Sistem Yang Merubah Nasib

Sistem Yang Merubah Nasib
Chapter _74 : Bahagia bersama keluarga


__ADS_3

"'Makasih ya kakak atas bantuan dan dukunqannya, kakak selalu mendukungku."


"Iya kakak faham perasaanmu, tapi tolong jangan habisi suami kita, kakak juga masih mau.. Wkwwkwk."


"Ha..hahhaahh kita yang habis kakak, bukan suami.


Suami kita itu sangat imut soalnya kalau lagi berduaan kak, Kirana masih pengen dekat dekat."


"Ya cepatlah, sekalian berikan kakak kabar hasilnya."


"Ah Kirana belum berpikir kesana kak, Nurul juga masih kecil."


"Jangan pikirkan putri kita si Nurul dek, adiknya juga akan datang, kapan kamu nanti berisi kalau mikirin mereka terus."


"Nanti aja kak dipikirin, aku masih suka begini, soal itu nanti nanti saja dipikirinlah kak."


"Ya sudah yang penting adek Kirana bahagia."


Perbincangan Diana dan Kirana terus berlanjut, meski dalam perbincangan itu mereka selalunya berbisik.


Haris dan rombongan sudah tiba di depan hotel milik mereka, namun mereka memilih untuk pergi ke pantai terlebih dahulu.


"Ayo, ayo kita ke pantai lagi ayo semuanya."


Rombongan keluarga itu pergi menuju pantai. Masing-masing mereka berjalan di atas pasir putih di tepi pantai yang sangat mempesona itu.


Deru ombak yang dengan ramah menyapa, dengan gelombangnya yang menerjang perlahan, desiran angin berhembus yang menerpa wajah semua orang, menambah indahnya pesona suasana yang dirasakan oleh orang-orang yang bermain di sekitaran pantai yang terhampar luas itu.


Haris bersama Diana dan juga Kirana, bergandengan tangan berjalan melenggang dengan santai, penuh kemesraan.


Hubungan harmonis antara Haris dan kedua istrinya, akan membuat pria dan wanita manapun yang melihatnya merasa cemburu.


Keduanya tidak pernah bersinggungan, namun justru terlihat seperti kakak dan adik, yang begitu akrab seiya sekata dan saling dukung.


Merasakan semua itu Haris begitu bahagia dan begitu juga dengan keluarganya.


Saat semua sibuk dengan aktifitasnya sebuah notifikasi sistem berbunyi di dalam pikiran Haris.


[Sistem]


"Ding.....!"


Misi berhasil tuan, penduduk desa yang tuan bantu telah membelanjakan uang yang tuan bagi melalui teman Tuan Darman.


"Wah aku rindu dengan suaramu sistem."


[Sistem]


Terima kasih tuan, sistem merasa tersanjung dengan itu.


"Senang juga bisa membuatmu merasa nyaman sistem, tuanmu ini mungkin telah banyak menyusahkanmu dan akan lebih banyak lagi kedepannya.


[Sistem]


Tidak akan sampai menyusahkan, tuan.


Tuan, para petani sangat bahagia, dengan bantuan itu tuan.


dan pengaruh keluarga si feodal itu semakin redup.

__ADS_1


Keluarga mereka semakin diabaikan.


"Kita harus pastikan mereka habis dalam artian positif dan putus asa untuk bisa kembali pada keadaannya sebelumnya."


[Sistem]


Benar tuan. Sistem akan pastikan itu dan akan terus memantaunya.


Saat ini pertarungan di jalan keadilan masih berlangsung antara pihak kita dan juga pihak mereka tuan, tapi keadaan sedang berpihak kepada kita."


"Baik semoga kemenangan ada di pihak kita ya sistem."


[Sistem]


Tuan..! Perjalanan kita masih panjang tuan.


Sebaiknya tuan meningkatkan kwalitas tubuh dan pikiran tuan, agar lebih mudah dan peka dalam menangkap segala sesuatu berupa situasi yang ada di depan tuan.


Tuan juga harus meningkatkan sistem, agar kedepannya lebih peka melihat setiap potensi bahaya, maupun ancaman dari sekitar tuan.


Saat ini sistem bisa mendeteksi siapapun yang berada dekat dengan tuan, dari gelombang emosi yang mereka pancarkan sehingga bisa memberikan saran maupun masukan terhadap tuan.


