
"Hahahaaa...
"Mereka tidak membutuhkan uang mu, Kellya!"
Kelly terdiam ketika mendengar suara wanita di depannya. Namun ia tidak bisa melihat pemilik suara itu karena matanya di tutup dengan kain.
"L-lory...?"
Kelly hanya menebak-nebak saja, ia merasa suara wanita itu mirip dengan suara Lory.
"kau kah itu, Lory?"
Terdengar langkah kaki memakai heels mendekati Kelly. Kelly berusaha sekuat tenaga melepaskan ikatan tangannya. Sepintas tercium parfum mahal begitu lekat di indera penciuman nya.
"Lepaskan aku! K-Kenapa kau lakukan ini pada ku? Aku tidak mengenal mu", ucap Kelly sambil menghentakkan tubuhnya di atas kursi hingga kursi itu ikut bergerak dan terjatuh kelantai yang dingin dan lembab. "Ah, lepaskan aku!!"
"Angkat! pindahkan ke sofa Buka tutup matanya!", perintah wanita misterius pada orang-orang nya.
Kelly tidak tahu berapa banyak orang-orang di tempat nya sekarang. Kelly hanya mengira-ngira saja dari langkah-langkah kaki di sekitarnya.
"Jangan menyentuh ku", teriak Kelly saat merasakan tangan kokoh menyentuh kepalanya di bagian belakang.
Kelly mengerjap-ngerjapkan kedua matanya. Gelap. Kemudian silau, matanya terasa perih.
__ADS_1
Perlahan pengelihatannya kembali normal. Kelly menghunuskan tatapan tajam pada orang-orang yang ada dihadapannya. Diruangan yang terbilang luas itu ada beberapa orang pria salah satunya sopir taksi yang membawanya tadi. Namun tatapan Kelly fokus pada dua wanita cantik yang sangat di kenalnya yaitu Lory dan putrinya Diane yang berdiri dengan angkuh dan berkuasa tak jauh dari tempat Kelly.
"Apa maunya kalian berdua?", teriak Kelly menggelegar memenuhi ruangan itu.
Lory dan Diane mendekati Kelly sambil tersenyum sinis.
"Aku mau kau pergi yang jauh, gadis sialan! Pergi dan tidak memperlihatkan wajah mu lagi dihadapanku dan keluarga ku! Kau gadis pembawa sial, gara-gara kau menampakkan diri malam itu, akhirnya ayahmu mau berpisah dari ku", ketus Lory sambil menjambak rambut panjang Kelly hingga wajah gadis itu mendongak menatap Lory yang berdiri di depannya.
"Aku ingin kau menjauhi Dominic. Domi milik ku, kau jangan bermimpi memiliki nya. Sialan!", teriak Diane.
"Plakkkk.."
Diane menampar keras wajah Kelly. Tamparan itu sangat kuat membuat bibir Kelly pecah dan berdarah. Sementara mata indahnya seketika memerah.
"Puihh". Diane meludahi wajah Kelly.
Kelly terdiam. Gadis itu tidak bisa melakukan apa-apa, saat tangannya terikat seperti itu. Namun Kelly sekuat tenaga bertahan dan membuka matanya meskipun siksaan yang di lakukan ibu dan anak itu begitu menyakitkan.
"Ternyata lama tidak melihat mu, sekarang hidup mu menjadi gadis liar. Berapa banyak kau merayu pria di luaran sana, hah!", teriak Diane kembali menjambak rambut Kelly yang sudah kusut dan berantakan.
"Lepaskan aku sekarang brengsek! Kata-kata mu itu cocok untuk mu dan mama mu", balas Kelly sarkas.
"Kalian merasa hebat dan kuat karena aku terikat seperti ini. Kau dan mama mu itu sungguh menyedihkan. Beraninya main keroyokan dengan bantuan orang bayaran kalian. Aku tidak takut pada kalian berdua. Aku ingatkan pada kalian, sebentar lagi tunangan ku akan menemukan tempat ini. Bersiaplah kau dan mama mu membusuk di penjara!", seru Kelly membalas kekejaman Diane dengan kata-kata yang lugas.
__ADS_1
Plakkkk..
"Tidak akan pernah! Yang ada, aku yang akan membuatmu tidak pernah bertemu lagi dengan Dominic. Dominic akan menjadi milikku seutuhnya! Kau cam kan itu! Sementara sebentar lagi kau akan di gilir semua pria yang ada di ruangan ini", Teriak Diane.
Sesaat kemudian Lory memanggil semua pria yang berperawakan kekar mendekati mereka.
Untuk yang pertama kalinya tubuh Kelly gemetaran. Pikiran buruk berkelebat di kepalanya. "K-alian mau apa, lepaskan aku!"
"Silahkan berteriak sesuka hati mu, la*ur. Tidak ada yang akan menolong mu di tempat terpencil ini.
Aku dan mama ku akan menonton kau di gilir pria-pria ini. Kita buktikan setelah tubuhmu ternoda, apa Dominic masih mau menerima mu!".
"Aku juga akan merekam semuanya, agar kau bisa menonton ulang setelah permainan ini usai!", ucap Diane tertawa.
Kelly benar-benar ketakutan saat ini. Diane dan Lory tidak main-main. Ada enam pria di sana mendekati Kelly.
"A-ku mohon lepaskan aku..."
"Ya Tuhan selamat kan aku.."
...***...
To be continue
__ADS_1
Akan author up segera jika banyak yang ninggalin jejak. Like dan komentar.