S.H.E (Wanita Yang Kubeli)

S.H.E (Wanita Yang Kubeli)
#92


__ADS_3

Lucy dengan cekatan mengerjakan semua yang di suruh oleh ibu Andre. ia benar-benar takjub dengan berbagai makanan yang di buat oleh ibu Andre, walaupun dia ikut membantu mengolah beberapa bahan dan bumbu untuk memasak. Tak terasa hari sudah mulai sore, semua masakan telah terhidang di atas meja makan.


"Lucy kau pergilah untuk mandi dan beristirahat sebentar. Selesai magrib kita makan bersama." ucap ibu Andre.


"Ah baiklah nyonya, saya pamit pulang kalau begitu." ucap Lucy.


"Kenapa kau harus pulang? Aku tidak bermaksud menyuruhmu pulang." ucap ibu Andre.


"Tapi pakaian saya ada di apartemen, saya tidak membawa baju ganti nyonya." ucap Lucy.


"Aku akan meminta Andre untuk mencarikan baju baru agar bisa kau kenakan." ucap ibu Andre sambil berjalan meninggalkan Lucy.


Ibu Andre berjalan menuju ruang keluarga, ternyata ada Ratih di sana dengan laptopnya. Ibu Andre pun mendekatinya dengan duduk di sebelah Ratih.


"Apa yang sedang kamu kerjakan Ratih?" tanya ibu Andre.

__ADS_1


"Ah ibu, ada beberapa pekerjaan mendesak yang harus aku kerjakan." ucap Ratih.


"Sepertinya kau sangat sibuk, sampai-sampai waktu liburan seperti ini pun masih bekerja." ucap ibu Andre."


"Begitulah bu, ini semua juga karena pengangkatan jabatan ku yang akan di laksanakan dua bulan lagi. Jadi pekerjaan ku semakin menumpuk, ibu sudah selesai memasak?" tanya Ratih.


"Sudah, aku sudah menyelesaikan semuanya berkat bantuan Lucy." ucap ibu Andre.


"Baguslah ada dia yang membantu ibu, setidaknya ibu tidak terlalu lelah karena di tolong olehnya." ucap Ratih.


Ibu Andre pergi meninggalkan Ratih yang masih sibuk di depan layar laptopnya. Ia sama sekali tidak merasa bersalah karena tidak membantu ibu Andre dan Lucy di dapur.


Tok... Tok... Tok...


"Nak, kamu ada di dalam?" tanya ibu Andre dari luar pintu.

__ADS_1


"Ya bu, masuklah." ucap Andre.


Ibu Andre masuk ke dalam ruang kerja anaknya, ia melihat Andre yang sedang bermain game di komputernya.


"Kau sedang apa nak? Ibu ingin minta tolong sesuatu pada mu." ucap ibu Andre lembut.


"Ya Bu, aku tidak melakukan apa-apa. Hanya bermain game saja, ibu sudah selesai memasaknya? Apa yang ibu perlukan?" tanya Andre sambil menghentikan gamenya.


"Kamu pergilah sebentar untuk membeli baju ganti buat Lucy, dia sudah membantu ku masak hari ini. Ibu menyuruhnya mandi dan istirahat, setelah magrib kita makan malam." ucap ibu.


"Baiklah kalau begitu, aku pergi sekarang." ucap Andre singkat.


Ia segera berangkat tanpa bertanya apa-apa lagi kepada ibunya. Nampaknya ibu Andre sudah sedikit menyukai Lucy. Andre pergi ke sebuah toko baju dan membeli beberapa setel baju yang menurut Andre nyaman untuk di pakai Lucy. Karena Lucy adalah wanita yang tidak terlalu suka dengan kemewahan, namun di sisi lain Andre khawatir jika ibunya akan berpikir Lucy adalah wanita kampungan yang tidak mempunyai selera fashion.


"Baiklah, aku akan membeli dua baju, biarkan dia yang memili yang mana akan dia kenakan nanti." gumam Andre.

__ADS_1


Ia membayar belanjaan yang sudah ia beli dan segera pulang untuk memberikan pakaian itu kepada kekasihnya. Ia pun menancap gasnya dan berlalu meninggalkan toko pakaian.


__ADS_2