S.H.E (Wanita Yang Kubeli)

S.H.E (Wanita Yang Kubeli)
#101


__ADS_3

Andre membawa keluarganya menikmati jalan-jalan di setiap sudut kota,mereka menghabiskan banyak waktu dan membeli beberapa barang unik untuk di bawa pulang. Setelah puas berjalan-jalan Andre membawa ibu dan adiknya makan di sebuah restoran.


"Kenapa kita tidak makan di rumah saja, aku akan memasakkan apapun yang kamu mau." ucap ibu Andre.


"Bu, aku menyuruh ibu ke sini bukan untuk menjadikan ibu tukang masak ku. Lagian kita jarang bisa makan di restoran bersama-sama." ucap Andre.


"Kalau begitu aku tidak akan sungkan, aku akan memesan makanan yang paling mahal." ucap Alex bersemangat.


"Berhenti bersikap seperti itu, kau hanya bisa menghabiskan uang. Beli yang biasa saja untuk kita makan bersama." ucap ibu Andre.


"Tidak apa, aku mengerti karena dia tidak pernah makan di restoran mewah." ucap Andre.


"Bagaimana tidak, ibu selalu meminta ku untuk menabung, menabung dan menabung setiap hari." ucap Alex.


"Itu kan demi kebaikan mu juga." ucap ibu marah.


"sudah jangan bertengkar lagi, untuk makan malam aku kan untuk bertengkar. Apa kalian tidak malu dilihat oleh orang-orang sekitar sini?" tanya Andre.

__ADS_1


Andri memesan beberapa makanan yang sesuai dengan selera ibunya, karena jika tidak ibunya pasti akan mengomel lagi. Dan dia kehilangan kesempatan untuk berbicara secara baik-baik dengan ibunya membahas masalah Lucy. Tak lama pesanan mereka pun datang, mereka menghabiskan makanan sambil bersenda gurau. Sudah sangat lama anda tidak makan bersama keluarganya seperti ini, dan ia benar-benar merindukan suasana makan bersama keluarganya ini.


Setelah selesai makan, Andre memberi isyarat kepada alat untuk meninggalkan ibu dan dirinya berdua saja. Alex yang mengerti langsung pergi meninggalkan meja makan dengan alasan ingin ke toilet.


"Anak itu terlalu banyak makan sehingga membuatnya sakit perut, susah untuk memberi tahunya." ucap ibu Andre mengomel.


"Bu dia sudah cukup dewasa untuk mendengarkan perintah ibu, setidaknya sekali-sekali ibu harus mendengarkan apa yang dia inginkan juga. Jangan terlalu mengekangnya, dia sudah cukup lelah menggantikanku dan membantuku untuk mengurus perusahaan di Indonesia. Tidak masalah jika dia memakai uang untuk membeli apa yang dia inginkan." ucap Andre.


"Tapi aku tidak terbiasa untuk memanjakan kalian, aku tidak ingin kalian terlena dengan harta yang kalian miliki saat ini. Bagaimana jika Tuhan mengambil semua ini dan kalian menjadi seperti orang biasa? Kalian sendiri yang akan susah nantinya." ucap ibu Andre.


"Ah jangan lupa memesan makanan untuk Ratih, aku yakin dia belum makan malam saat ini." ucap ibu Andre.


"Aku yakin dia telah membeli makanan untuk dirinya sendiri, terlebih lagi dia sudah sering bolak-balik ke Paris aku yakin dia hafal jalan di sekitar tempat tinggal kita." ucap Andre.


"Tapi mau bagaimanapun setidaknya kita harus membelikan makan untuk dia." ucap ibu Andre.


Andre tidak dapat membantah ucapan ibunya, ia pun menuruti ucapan ibunya dan memanggil seorang pelayan dan memesan sebuah makanan untuk dibawa pulang.

__ADS_1


"Cobalah untuk berbaikan dengan Ratih, kau belum pernah mencobanya Siapa tahu kalian itu cocok." ucap ibu Andre tiba-tiba.


"Tapi ibu tahu kalau aku sangat sulit untuk menerima orang lain, dan ibu sangat mengenalmu itu." ucap Andre.


"coba sekali saja untuk pergi berdua dengannya dan menghabiskan waktu bersamanya, aku mohon kepadamu." ucap ibu Andre.


Andre berpikir keras sambil menatap ibunya, ini tidak sesuai dengan rencana nya. Padahal awalnya dia berencana untuk membujuk ibunya agar dapat menerima Lucy dan melihat sisi baiknya.


"Apa ibu yakin dengan ucapan ibu? Bagaimana jika aku tidak cocok dengannya? Apa ibu akan berhenti meminta ku menikah dengan Ratih?" tanya Andre serius.


"Kamu saja belum mencobanya, bagaimana bisa kamu berbicara seperti itu." ucap ibu Andre heran.


"Baiklah, bagaimana jika kita buat perjanjian. Aku akan pergi dengannya dan berbaikan dengannya. Tapi jika tidak ada kecocokan diantara kami, ibu akan berhenti dan menerima Lucy sebagai kekasih ku." ucap Andre.


"Baik, tapi kau tidak boleh berkata kasar kepada Ratih sedikit pun." ucap ibunya.


Andre mengangguk menyetujui ucapan ibunya, ini saatnya ia membuktikan jika ia dan Ratih tidak sama sekali cocok dan tidak mungkin dapat bersama. Ia juga akan membuktikan kepada ibu jika pilihan ibunya itu adalah wanita yang tidak baik yang hanya mementingkan pekerjaan di bandingkan dengan keluarga.

__ADS_1


__ADS_2