
Jdaaaar
Suara petir menyambar, hujan dimalam hari membuat jalan yang dilalui sangat gelap hingga sulit untuk di lihat.
Namum itu tidak berpengaruh untuk sebuah kereta yang ditarik oleh empat kuda berbagai ras, si kusir mengendarai dengan bebas seakan dia dapat dengan mudah melihat didalam kegelapan.
Kusir itu hanya Golem yang di kendalikan dari jauh seperti sebuah robot dengan remote dan yang mengendalikan Golem ini adalah Airin sebuah kecerdasan buatan yang didapat oleh boa ketika menggunakan item peninggalan ekhidna. Golem ini memiliki grade rendah dan tidak Coco untuk pertempuran karena itu ketika di desa Golem ini hanya ditinggalkan di dalam kereta.
“airin apa kau tau posisi penjaga kantin di menara penyihir sekarang?”
[Ya, sekarang dia berada dirumahnya]
Boa sedang berada di loteng yang dirubah menjadi perpustakaan, semua buku yang dia dapat dari space training room ada disini.
“kalau begitu aku akan pergi sebentar, laporkan padaku jika terjadi sesuatu”
[Dimengerti]
Boa meninggalkan kereta itu dengan [teleportasi], sedangkan para pembantunya Sedang tertidur pulas.
.
.
.
.
KOTA LAMIA
boa berteleportasi ke kamar tidur yang disediakan untuk para tetua, walau dia jarang atau bahkan tidak pernah menggunakan tempat itu dia bisa merasakan jika para pelayan membersihkan kamar itu setiap hari. Dia lalu mengecek mini map dan melihat tanda oranye menandakan itu adalah npc yang sedang berhubungan dengan quest yang sedang dia jalani
“setelah urusan ku selesai kurasa aku perlu menghapus beberapa penyusup selagi berada di sini”
Walaupun seluruh kota dijaga oleh ratusan ribu serangga miliknya namun masih banyak player dan npc yang sanggup mengecoh serangga-serangga itu, contoh paling banyak adalah mereka yang memiliki skill Stealth atau ilusi untuk menyamar.
Boa segera pergi dari ruangan itu setiap orang yang bertemu dengannya dijalan menundukkan kepala mereka untuk memberi salam, karena merasa report jika para penduduk tau dia sudah kembali boa menggunakan transformasi manusia untuk menyamar, Setelah menjadi manusia dia dengan bebas bisa mengelilingi kota hingga akhirnya dia sampai di pemukiman penduduk.
“masih pukul 20.35 seharusnya masih waktunya untuk bertemu bukan?”
Gadis itu berdiri didepan rumah yang cukup bagus, boa pun memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah itu setelah dia berubah kembali menjadi lamia.
Tok tok
“iyaa sebentar”
Suara seorang wanita tua terdengar dari balik pintu, pintu perlahan terbuka dan wanita beastman kambing yang terlihat sekitar 70an namun dengan kondisi fisik yang sehat mengintip dari celah pintu.
“ny-ny-nyonya tetua boa”
Dengan segera wanita tua itu membuka pintu Setelah mengetahui siapa tamu yang datang.
“maaf rumah ini berantakan”
“ini rumah yang cukup nyaman kupikir”
“ini semua berkat para tetua baru yang selalu menepati janji mereka, rumah ku yang dulu berada di distrik tengah hanya sebuah gubuk reyot jika musim dingin tiba mustahil untuk ku bisa tidur bahkan kupikir akan segera menyusul suami dan putra ku di musim dingin selanjutnya namun kupikir musim dingin selanjutnya tidak akan bermasalah lagi”
__ADS_1
Wanita itu terus berbicara sambil menyiapkan suguhan di dapur ketika dia kembali dia membawa nampan dengan kue kering dan 2 cangkir teh. Boa mengambil Cakir bagiannya wangi teh hitam memenuhi hidungnya, setelah meminum sedikit wanita itu memulai pembicaraan.
“jadi apa yang membuat tetua boa berkunjung ke rumah ku?”
“ini adalah masalah hutang seorang kenalan”
“hutang….”
Wanita tua itu bingung karena dia merasa tidak pernah meminjamkan uang pada siapapun akhir-akhir ini.
“ini hutang gaile pelatihan sihir space”
Mendengar itu wanita tua itu terbelalak seakan mengingat sesuatu.
“oh anak itu jika dia yang berhutang bukankah tidak sopan untuk meminta waktu tetua boa yang sangat berharga gaya untuk masalah sepele”
“tidak, bukan seperti itu sebenarnya begini…”
Boa mulai menceritakan pertemuannya dengan gaile(tengkorak) dan proses penguburan mayatnya dengan Merti.