Tapi bila tuan mempercanggih kwalitas sistem dengan meningkatkannya, maka bukan hanya mampu melihat jejak gelombang emosi orang orang baru, yang berada di sekitar tuan, sistem juga akan bisa masuk kedalaman pikiran mereka, membaca niat maupun rencana baik atau buruk mereka tuan.


"Baik sistem ingatkan aku nanti.


Tapi tolong jangan sekarang!"


[Sistem]


Ya sistem akan ingatkan, saat tuan punya waktu luang.


"Keberhasilan misi tuan kali ini mendapatkan poin sistem berupa mobil super mewah dengan harga 255,9 miliar rupiah dengan merek brand yang sama yakni Bugatti, kali ini dengan versi Bugatti La Voiture Noire tuan.




Selain itu anda juga beroleh 20.000 PS (Poin sistem).


Anda juga memperoleh 10 kapal penangkap ikan modern canggih 300 GT (Gross tonnage) seharga masing masing 15 miliar. Kemudian Anda mendapatkan 500 hektar sawit yang telah siap panen.


Semuanya telah dibayarkan oleh sistem tuan dan sistem atur lewat orang orang yang sistem pilih atas nama tuan sendiri tuan, apakah anda senang Tuan?"


"Sistem Kau adalah kunci utama dan tokoh pemeran penting, dari kebahagiaan ini.


Aku, keluargaku dan seluruh teman-teman serta orang-orang yang berada di sekitarku, sebelumnya bukanlah siapa-siapa sistem, tapi dengan Keberadaanmu yang merupakan sistem canggih dengan sistem kekayaan dan lainnya, telah merubah nasib dan peruntunganku.


Kini perlahan kehidupan kami semakin naik, orang-orang tidak lagi memandang rendah kepada kami, sebaliknya orang-orang mulai memperhitungkan keberadaan kami.


Terima kasih buat segalanya sistem, kaulah yang terbaik."


[Sistem]


"Senang mendengar itu dari anda tuan. Senang melihat tuan berbahagia, sekarang nikmatilah kebersamaan tuan bersama istri-istri tuan."


"Baik sistem, aku akan menuruti nasehatmu."


[Sistem]

__ADS_1


"Baik tuan itu adalah fungsi dan peran penting sistem berikutnya, sesuai fungsi paling utama sistem, yang adalah untuk membahagiakan tuan dan orang-orang yang tuan cintai.'


Terima kasih sekali lagi aku ucapkan Andaikan engkau seorang gadis maka aku akan menikahimu sistem Haahahaahhah.


[Sistem]


Slowlah tuan


"kikik kikik gerrtt..... gerrtth."


"Hahhahaahhhh.......! Baiklah aku mau fokus pada kedua istriku yang


cantik sekarang."


[Sistem]


"Silahkan tuan!"


Harispun kembali fokus pada keadaan di sekelilingnya


"Bang....!!"


"Ya."


"Abang kenapa sih bang dari tadi diam terus.?"


"Apalagi?


Abang cuma sedang senang melihat keluarga kita sekarang, semuanya sudah lapang.


Semuanya bisa tertawa riang, istri istri abang keduanya saling berkasih sayang tentu abang jadi terdiam memikirkan dan meresap kebahagiaan itu semua.


Ditambah saat ini abang lebih ingin mendengar suara kalian, daripada harus mengotori udara dengan suara abang sendiri."


"Nggak begitu juga lho bang!


Nggak seru juga kalau abang nggak ikut bicara dan bersuara."


Ya udah, inikan udah bersuara yuk kesana yuk udah agak pegel juga ini, rasanya kita ke pondok sana ya gabung sama yang lain ya."


"Ayo bang, nanti Nurul juga kepanasan kasihan."


Ucap Diana.


"Iya Ayo kakak Nurul, ayo sini sayang, sama bunda aja. Mama biar jalan sendiri sama papa.


Sama bunda ya nak."


"Ma..ma ma.. ya, ya."


"Iya mama sama papa aja manggilnya. Jangan ayah biar sama seperti bunda manggil papa sama kakek ya nak."


Nurulpun digendong oleh Kirana, ketiga orang ini dengan senyum manis yang menghiasi bibir mereka berjalan menuju kelompok keluarganya, yang telah lebih dahulu berada di pondok.


Para petugas food and beverage dari hotel Diana Beach Resort sudah datang


Untuk menghidangkan makanan, kepada majikan mereka.


Sungguh hal semacam itu, suatu pelayanan yang tidak bisa diterima oleh oleh orang lain di tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2