THE FORGOTTEN MOTHER

THE FORGOTTEN MOTHER
AMARAH ANGELICA


__ADS_3

Matteo turun dari mobilnya dan melangkahkan kaki menuju lobby perusahaan nya. Saat melihat kehadiran Matteo, orang-orang segera memberikan salam yang dibalas anggukan kepala oleh Matteo.


"Evans, apa kau sudah bertanya pada perawat yang menjaga nyonya Sophia, bagaimana kondisinya saat ini?"


"Sudah tuan. Kondisi nyonya Sophia baik dan stabil", jawab Evans yang berjalan beriringan dengan Matteo.


"Siang nanti kosongkan jadwal ku. Perintahkan Arnold menjemput Renata di apartemennya".


"Baik tuan", jawab Evans.


Ting..


Keduanya keluar lift langsung menuju ruang kerja Matteo. Terlihat Rea menyapa dengan sopan.


"Panggil manajer cafe ke ruangan ku sekarang juga", perintah Matteo pada Rea.


"Baik tuan", jawab Rea


Setelah di dalam ruangan nya Matteo dan Evans berbincang-bincang mengenai proye-proyek yang sedang di kerjakan, hingga terdengar ketukan di pintu.


Evans membuka pintu dan mempersilakan manajer Tuscany cafe Laura masuk, duduk di hadapan Matteo. Wanita itu memberi salam yang di balas Matteo dengan anggukan kepala.


Matteo menekankan pada Laura bahwa Angelica tidak ada lagi hubungan dengannya. Laura tidak boleh memberikan laporan dalam bentuk apapun pada Angelica.


"Mulai sekarang semua kegiatan cafe atau permasalahan yang ada, laporkan langsung kepada ku atau Evans asisten ku. Jangan coba-coba melanggar perintah ku!", tegas Matteo dengan jelas.


"Baik tuan", jawab Laura dengan hormat.


"Tapi akhir bulan ini saya sudah mengajukan untuk kembali melakukan perekrutan karyawan sebagai pelayan, tuan. Karena beberapa pelayan kita ada yang sudah habis masa kontrak dan ada juga yang mengundurkan diri tanpa pemberitahuan", ucap Laura menjelaskan.


"Kau lakukan saja sesuai prosedur nya. Untuk karyawan bernama Renata Hemsworth, ia tetap akan bekerja di cafe beberapa waktu yang akan datang


tapi dengan posisi yang berbeda. Ia yang akan mengambil alih tugas Angelica selama ini. Renata akan menjadi atasan mu nantinya", tegas Matteo.


Laura yang mendengar Matteo menyebut dengan jelas nama Renata Hemsworth tentu saja membuatnya kaget. Padahal yang di maksud Laura karyawan mengundurkan diri tanpa pemberitahuan itu salah satunya adalah Renata. Namun Laura tidak berani bertanya lebih lanjut, karena yang memberikan perintah langsung padanya adalah Matteo Thomas. Pucuk pimpinan Anderson groups.

__ADS_1


"Baik tuan, saya mengerti. Nona Renata adalah salah satu karyawan terbaik di cafe milik tuan", jawab Laura dengan sopan.


"Nanti siang pengacara ku dan akuntan akan memeriksa pembukuan di cafe. Kau bantu mereka perlihatkan pembukuan selama ini. Aku ingin tahu apa saja yang dilakukan Angelica di cafe milik ku itu".


"B-Baik tuan. Apapun yang tuan perintahkan saya siap menjalankan nya", jawab Laura dengan pasti.


"Itu saja untuk saat ini. Kau boleh kembali bekerja".


"Baik tuan Matteo, kalau begitu saya permisi", ucap Laura sambil memberi salam dan keluar ruangan Matteo.


"Aku sudah terlalu lama tidak mengurusi cafe mommy. Sekarang sudah saatnya aku turun tangan mengurus nya sendiri, nantinya Renata juga akan bersama ku mengurusnya".


"Keputusan tuan sangat tepat, cafe itu sangat ramai pengunjung", ucap Evans.


"Aku tahu. Aku sudah melihatnya sendiri. Renata lah yang membuka mata ku untuk mengurus cafe itu. Ternyata makanan di sana sangat enak dan beragam", ucap Matteo tersenyum.


*


Tok


Tok


Ceklek..


"Hem. Taruh di meja!", balas Angelica yang terlihat duduk di depan meja hias sedang memoleskan make ke wajahnya.


Beberapa saat kemudian ia berdiri. Wajahnya terlihat sangat menggoda dengan lipstik merah dan makeup terang. Wanita itu masih menggunakan jubah tidur membalut tubuh seksinya dengan rol rambut berwarna putih di atas kepala.


Angelica mengambil amplop berwarna putih yang diberikan pelayan nya beberapa saat yang lalu.


Seketika mata Laura melotot, membaca satu-persatu kalimat yang tertera di kertas itu.


"Apa-apaan ini?!"


Wajah Angelica berubah. Seketika emosi terlihat di raut wajahnya.

__ADS_1


"Kurang ajar. Ternyata Matteo benar-benar ingin menceraikan aku?! Brengsek!"


"Aku harus menyewa pengacara yang handal sekarang untuk melawan Dominic. Aku akan mempersulit keinginan mu itu MATTEO!".


"Kau tidak akan mudah menyingkirkan aku, Matteo Thomas", seru Angelica dengan suara tinggi. Ia meremas kertas yang ada di tangan nya.


"Aku tidak akan kemana-mana, sebelum mendapatkan hak ku!", ketus Angelica kesal.


Tok


Tok


Ceklek..


"Nona... manajer anda ada di depan ingin bertemu anda sekarang".


Angelica langsung keluar kamar nya menuju keruang tamu apartemen mewah miliknya. Terlihat wanita muda berdiri di dekat jendela.


"Sebentar lagi aku ke lokasi, kenapa kau malah menjemput ku Lucy?"


"Lica, kau tidak mendapatkan proyek kali ini. Pihak perusahaan membatalkan kerjasama dengan mu. Mereka tidak mau jika manajemen memakai mu untuk produk mereka. Pimpinan sudah mengganti posisi mu dengan model yang lainnya".


"Apaa? A-pa maksud mu Lucy?! Tentu saja manajemen tidak bisa bertindak seenaknya saja seperti itu, aku sudah menandatangani kontrak kerjasama kan".


Mereka mendengar kabar tentang keretakan rumah tangga mu dan suami mu, Lica. Tidak bisa di pungkiri banyak perusahaan besar menjadikan mu brand ambassador perusahaan mereka karena nama suamimu Matteo Thomas. Saat mendengar desas-desus keretakan rumah tangga mu, beberapa perusahaan tidak mau memakai mu lagi sebagai model utama untuk produk mereka".


"Brengsekk!"


"Kenapa jadi begini. Sial sekali hidup ku. Matteo benar-benar sialan! Awas saja kau, aku akan membalas mu, MATTEO!!"


"Aku tidak mau tahu, kau urus pekerjaan ku Lucy. Aku tidak mau karir ku hancur seperti ini! Aku yang membawa mu masuk ke manajemen itu, sekarang saat nya kau membalas bantuan ku pada mu dulu!!", ketus Angelica pada wanita muda di hadapannya yang terlihat tidak suka mendengarkan perkataan Angelica padanya beberapa saat yang lalu.


...***...


BAGI VOTE YA 🙏

__ADS_1


AUTHOR LUPA DI BAB BERAPA PERNAH NYEBUT NAMA PERUSAHAAN MATTEO, NAMANYA AUTHOR LUPA😂. KALAU ADA YG INGAT TOLONG KOMEN YA 🙏


__ADS_2