Semakin lama wanita itu mendengar cerita boa wajah semakin suram hingga akhirnya air mata mengalir di pipinya yang keriput.
“dasar bocah bodoh aku masih mengingat ketika dia bermain dengan anak ku dan merti waktu kecil tapi ketika anak ku meninggal dia menjadi lebih tertutup bahkan persahabatan dengan Merti pun menjadi renggang”
Setelah lebih tenang boa menyerahkan 500 emas pada wanita tua itu.
“bukankan ini terlalu banyak?”
“apakah begitu tapi didalam suratnya tertulis segitu kok”
[Kau telah menyelesaikan quest membayar hutang great mage gaile]
Reward : sekarang kau bisa membaca bab selanjutnya buku riset great magician gaile.
Notifikasi terdengar menandakan quest yang dia terima dari buku riset gaile telah selesai.
“tunggu sebentar”
Wanita tua itu segera masuk kedalam, dan beberapa saat dia kembali sambil membawa 3 buku ditangannya.
“ini adalah buku yang gaile jadikan jaminan untuk berhutang tapi karena sekarang hutang nya sudah lunas maka semua ini akan di kembalikan”
[Anda mendapat eclipse skill book]
Tipe : aktif
Keterangan : sebuah kekuatan yang merubah seluruh Medan menjadi kegelapan mutlak, target yang terkena akan terperangkap dan menderita status blind. Besarnya Medan tergantung seberapa besar kecerdasan pengguna.
Req : space megician level 120
Mana cost : 1400/detik
Coldown : 3 jam
#
[Anda mendapat big bang skill book]
__ADS_1
Tipe : aktif
Keterangan : skill berantai dari skill Black hole, skill book tidak dapat dipakai sebelum mendapatkan skill black hole.
#
[Anda mendapat space zone skill book]
Tipe : aktif
Keterangan : mengubah Medan di sekitar pengguna menjadi tanpa gravitasi, besarnya Medan tergantung seberapa besar kecerdasan pengguna.
Req : space magician level 150
Mana cost : 2500/detik
Coldown : none
‘eclipse cukup curang untuk skill debuff itu tidak memiliki presentase keberhasilan jadi 100% berhasil sedangkan space zone kebalikan dari graviti yang memperberat gravitasi dan yang terakhir belum bisa di pelajari’
Boa segera memakai kedua skill book yang bisa dia pelajari, lalu mereka berdua mengobrol cukup lama hingga boa akhirnya memutuskan untuk pamit.
.
.
.
.
Di sebuah ruang bawah tanah penginapan.
Terjadi sebuah pertemuan yang di hadiri oleh para pemain guild yang berbeda mereka disebut sebaga aliansi 10 Rocky guild. Aliansi yang berisi guild yang baru-baru ini di bentuk namun karena modal dari para pendukung mereka kekuatan guild mereka tidak bisa dianggap remeh, bahkan guild top 10 tidak ingin report mencari masalah dengan mereka.
“sial sulit sekali untuk membuka cabang di sini penjagaan sangat ketat”
Seorang Birdman elang mengeluh tentang sistem di kota Lamia, Komo telah melarang serikat adventure untuk memperbolehkan player membuat guild baru dan menaruh base camp Tampa seijin darinya di kota ini, walaupun itu membuat para player baru mengeluh tapi itu tidak dia perdulikan. Sistem ini juga di terapkan oleh guild Pure heart yang melarang guild baru dibuat di negara great heart Tanpa ijin mereka, ini bertujuan untuk menekan pemberontak atau guild lain yang membuat rusuh.
“benar, sistem mereka sangat bagus hingga sulit untuk menyusup kedalam pemeritahan”
Seorang Lamia ikut mengeluh, sebenarnya menggunakan avatar Lamia bukanlah keinginan dia tapi ini untuk misi penyusupan dia berpikir jika dia menjadi Lamia dia akan dengan mudah mendapatkan posisi di pemerintahan namun itu hancur ketika peraturan ‘tidak menerima karyawan player kecuali dari guild sexy species’ di terapkan.
Ada delapan orang di ruangan itu bahkan seorang assassin manusia dengan level tinggi juga ada di sana, mereka membahas cara mendirikan bisnis di kota ini yang sangat sulit untuk player yang berasal dari luar, bahkan untuk menemukan tempat aman seperti ini juga sulit karena serangga pengawas yang sangat banyak berkeliaran di sudut-sudut kota, ditengah diskusi tiba-tiba fokus mereka terganggu.
Tok tok tok
Seluruh mata orang yang berada di ruang itu seketika tertuju pada satu-satunya pintu ruangan itu. Mereka saling menatap merasa curiga karena menurut rencana hanya mereka yang akan menghadiri pertemuan ini.
.
.
.
.
Chp 66 end.
__ADS_1