PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
BASE CAMP


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 23:26 akhirnya maintenance dgo akan segera berakhir, para pemain di seluruh dunia tidak sabar melanjutkan petualangan mereka yang terhenti selama 2 hari.


Ningrum berada di kamarnya ketika ia melihat ke jam di smartphone nya ia pun masuk ke kapsul dan segera tersambung ke virtual univers.


Kesadarannya berpindah dari kapsul ke dunia serba putih, tubuh nya pun menjadi sesosok mahluk putih, ini adalah kondisi ketika seseorang baru pertama kali membuat karakter.


[Selamat datang, Avatar apa yang ingin anda gunakan?]


[Clair Avatar gratis masuk pertama]


[Boa Avatar degradation god online]


"Claire"


Seketika wujud nya berubah dari sesosok putih menjadi gadis berambut biru tua sebahu dan baju seragam putih dengan dasi panjang dan rok kontak kotak


[Anda telah berhasil menggunakan avatar Clair]


[Apakah anda akan menggunakan teleport gratis]


"Ya"


[Tujuan]


"Gerbang degradation God online"


[Tujuan telah terdeteksi anda akan segera di pindahkan]


[Semoga anda menikmati petualangan anda]


Claire memejamkan mata karena cahaya yang intens.


[Selamat datang Avatar Clair]


Setelah pesanan itu Clair membuka mata nya dan dia mendapati dirinya di tengah kerumunan jutaan player dgo yang bersiap untuk masuk ke permainan.


"Sial harus nya saya sudah menduga ini"


Kerumunan orang yang sudah tidak sabar semakin bertambah banyak hingga hampir melampaui 100 juta.


Clair sangat tidak nyaman karena berdesakan hingga akhirnya dia teleport ke area lain, dia pun menghubungi teman teman nya yang lain dan mereka menghadapi situasi yang sama dengan diri nya, tapi mereka tidak bisa keluar karena mereka sudah memakai teleport gratis, tak tega mendengar Temannya sedang kesulitan Clair menjemput mereka satu persatu.


"Uaaaaaa Clair untung kau datang, di sana sangat mengerikan kau tau, seseorang terus menyentuh pantat ku"


Fran alias Paulin terus memeluk Clair setelah dia di selamat kan.


Para gadis yang lain pun mengangguk karena mendapat perlakuan yang sama, Clair hanya menghela nafas panjang lalu mengajak teman-teman untuk menenangkan diri di caffe langganan mereka.


.

__ADS_1


.


.


.


{Ini benar benar antrian yang sangat panjang mengalahkan rekor yang pernah ada, menurut mu kenapa para player dgo sangat antusias dengan update ini?}(Adeline)


Virtual world in news menayangkan kerumunan orang yang lebih dari 100 juta sedang memenuhi area kota yggdrasil menunggu pembukaan game itu setelah maintenance.


{Tentu ini bukan hanya karena para player yang sudah tidak sabar setelah menunggu 2 hari, tapi juga karena rasa penasaran mereka yang di sebabkan oleh fitur baru yang sudah di konfirmasi oleh pihak takeeasy corp}(Endar)


Disebuah caffe yang jauh dari keramaian Claire dengan teman temannya sedang menikmati kopi sambil menonton acara berita vwin,



Kenanga berjalan mondar-mandir sambil memperingati para player guild sexy species lewat grup chat guild mereka.


"Hanya tinggal 20 menit lagi dan mereka masih bertambah banyak, kurasa butuh waktu setidak nya 3 jam untuk memasukan mereka semua"


Claire terus menonton televisi yang berada di caffe itu dengan santai di samping nya yui alias Aiko juga sedang menonton televisi sambil terus memenuhi mulutnya dengan kue.


"Huuufffff Meraka setuju untuk menunggu sampai kondisi lebih baik"


Akhirnya kenanga duduk kembali dan meminum blue mountain nya untuk menenangkan diri.


"Bagai mana dengan kelompok Diane"


Melihat itu Ningrum menutup mata nya seakan berpikir sesuatu, semua teman Nya yang melihat itu mulai khawatir.


"Jadi bagai mana jika kalian memperkenalkan si Diane ini pada ku"


Mendengar itu semua gadis merasa depresi sedangkan Yui masih sibuk memakan kue kering yang di pegang dengan dua tangan seperti tupai.


.


.


.


.


