi website dgo untuk melihat update terbaru mereka.
"Sistem status dan skill di perbarui? Beserta fitur baru dugeon, menarik"
Di sebutkan bahwa sistem akan berubah secara drastis dan yang paling menarik adalah tidak ada stat defense dan megic defens.
"Ini sangat berbeda, tapi kurasa aku pernah melihat ini sebelumnya"
Setelah beberapa saat berusaha mencari sesuatu di ingatan nya, senyum mulai terbentuk di mulutnya gadis itu.
.
.
.
.
Ningrum segera mematikan smartphone ketika mobil nya sudah sampai di tujuan, di depan gerbang teman teman nya sedang mengobrol dan ketika mereka melihat Ningrum mereka menghampiri nya dan mereka pun pergi ke kelas bersama.
Di perjalanan dia di sapa banyak siswi ini adalah kejadian pagi seperti biasa hingga akhirnya ia memasuki ruangan kelas.
Dia melihat rock alias Rendi sedang asik mengobrol dengan teman temannya tentang bermain dgo bersama, bullying yang di deritanya sudah berhenti itu karena Ningrum menyuruh paulin mengurus nya, dan akhirnya Paulin pun berbicara dengan para pemuja Ningrum.
"Aku belum bermain 1 Minggu dan sudah ada update?"
Ucap rendi protes kepada teman nya.
"Kenapa kau malah protes pada ku? Kau masih mending karena menjadi pemain baru jadi tidak perlu banyak mikir, sedangkan pemain veteran seperti ku menghadapi sistem baru ini, ayolah banyangkan stat defens dihilangkan? Apa mereka sedang bercanda?"
Balas teman Rendi yang seorang tank di dgo.
"Sistem baru Tampa stat defens tapi di ganti dengan jumlah hp yang melimpah belum lagi stat defens hanya akan didapatkan lewat perlengkapan, bukankah ini surga untuk para pengrajin?"
Paulin ikut membahas dgo dengan ningrum.
"Kurasa itu mungkin untuk mengimbangi fitur baru yang berupa dungeon"
Mendengar perkataan Ningrum ruang kelas yang berisik itu hening seketika, seakan menyadari keingintahuan para murid tentang pendapat Ningrum atas sistem baru dgo, paulin melanjutkan pertanyaan nya.
"Ohoo kau sudah memiliki pendapat sendiri tentang sistem baru, bisa kau beritahu aku?"(paulin)
__ADS_1
Setelah perkataan paulin semua siswa di ruangan itu serempak mempertajam Indra pendengaran mereka untuk mendengarkan jawaban Ningrum.
"Kenapa harus? Apa pendapat ku penting?"
Mendengar jawaban dari Ningrum semua semua siswa-siswi di sana jatuh lemas di lantai.
"Oh ayolah, kau yang selalu memberikan nasehat yang paling membantu, entah itu tentang pelajaran, percintaan, keuangan, bahkan kau sering di mintai pendapat tentang masalah keluarga para guru, kau tau petuah mu lebih berharga dari mutiara di laut"
Ucap paulin dengan sangat percaya diri di ikuti anggukan kepala para siswa yang lain.
"Entah kenapa aku merasa kesal dengan ucapan mu"
Ningrum hanya menghela nafas panjang lalu melanjutkan.
"Apa kau ingat permainan Chili caos online?"(Ningrum)
"Chili caos online? Kurasa aku pernah mendengar game itu hemm"(paulin)
Paulin memegang kepala nya seakan sedang berpikir keras.
"Chili caos online? itu game vr yang bertema memasak?"(kenanga)
Kenanga yang sadar akan memakan waktu lama jika mengandalkan ingatan paulin memberi jawaban lebih dulu.
Pandangan Paulin menjadi dingin ketika mengingat pengalamannya bermain game Chili caos online bersama teman teman nya.
permainan bertema memasak dengan fitur mmorpg, di mana para pemain harus menyediakan bahan sendiri, jika pemain butuh sayur Meraka harus menanam sendiri, jika mereka butuh daging mereka harus berburu, walaupun ada pasar itu akan terbuka hanya 1 mingu sekali.
