THE FORGOTTEN MOTHER

THE FORGOTTEN MOTHER
GO PUBLIC (KELLY-DOMINIC)


__ADS_3

Dominic turun dari mobil mewahnya yang berhenti di depan lobby kantor nya.


Ia tidak sendiri datang kekantor pagi ini.


Karena hari masih terbilang pagi, masih banyak anak buah Dominic yang baru saja tiba di kantor. Mereka terlihat bergegas saat tahu atasan mereka sudah datang.


Karyawan itu cukup aneh melihat kedatangan atasan mereka datang sepagi ini, tidak seperti biasanya yang selalu datang pukul sembilan pagi.


Saat Dominic memasuki lobby, banyak karyawan Dominic yang memberi salam dengan hormat pada laki-laki yang selalu terlihat tampan dan rapi tersebut. Dominic selalu menjadi idola di kantornya. Tak sedikit karyawan wanita yang mengidolakan Dominic karena ketampanannya dan kepiawaiannya dalam menangani kasus.


Laki-laki seperti Dominic akan selalu menjadi rebutan. Tampan, dewasa dan mapan.


Namun bagi Dominic, tidak ada dalam kamus hidupnya mengencani wanita yang bekerja bersamanya. Baginya siapapun yang bekerja dengannya di bawah payung firma miliknya adalah team yang harus terus di bina dengan baik. Itulah prinsip yang selalu di pegang Dominic dalam bekerja bersama orang-orang di sekitarnya.


Sebagian besar kaget melihat siapa yang datang dengan bos mereka pagi ini. Namun semuanya tersenyum hangat dan menyapa gadis cantik yang terlihat berbeda pagi ini.


Melihat gesture tubuh keduanya, orang-orang sudah tahu bahwa antara Dominic dan Kelly memiliki hubungan istimewa. Walaupun mereka baru mengetahui nya sekarang karena selama ini yang mereka tahu, tidak ada yang aneh dari hubungan keduanya. Hanya sebatas atasan dan bawahan. Apalagi Kelly masih pegawai magang dan masih terbilang baru.


*

__ADS_1


"Domi, kau langsung saja keruangan mu".


Dominic memeluk tubuh Kelly. "Aku akan menemui atasan mu".


"Nona Camel?", tanya Kelly memastikan.


"Hem.."


"Kenapa kau yang menemuinya? Kan dia bisa menemui mu", tanya Kelly penuh selidik.


"Untuk mengambil salah satu bawahannya", jawab Dominic mendaratkan sebuah ciuman ke leher Kelly.


Dominic tertawa mendengar protes Kelly.


"Aku ada meeting pagi ini. Sekitar dua jam lagi, kita membesuk Renata di rumah sakit. Aku dan Austin sudah janjian. Kau ikut juga bersama ku", ucap Dominic.


"Iya. Laura sudah memberi tahu ku. Aku sudah tidak sabar melihat keponakan ku yang tampan".


"Sebentar lagi kau akan memiliki nya sendiri", balas Dominic berseloroh, bersamaan dengan terdengar nya bunyi lift yang menandakan mereka sudah sampai di lantai yang dituju.

__ADS_1


Saat di depan lift Dominic menyuruh Kelly langsung saja keruangan nya. Sementara Dominic mengangkat telepon masuk di handphone miliknya terlebih dulu.


Kelly melangkahkan kakinya menuju divisi yang yang membawahi bidangnya. Terlihat karyawan lainnya sudah ramai. Karena sekarang belum mulai waktu kerja banyak diantara mereka yang masih berbincang-bincang bersama. Bahkan ada yang masih berhias wajahnya.


"Kau susun semua berkas-berkas ini diruang arsip sekarang juga. Kau di larang meninggalkan ruang arsip jika pekerjaan mu belum selesai!"


Suara ketus Camel terdengar begitu keras di ruangan tersebut hingga karyawan yang lainnya bisa mendengar dengan jelas kata-kata kasar Camel untuk mengintimidasi Kelly yang baru saja tiba di kantor.


Kelly tak bergeming dari tempatnya. Keningnya terlihat berkerut melihat tumpukan berkas-berkas yang sudah di siapkan Camel untuk memberikan pekerjaan yang banyak padanya pagi ini.


Sepertinya Camel sengaja menunggu kedatangan Kelly dan ia sudah mempersiapkan semuanya.


"Tunggu apa lagi! Cepat kau bawa semua berkas-berkas ini. Jika kau tidak selesai mengerjapkan sesuai perintah ku... siap-siap kau kehilangan pekerjaan mu di kantor ini!!"


"Siapa kau, berani memerintah calon istri ku...?!"


...***...


To be continue

__ADS_1


__ADS_2