
Seminggu kemudian...
Matteo menelisik penampilannya di depan cermin yang ada di kamarnya dan menyemprotkan parfum beraroma Leather kesukaan nya yang mampu memberi kesan maskulin yang kuat. Aroma yang sangat disukai Renata juga tentunya.
Ceklek...
Terlihat wajah cantik Renata yang menggendong Zayn didepan pintu.
"Selamat pagi daddy", sapa Renata yang menggendong baby Zayn masuk ke kamar.
"Wah daddy sudah tampan sama seperti Zayn", ucap Renata yang terlihat lebih sehat dan segar setelah beberapa hari yang lalu sudah di perbolehkan pulang ke rumah.
Matteo tersenyum melihat istri dan anaknya. Pemandangan pagi hari yang begitu membuat hatinya damai dan bahagia.
"Sayang maafkan aku, sekarang hanya menyiapkan pakaian mu saja tidak membantu mu berpakaian seperti saat aku belum melahirkan. Anak kita selalu rewel jam begini minta jatahnya di pagi hari", ucap Renata sambil mengelus wajah Zayn yang terlihat lebih berisi.
__ADS_1
Matteo tersenyum. "Suami mu kan bisa sendiri melakukannya, Rena. Aku bukan anak kecil yang harus kau urus terus menerus, sayang. Kau sudah kelelahan merawat anak kita", ucap Matteo membelai wajah Renata.
"Hello boy, kau tampan sekali sayang", ucap Matteo mengangkat tubuh Zayn dari gendongan istrinya, sembari mencium lembut bibir ranum Renata. Suasana manis yang sekarang rutin di jalani keluarga kecil Matteo dan Renata.
Matteo sudah sangat lihai ketika menggendong Zayn. Biasanya Zayn akan langsung terlelap dalam dekapan hangat ayahnya.
Matteo menatap Zayn dalam dekapannya dengan wajah bahagia dan menciuminya dengan penuh kasih sayang. "Cepat lah tumbuh besar. Aku sudah tidak sabar bermain-main dengan mu".
Renata yang memeluk pinggang Matteo tersenyum sambil menyandarkan wajahnya pada pundak suaminya itu. Keduanya kompak tersenyum bahagia sambil menatap putra mereka.
Matteo dan Renata memutuskan tetap menyewa jasa baby sitter yang akan membantu Renata merawat Zayn. Mengingat Renata yang juga baru menjalani operasi ketika melahirkan masih tahap pemulihan dan harus banyak istirahat.
Begitu juga dengan Matteo, laki-laki itu bahkan selama di kantor selalu minta istrinya mengirimkan video apa saja tentang Zayn saat ia tidak ada di rumah.
Benar kata orang tua, anak-anak adalah anugerah yang terindah, penyejuk rumah tangga. Bahkan Sesibuk apapun pukul lima sore Matteo sudah dipastikan pulang ke mansion bertemu anak istrinya. Jika pekerjaan belum selesai dikantor, Matteo memilih melanjutkan bekerja dirumah saja.
__ADS_1
"Sepertinya Zayn sudah terlelap. Aku akan menaruh anak kita di dalam box, kemudian aku pergi kekantor", ucap Matteo.
"Iya sayang", jawab Renata sambil membetulkan posisi bantal dan guling di dalam tempat tidur bayi itu. Sementara Matteo hendak memindahkan putranya... tiba-tiba bayi mungil itu mengalami refluks ASI yang baru diberikan di berikan Renata beberapa saat yang lalu. Cairan berwarna putih keluar dan mengenai pakaian kerja Matteo.
Renata terlambat mengambil handuk kecil. "Oh, sayang mom, kau refluks ASI mengenai pakaian daddy sayang", seru Renata sambil membersihkan bagian dada suaminya.
"Hm...Zayn kau selalu melakukannya. Setiap pagi daddy harus mengulang mandi dan mengganti pakaian kerja", ucap Matteo tertawa gemas sambil menciumi wajah tampan Zayn.
"Sayang, ayo lekas bersihkan tubuh mu. Aku siapkan pakaian yang baru. Aku akan membersihkan tubuh Zayn", ucap Renata sambil menyiapkan pakaian kerja suaminya di ruang wardrobe. Sementara Matteo membuka pakaian kerjanya.
Yang di katakan Matteo benar adanya, putra mereka selalu saja setiap pagi ketika Matteo menggendongnya sebelum pergi kekantor pasti ada saja kenang-kenangan dari Zayn yaitu refluks ASI.
Setelah Matteo masuk ke kamar mandi, Renata pun mengganti pakaian Zayn. Untuk hal seperti itu Renata melakukannya sendiri. Ia tidak akan meminta bantuan pada baby sitter. Baginya dengan mengurusi hal sekecil apapun untuk Zayn semakin membuat ia dan anak itu memiliki ikatan batin yang kuat.
Renata sangat menyayangi Zayn dengan perasaan mendalam. Bahkan ia akan memberikan ASI eksklusif pada Zayn. Dan Matteo mendukung penuh keinginan Renata itu.
__ADS_1
Bagi Renata, kehadiran Zayn diantara ia dan Matteo semakin menyatukan cinta mereka. Renata sangat bahagia, begitupun dengan Matteo. Ia sangat beruntung memiliki wanita sebaik Renata.
...***...