SURGA YANG TERENGGUT

SURGA YANG TERENGGUT
Part 15: Ternyata, Aku Sudah Dua Kali Disakiti Oleh Wanita Yang Sama


__ADS_3

'aku tidak akan membiarkan kamu terus-terusan membohongiku, mas' aku berkata dalam hati, sekarang aku bulatkan tekad untuk melihat semuanya.


Aku akan berusaha tegar menerima kenyataan ini, walau sepahit apapun kenyataannya nanti. Mas Ringgo tidak boleh lagi seenaknya memperlakukanku, bagiku sekarang cinta mas Ringgo bukan prioritas lagi. Aku akan menunjukkan kepada mas Ringgo, kalau aku juga mampu berbuat lebih melampaui dirinya.


'andaikan aku tidak mendapatkan cintamu sepenuhnya, maka aku harus mendapatkan hartamu. Aku tak mau hancur sendirian mas' kataku sendiri seraya mengepalkan tanganku, kepalan tangan itu wujud dari tekad kuat di hatiku.


Aku mulai menjelajahi akun facebook mas Ringgo, sekarang aku fokus pencarian pada akun wanita yang bernama Ratu. Aku mengklik akun wanita itu, aku mengamati dengan teliti hal-hal yang menyangkut dia. Disana, aku akan mengetahui siapa dia sebenarnya.


Pertama aku mencari keterangan dimana perempuan yang berusaha merebut suami itu, ternyata dia tinggal di komplek yang cukup mewah tidak jauh dari kantor mas Ringgo berada.


'kalau melihat ini sepertinya perempuan ini bukan wanita miskin, tapi kenapa dia mau selingkuh dengan mas Ringgo. Apa yang sebenarnya dia cari?' aku berpikir merasa heran dengan wanita itu.


Kemudian,aku meneruskan pencarian dan pengamatan pada status wanita itu, fakta mengejutkan aku dapati di sana. Ternyata, status Ratu adalah wanita yang mempunyai suami. Aku menyimpulkan begitu karena aku melihat status di profilnya disana dia berstatus menikah bukan gadis bukan pula janda.


'andai, dia wanita bersuami kenapa dia bisa selingkuh dengan suamiku? Apakah dia diam-diam selingkuh dengan mas Ringgo, tanpa sepengetahuan suaminya juga?' pertanyaan demi pertanyaan mulai muncul di hati dan perhatianku.


Aku kemudian menelusuri pekerjaan Ratu, ternyata di sana aku mendapat fakta yang membuat kecurigaan di hatiku selama ini semakin nyata. Aku mendapatkan keterangan ratu bekerja di PT. PUTRA KENCANA, perusahaan itu adalah tempat suamiku bekerja selama ini. Ratu bekerja sebagai karyawan di sana sama halnya dengan posisi mas Ringgo yang selama ini aku ketahui.


Aku mencoba melihat setiap foto-foto Ratu di dia posting di lini masa miliknya. Aku mencoba menelusuri setiap foto yang terpampang di sana. Aku menemukan sebuah foto pria yang sangat aku kenal di sana.

__ADS_1


'bukankah ini foto mas Aldo, apa hubungannya dengan wanita brengsek ini? Apakah dia suaminya?' aku mulai kesal dan makin tertarik melihat semua yang ada.


Aldo merupakan mantan pacarku, dia adalah cinta pertamaku sewaktu aku masih sekolah dulu. Aku sangat mencintai mas Aldo waktu itu, walau usia kami terpaut jauh. Aku masih berumur delapan belas tahun dan belum tamat sekolah menengah atas. Sedangkan, mas Aldo telah berumur dua puluh delapan tahun.


Aku setiap berhubungan dengan seseorang selama ini tidak akan melihat perbedaan, baik itu berteman maupun pacaran. Perbedaan umur dan status sosial bukanlah masalah bagiku. Aku selalu bertindak sesuai dengan perasaanku, kalau aku suka dan nyaman aku akan bergaul sama orang itu.


Tapi cintaku kepada mas Aldo kandas, dia terpaksa menikah karena di jebak oleh calon istrinya. Katanya, wanita itu hamil tapi dia merasa tidak pernah melakukan hal itu. Akhirnya, mas Aldo terpaksa menikahinya karena ditekan diancam oleh keluarga perempuan tersebut.


