Selir Cinta Sang Mafia

Selir Cinta Sang Mafia
SCSM 130


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Kepulangan Langit berserta orangtua angkatnya tentu disambut baik oleh si kembar terutama Cahaya yang kemarin sempat drop kesehatannya. Pria itu tentu tak tenang karna pusat pikirannya hanya tertuju pada satu orang yaitu Cahaya .


Pasangan yang saling merindu itu memilih menghabiskan waktu berdua mereka di salah satu Mall ibu kota untuk menebus waktu liburan yang di beri Reza kemarin. Layaknya sepasang kekasih Cahaya Langit pun menikmati kebersamaan mereka dengan menonton Film dan makan bersama juga berkeliling Mall sebagaimana hobby si bungsu.


Puas menikmati semua itu akhirnya Langit mencoba berbicara pelan-pelan karna ia meminta pada Reza maupun Melisa untuk ia sendiri yang menceritakan apa yang selama empat hari belakangan ini terjadi.


Langit mulai memposisikan duduknya dengan sangat nyaman saat keduanya ada di salah satu resto, dengan saling berhadapan dan saling menggengam tangan Langit pun mulai mengutarakan maksud hatinya.


"Dek,. nanti ada saatnya kamu harus kenal seseorang yang kamu harus hargai dan hormati, mau?" pinta Langit mulai serius.


Cahaya mengernyit kan dahinya bingung, ia tak paham dengan yang di maksud dan di inginkan Langit.


"Kenal siapa?" tanya si bungsu.


"Seseorang, dan kamu akan tau nanti ya sayang" Langit mengusap lembut kepala calon istrinya itu.

__ADS_1


"Kenapa harus nanti? sekarang aja"


Langit tertawa, ia tahu betul dengan sifat tak sabar Cahaya yang terbiasa semua langsung ada saat ia baru saja selesai berucap atau meminta sesuatu.


"Nanti, kalau udah disini ya"


"Abang mau kenalin siapa sih?, Abang dapet cewe baru ya selama tinggalin aku?" cecar Cahaya yang dibuat semakin penasaran.


Perdebatan kecil itupun berakhir dengan kekecewaan saat Langit benar-benar menutup mulutnya tak ingin memberi tahu lebih dulu sebelum waktunya tiba mengingat Diana pun masih berada di luar kota.


.


.


Saat sampai di kediaman Rahardian itu pula Langit semakin tenang saat melihat tawa Melisa yang memang sedang berdua dengan suaminya, semua seakan kembali hangat seperti dulu meski hubungan diantara ia dan sang ibu angkat sempat merenggang sedikit tapi rasa sayang dan takut kehilangan lah yang membuat keduanya kembali bersama. Tak ada yang bisa mengalahkan cinta seorang ibu demi anaknya meski bukan lahir dari rahimnya sendiri.


******

__ADS_1


Kondisi Diana yang membaik akhirnya membuat ia kembali ke ibu kota, kabar menyenangkan itu tentu membuat Langit bahagia bercampur kecewa karna ia hanya di izinkan oleh Melisa untuk menjemput di bandara saja, sebagai anak yang sedari kecil selalu menurut tentu Langit hanya bisa mengiyakan sebab itu sudah lebih dari cukup di banding ia tak bisa bertemu sama sekali dengan ibunya yang kini mulai ia sayangi dengan tulus.


"Mami, maafin Abang ya cuma bisa jemput disini" ucapnya tak enak hati setelah mencium punggung tangan Diana di dalam mobil.


"Gak apa apa, Mami ngerti kalo kamu sibuk lagi pula ada Nana yang temenin Mami" jawab Diana yang melirik kearah Nana yang sudah duduk di kursi depan samping supir.


"Ya, terimakasih ya , Na"


"Sama-sama, Bang. Udah kewajiban saya menemani dan mengurus Nyonya Diana" balas wanita cantik itu.


Langit hanya mengangguk dan tersenyum, ia meraih tangan ibu kandungnya untuk ia genggam selama perjalanan menuju tempat tinggal Diana yang baru.


Ya, Diana memang mulai hari ini tak lagi tinggal di Apartemen milik Reza yang sudah ia tinggali selama bertahun-tahun. Kini wanita baya itu sudah menjadi tanggung jawab sang putra maka itu Langit berinisiatif untuk membeli Apartemen yang dekat dengan kantornya agar ia bisa sesekali pulang menjenguk Diana karna Langit masih cukup tahu diri untuk tidak melepas keluarga Rahardian begitu saja terlebih Melisa cukup hafal dengan jadwal anak angkatnya itu, sehari saja tak ada kabar sudah bisa di pastikan jika sang pawang Gajah akan terkapar di ranjang menikmati hypetensinya yang kambuh.


Tak ingin semua itu terjadi tentu Langit harus mencari jalan aman lainnya.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

__ADS_1


Punya dua emak ribet ya bang 🙄🙄


Dulu bapak lo juga gitu, lier punya dua bini 😝😂


__ADS_2