S.H.E (Wanita Yang Kubeli)

S.H.E (Wanita Yang Kubeli)
#109


__ADS_3

Tok... Tok... Tok...


Seseorang mengetuk pintu kamar Andre, Andre yang baru saja selesai mandi dan hendak membaringkan tubuhnya di kasur tersentak dan dengan langkah berat ia menuju pintu untuk membuka pintu kamarnya.


"Kamu sudah tidur nak?" tanya ibu Andre yang ternyata mengetuk pintu.


"Ada apa? Aku baru saja ingin tidur, aku lelah." ucap Andre ketus.


"Boleh ibu bicara dengan mu sebentar?" tanya ibu Andre.


Andre membuka pintu lebih lebar dan mempersilahkan ibunya masuk ke dalam kamar, sebenarnya ia benar-benar lelah untuk meladeni ibunya membahas masalah perjodohan yang sama sekali tidak ia sukai itu.


"Kamu pasti sangat marah dengan ibu kan?" tanya ibu Andre.


Andre hanya diam tidak menjawab ucapan ibunya, dari ekspresi wajahnya semua orang pasti tau jika saat ini ia sangat kesal.

__ADS_1


"Ibu melakukan ini semua demi kebaikan mu nak, agar masa depan mu lebih terjaga nantinya. Ibu khawatir jika kamu tinggal di luar negeri seperti ini terus dan tidak ada yang akan menjaga mu nantinya." ucap ibu Andre.


"Ibu sudah mengatakan itu belasan kali, sampai-sampai aku hapal dengan ucapan ibu. Tapi jawaban ku tetap sama, bahkan jawaban ku yang selalu sama tidak dapat menembus relung hati ibu." ucap Andre dengan nada kesalnya.


"Maka dari itu, kenapa kau tidak menuruti saja dari pada kita harus berdebat terus?" tanya ibu Andre lagi.


"Bu, jika ibu tidak menyukai sesuatu apa ibu mau di paksa untuk menyukai hal itu?" tanya Andre.


Ibu Andre diam tidak menjawab pertanyaan anaknya itu, semua orang juga tidak akan suka melakukan apa yang tidak mereka suka.


"Tapi setidaknya kau juga harus mencoba untuk membuka hati dengan Ratih, aku yakin dia jodoh yang terbaik untuk mu." ucap ibu Andre memaksa.


"Sudah cukup Bu, aku tidak ingin di cap sebagai anak durhaka karena selalu bertengkar dengan ibu. Kita sudah ada perjanjian, dan ibu tidak bisa memaksa ku lebih dari itu. Aku ingatkan lagi, ibu yang harus membuka mata dan hati ibu untuk melihat sisi kebaikan Lucy." ucap Andre.


"Tapi dia berbeda ajaran dengan kita nak, kau sendiri tau kita yang beragama Islam tidak boleh menikah dengan seseorang yang bukan beragama Islam juga." ucap ibu Andre menegaskan.

__ADS_1


Andre terdiam mendengar ucapan ibunya itu, apa yang di katakan ibunya sesungguhnya adalah hal yang benar. Dan itu juga tercatat di dalam Al-Quran.


QS. AL BAQARAH 2:221


"Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman".


"Apa jika dia masuk ke agama Islam ibu akan merestui ku?" tanya Andre tiba-tiba.


"Apa kau yakin dia akan masuk ke ajaran kita? Dia saja bisa meninggalkan Tuhannya apa lagi dengan diri ku yang hanya manusia biasa?" tanya ibu Andre lagi.


"Pertanyaan ku ibu bisa terima atau tidak?" tanya Andre tegas.


Ibu Andre terdiam mendengar ucapan anaknya itu, nampak keseriusan di wajah Andre saat ini.


"Baiklah kalau begitu, terserah mu. Aku hanya mengingatkan mu saja, tapi jika dia benar-benar mau ikut ajaran kita aku akan memikirkannya." ucap ibu Andre berdiri dan berjalan keluar dari kamar Andre.

__ADS_1


Andre menutup pintu kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur, ia memejamkan mata sambil memikirkan semua ucapan yang keluar dari mulutnya. Sekarang ia bingung bagaimana ia harus berbicara dengan Lucy.


__ADS_2