Selir Cinta Sang Mafia

Selir Cinta Sang Mafia
SCSM 100


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Baiklah, kita menikah, Sayang"


Adam yang tak percaya dengan apa yang di katakan Diana sampai harus mengernyitkan dahinya untuk memasktikan apa yang ia dengar, hal yang bertahun tahun Adam tunggu akhirnya menjadi kenyataan.


"Benarkah?" tanya Adam.


"Tentu, kita menikah selagi Bapak ada, setidaknya aku punya kenangan indah yang bisa ku banggakan selama bersamanya" jawab Diana dengan helaan nafas ringan, segala yang mengganjal dalam hatinya seakan menguap dan bebas begitu saja.


"Akan ku urus semuanya dengan segera, aku akan meminta izin pada Ayunda untuk menikahimu" ucapnya dengan sangat senang.


"Jangan, jangan katakan apapun padanya." cegah Diana sambil menarik lagi tangan Adam yang bangun dari duduk.


"Kenapa?, aku ingin pernikahan kita resmi. Aku pasti di minta surat izin dari istri pertama jika ingin menikahi lagi secara sah" ucap Adam yang meyakinkan kekasihnya itu jika ia tak main main dengan status yang akan di sandang Diana nantinya.


"Sudah ku bilang, jangan libatkan dia dalam hubungan kita, biarakan ia tetap menjadi satu satunya yang sah menurut agama dan negara,biarkan aku tetap berada di balik punggung mu seperti biasa" pibta diana dengan sorot maya memohon.

__ADS_1


"Tidak, Dee. Aku akan tetap akan membuatmu di akui"


"Aku tak ingin di kenal, aku tak ingin begitu banyak orang yang membicarakan ku. Orang tak tahu bagaimana aku dan kamu selama ini berjuang untuk bersama. Yang mereka tahu aku perusak rumah tangga kalian, ku mohon biarkan kita masin masing ada pada jalannya" keukeh si gadis berlesung pipi itu seraya tersenyum agar sang kekasih mau luluh dengan keinginanya.


Adam yang kembali duduk akhirnya memeluk Diana dengan erat, entah harus bersyukur dengan cara apa lagi untuk berterimakasih pada Tuhan karna telah di sandingkan dengan sosok malaikat tak bersayap, sikap dewasa dan penuh sabarnya tentu membuat Adam semakin bertekuk lutut mencintai Diana.


********


Bapa akhirnya dipindah ke salah satu rumah sakit ternama di ibu kota untuk menjalani perawatan lebih intensif, karna kondisinya yang ssemakin menurun serta napas yang kian berat akibat luka di bagian dada.


Adam dan Diana masuk kedalam ruang inap, keduanya mencium takzim punggung tangan pria baya yang tak berdaya itu dengan takzim.


"Bapak yang akan menikahkanmu ya"


"Iya, tentu" jawab Diana lagi dengn senyu harus sedih dan tentunya sesal, kenapa di saat kondisinya sudah separah ini pria itu baru berbicara lembut padanya.


"Baiklah, kita mulai ijab kabulnya sekarang, bagaimana?" talnya pak ppenghuku yang sudah bersiap.

__ADS_1


"Iya, pak, lebih cepat lebih baik" jawab Adam sambil melirik kearah Diana yang kini berbalaut kebaya modern tapi sederhana, ia tampil cantik dan anggun sampai Adam tak rela rasanya untuk berkedip meski hanya sedetik.


"Baiklah, akan bapak nikahkan kalian hari ini juga"ucapnya lirih yang kini suudah bersandar di ranjang pasien.


"Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Adam Biantara bin Jefry Biantara dengan putri kandung saya Diana Sarasvati binti Purnomo dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan satu cincin berlian di bayar tunai"


" Saya terima nikah dan kawinnya Diana Sarasvati binti purnomo dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"


"Bagaiamana, Sah?"


.


.


Alhamdulillah


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


Kayanya cuma di novel ini kalian gak akan ribut minta part Malem pertama 🤣🤣🤣🤣🤣


Like komennya yuk ramaikan!!!


__ADS_2