Permainan awalnya menyenangkan karena mereka berburu bersama dan mencari sayuran liar di hutan dengan semangat.
tapi bencana di mulai ketika mereka mencoba fitur utama yaitu memasak, tidak ada masalah dengan teman temannya yang lain masakan mereka terlihat lezat, tapi untuk paulin berbeda, apa pun yang dia coba masak selalu menghasilkan masakan yang sama berupa gumpalan hitam dengan nama "unknown objek".
Paulin langsung depresi ketika mengingat kenangan kelam itu.
"Ya jika kau ingat di sana ada fitur dugeon bukan?"(Ningrum)
"Ya benar tapi apa hubungan nya dengan dgo?"(kenanga)
"Jika kau perhatikan sistem stat di Chili caos online yang dulu sama seperti dgo sekarang, tapi setelah 1 bulan peluncuran cco(Chili caos online) sistem stat mereka dirubah mirip sistem stat yang akan dgo gunakan"(Ningrum)
Mendengat itu banyak siswa yang menyalakan smartphone mereka untuk mengecek di website game cco dan memang perkataan Ningrum benar.
__ADS_1
"Jadi apa dgo akan meniru sistem cco? Oh ayolah apa takeeasy corp ingin menyuruh para pemain dgo untuk memasak?"(paulin)
Paulin mulai protes tidak ingin masa lalu kelam nya terulang.
"Mungkin"(Ningrum)
"Tidaaaaaak"(paulin)
Teriakan paulin terdengar di seluruh kelas membuat membuat ruang itu kembali berisik.
"Jadi maksud mu dgo benar benar akan mengambil contoh dari sistem cco untuk update mereka?"(kenanga)
Mendengar pertanyaan kenanga, Pauline dan para siswa kembali diam menunggu jawaban dari Ningrum
"Itu salah besar, cco di luncurkan oleh takeeasy corp 2 tahun lalu, sedangkan dgo rencana nya akan di luncurkan 3 tahun lalu oleh perusahaan yang sama, kurasa cco sendiri adalah sebuah mini game dari dgo yang gagal di luncurkan di masa itu"(Ningrum)
Mendengar itu para siswa kembali gaduh seakan mendapatkan informasi penting yang tidak pernah ada di tv atau situs web manapun bahkan pihak takeeasy corp pun masih merahasiakan nya, tentu orang yang mengetahui informasi ini banyak diluar sana tapi mereka memilih diam karena manfaat monopoli yang akan mereka dapatkan.
"Jadi ada kemungkinan fitur terbaik cco juga akan di masukkan ke dgo?"(kenanga)
"Tentu, itu pun jika prediksi ku benar, bukan sistem memasak yang membuat cco menjadi terkenal tapi fitur dungeon yang membuatnya di cintai terutama oleh para laki-laki hidung belang tentu nya"(Ningrum)
Para siswa yang tidak pernah bermain cco sangat penasaran dengan fitur dungeon, sedangkan siswa pria yang pernah memainkan nya sangat gembira hingga melompat lompat kegirangan mendengar informasi ini, sedangkan para siswi perempuan tau persis apa yang ada di dalam pikiran para siswa, pandangan mereka pun menjadi jijik.
Rendi yang penasaran dengan fitur dungeon di cco bertanya pada teman nya dan ketika mendengar jawaban, jantung nya berdebar kencang dia sudah tidak sabar menunggu update dgo selesai.
dungeon di cco di sebut sebagai tempat berkumpul nya semua impian dan harapan para pria.
walaupun itu semua masih hanya sebuah prediksi tapi para siswa percaya karena dasar dari prediksi itu sangat masuk akal.
Para siswa segara menulis perediksi itu di forum dan sosial media mereka hingga Berita itu pun tersebar dan prediksi yang di berikan oleh Ningrum menjadi topik terpanas di internet.
hingga akhirnya keributan di dalam kelas itu berakhir setelah bel masuk berbunyi, Ningrum yang melihat paulin masih bersedih menarik tangan gadis itu untuk pergi ke ruang kelasnya sendiri, karena guru sudah memasuki ruangan kelas dan pelajaran pertama hari itu pun dimulai.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Chp 28 end