Tiga sosok perempuan berjalan menyusuri lorong di tengah kota yggdrasil, seorang half elf yang terus menutupi hidung nya seolah menahan bau, walaupun sebenarnya dia sudah mematikan fitur penciuman tapi entah kenapa dia masih bersikap seperti itu, yang kedua seorang tiefling berkulit coklat bermata emas yang bersinar di kegelapan dengan dua tanduk yang khas dari ras itu, dan yang terakhir adalah ras peri yang terlihat seperti seorang anak kecil sekitar 11-14 tahun dengan twin drill.


"Kenapa mereka menyuruh ku untuk bertemu di tempat terpencil seperti ini"(half elf)


"Diamlah ini adalah perintah para petinggi"(peri)


"Cih..."(half elf)

__ADS_1


Tiefling itu hanya diam melihat layar hologram yang menunjukkan peta sambil terus mendengarkan keduanya berbicara seakan sedang mengawasi.


Mereka terus berjalan di lorong antara gedung yang sangat mirip labirin hingga akhirnya mereka sampai di tujuan, tapi mereka segera di kejutkan dengan bangunan bergaya kastil seperti sebuah istana yang besar dengan teman yang luas, di tengah tengah taman sebuah monumen panjang dengan bongkahan emas di ujung nya dan di kelilingi kolam air dengan pancuran yang indah di bawah nya, sangat berbeda dengan tampilan sekitar nya yang terlihat sangat kumuh.


"Bagai mana mereka bisa menemukan bangunan seperti ini?"(half elf)


Si tiefling segera menyadarkan kedua temannya dan segera menuju ke gerbang menuju bangunan itu, tapi mereka di cegat oleh 4 npc berjas hitam yang menjaga gerbang.


"Dimohon memperlihatkan tanda pengenal keanggotaan"


Pinta salah satu npc itu, si half elf dan peri mulai gugup, tentu saja untuk memasuki bangunan yang sangat mewah seperti itu perlu izin khusus dan mereka merasa tidak memilikinya, mereka mulai berpikir telah dikerjai oleh para petinggi, tapi kemudian si tiefling maju dan memperlihatkan lambang seorang wanita bertelinga panjang dan tanduk kambing di kepalanya beserta sayap di punggung yang sedang menikmati guyuran hujan lambang dari guild sexy species.


Melihat itu para npc membungkuk memberi hormat kepada si tiefling dan mempersilahkan nya masuk, kedua orang itu pun melakukan hal yang sama, hingga akhirnya mereka semua diantar ke istana itu dengan mengunakan mini golf.


di sepanjang jalan mereka tidak bisa menahan kekaguman melihat taman yang begitu indah berbagai macam bunga dan burung memanjakan mata, hingga akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.


"Lost demons ?, apa ini sebuah plesetan"


Si peri membaca sebuah papan nama menempel di gedung itu,Dan ketika mereka masuk mereka mendapati ribuan player dan npc sedang bermain beragam game.


"Ini sebuah kasino? Pemiliknya pasti sangat kaya hingga bisa membuat kasino di kota tengah"(peri)


"Yah walaupun tempat nya yang sangat tersembunyi seharusnya ada banyak berita tentang kasino ini tapi ketika aku mencari di internet aku tidak menemukan apa-apa"(half elf)


Kemudian mereka berdua melirik si tiefling tapi dia terus diam, hingga seorang pria tua berpenampilan butler menghampiri mereka.


"Selamat malam Mrs Diane, Mrs nina, Mrs black horn, my lady Clair dan yang lain sedang menunggu silahkan mengikuti saya"(butler)


Si butler sangat sopan menyambut mereka walaupun dia tidak mengenalkan diri Nya.


"Siapa Clair"


Diane yang seorang half elf kemudian bertanya pada black horn si tiefling tapi dia menyuruh Diane untuk tetap diam dan si half elf pun merasa kesal dengan sikap black horn.


Kemudian mereka mengikuti si butler, di sepanjang perjalanan mereka di awasi oleh semua orang di sana tapi pandangan mereka seketika berbalik ketika melihat si butler.



Melihat papan nama itu ke tiga gadis Teringat sebuah coffee shop yang hancur tertimpa meteor beberapa hari lalu.


Butler itu segera membuka pintu mempersilahkan mereka masuk, di dalam mereka melihat seorang barista npc berkepala mirip tikus dan 5 gadis yang menunggu mereka.


Mereka tau 4 Di antara nya adalah bos mereka, tapi yang terakhir orang yang tidak mereka kenal membuat mereka sangat terintimidasi.


.


.


.

__ADS_1


.


Chp 31 end


__ADS_2