"maafkan dek, mas. tidak menyangka semua ini akan terjadi" kata mas Ringgo penuh penyesalan dan keseriusan, aku melihat kejujuran terpancar dari matanya kala itu.


"tidak apa-apa mas, mungkin ini sudah menjadi takdir nasib cintaku" kataku di sela rasa sakit mengiris perasaanku, aku mencoba merasa tegar dihadapannya.


Sesaat sebelum aku melompat, mas Ringgo datang sebagai malaikat penyelamat bagiku. Dia berusaha membujuk dan menyadarkan aku. Akhirnya, aku tidak jadi mengakhiri hidupku saat itu.


Aku membutuhkan waktu setahun untuk menyembuhkan luka patah hatiku. Aku berusaha tegar dan bangkit dari keterpurukan. Aku menamatkan sekolahku dengan nilai yang jauh dari kata sempurna karena pas ujian aku tidak pernah belajar. Tapi, aku masih bersyukur bisa tamat, walaupun nilainya jelek menurutku.


Setelah tamat sekolah, aku tidak menyangka mas Ringgo datang melamar. Aku menerima lamaran mas Ringgo untuk menjadi istrinya. Aku berjanji akan setia dan belajar mencintainya.


Hari-hari berganti, aku mulai mencintai mas Ringgo. Bahkan, aku merasa rasa cintaku telah tumbuh lebih besar mengalahkan rasa cintaku pada mas Aldo. Aku memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada mas Ringgo.Aku selalu mendengarkan dan mematuhi apa yang mas Ringgo katakan.

__ADS_1


Aku merasa bahagia hidup bersama mas Ringgo walau hidup sederhana. Aku tidak mempersalahkan status sosialnya walau cuma pengangguran pada waktu itu. Aku selalu setia mendampinginya dalam suka dan duka.


Pada tahun kedua pernikahanku, mas Ringgo mendapatkan pekerjaan di PT. putra kencana tempat dia bekerja. Aku merasa bahagia sekali akhirnya kami bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Aku selalu bersyukur berapapun nafkah yang dia berikan kepadaku.


Aku berusaha mengatur keuangan kami dengan secermat mungkin. Aku tidak pernah mengeluhkan andaikan uang belanja dapur kurang. Aku mensiasatinya dengan membantu tetangga belanja ke pasar ketika mereka repot tidak bisa belanja sendiri. Sebagai tanda terima kasih mereka tidak jarang memberiku uang. Walau cuma alakadarnya, aku tetap bersyukur mereka begitu baik dan perhatian kepadaku.


Aku juga sering menerima upah cuci gosok dari tetangga. aku melakukan semua itu tanpa sepengetahuan mas Ringgo. Aku tidak ingin membuat mas Ringgo merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga kami. Bagaimanapun juga, dia telah aku anggap bagian dari diriku sendiri. Aku akan merasa lebih susah kalau dia bersusah hati.


Di ujung ingatan, aku tidak kuasa menahan gejolak batin yang sekarang mendera. Aku tak bisa menhan air mataku yang mulai mengalir membasahi pipi.


'inikah balasan pengorbanan tanpa pamrih yang telah aku lakukan selama ini, mas? aku bertanya sendiri, merintih sedih di antara Isak tangis. Aku tak kuasa menahan rasa perih ini, aku menangis sejadinya menumpahkan segala rasa sesak yang menghimpit dadaku


'aku sungguh tidak menyangka ini akan menimpaku, apa salahku kepadamu mas ? tanyaku lagi semakin membuat air mataku berguguran


Setelah puas menangis, aku merasa sedikit lega. beban berat yang menghimpit seakan berkurang, aku kembali merasa tenang.


Setelah hatiku mulai tenang, aku melanjutkan untuk mencari tahu. Aku menemukan banyak sekali foto mas Aldo di sana. Aku melihat mereka berfoto dengan pose yang mesra. Melihat hal itu, aku bisa pastikan kalau Ratu adalah istrinya mas Aldo.


'kalau benar, Ratu merupakan istri mas Aldo berarti sudah dua kali Ratu menyakitiku. Kenapa harus dia? tanyaku didalam hati, merasa aku selama ini tidak pernah mengenalnya.

__ADS_1


'tidak ini tidak boleh boleh terjadi lagi. Aku tidak hancur lebur untuk kedua kali oleh perempuan yang sama. kalaupun harus hancur, aku ingin dia juga hancur lebur. Apapun caranya aku akan membalas semua perbuatannya.


__ADS_2