THE FORGOTTEN MOTHER

THE FORGOTTEN MOTHER
FLY TO ITALY (DOMINIC-KELLY)


__ADS_3

Kelly nampak sibuk menyusun pakaiannya dan Dominic ke dalam koper. "Akhirnya selesai juga".


"Apa saja yang kau bawa, kenapa harus membawa banyak pakaian. Kita tidak butuh banyak pakaian selama bulan madu. Telanjang lebih baik", ucap Dominic dari atas tempat tidur mereka. Ia sibuk dengan Ipad-nya sambil bersandar.


Kelly yang sedang duduk di lantai memasukkan pakaian dan barang-barang yang akan di bawa spontan menolehkan wajahnya menatap Dominic.


"Yang benar saja Domi, sekarang musim dingin. Aku tidak tahan dingin sayang", balas Kelly sambil bergabung bersama suaminya di atas tempat tidur.


Dominic menaruh Ipad-nya keatas nakas. "Aku akan menghangatkan tubuh mu", ucapnya mengangkat tubuh istrinya ke atas pahanya.


"Bukankah itulah tujuan kita honeymoon, hem?"


"Iya, tapi tidak begitu juga. Tidak mungkin kita berada di kamar saja kan? Aku ingin jalan-jalan juga selama kita di Italia, sayang. Ingat, Italia adalah negara yang yang paling ingin aku kunjungi sejak dulu sayang. Karena aku tidak punya uang jadi semuanya hanya mimpi dan khayalan ku saja untuk bisa ke sana. Beruntung nya aku menikah dengan orang kaya, akhirnya impianku jadi kenyataan", seloroh Kelly sambil melingkarkan tangannya keleher Dominic.


Raut wajah Kelly begitu menggemaskan dan menggoda. Dominic menangkup wajah itu dan me*umat bibir ranum Kelly. Keduanya berciuman mesra. Tanpa di minta, Kelly membuka kaos suaminya begitupun Dominic membuka loose shirt yang dikenakan istrinya.

__ADS_1


Keduanya saling memangut dengan liar. Menghabiskan malam panjang sebelum besok akan terbang menuju negara impian Kelly.


Kemarin setelah sidang Lory dan Diane, Dominic dan Kelly menghabiskan waktu di kantor. Dominic memberikan dua tiket pesawat First Class pada Kelly. Sambil mengucapkan selamat ulangtahun pada istrinya. Tentu saja kemarin Kelly menangis haru mendapat dua kado terindah dalam hidupnya. Mendengar vonis untuk Lory Diane dan tiket yang diberikan Dominic padanya ternyata ke negara yang menjadi impiannya selama ini.


Penerbangan First Class pula, yang memiliki privasi sendiri. Bisa di bayangkan romantis nya penerbangan mereka menuju negara Pisa.


*


Kelly menatap kumpulan awan dari kaca jendela pesawat yang membawa ia dan Dominic menuju Italia. Cuaca cerah dan sangat indah. Sama halnya dengan wajah Kelly yang memancarkan kebahagiaan.


"Domi...apa kau sering berkunjung ke Italia?", tanya Kelly tanpa mengalihkan perhatiannya pada keindahan langit di luar pesawat.


"Hem..."


"Dalam rangka apa kau ke sana? Apa urusan pekerjaan?"

__ADS_1


"Dengan kekasih ku", jawab Dominic spontan.


Seketika Kelly menatap Dominic. "Apa Italia memiliki kenangan romantis kau dan mantan mu itu?"


"Tentu saja. Seperti kau tahu Italia adalah negara yang terkenal dengan keromantisannya kan", jawab Dominic dengan santainya. Tanpa membalas tatapan istrinya. Sebenarnya laki-laki itu menahan tawanya, ia hanya ingin menggoda Kelly saja.


"Huhh...menyebalkan, kenapa juga kita pergi ke sana kalau kau memiliki kenangan dengan kekasih mu. Kalau aku tahu, aku tidak akan memilih tujuan bulan madu ke negara itu. Huhh...Kalau begitu aku tidak akan menjadikan Italia negara impian ku lagi", ucap Kelly dengan wajah di tekuk dan mencebikkan bibirnya dengan kesal.


"Apa kau cemburu, sayang?"


"Tidak akan! Tapi kau membuat ku kesal. Seharusnya kalau kau tidak bisa melupakan kenangan mu dengan wanita lain jangan ajak aku ke Italia", ketus Kelly kesal.


"Kau harus berusaha agar suami mu bisa melupakan kenangan itu. Itu termasuk tugas seorang istri...Aku akan mengajarimu caranya", bisik Dominic ditelinga istrinya.


...***...

__ADS_1


__ADS_2