THE FORGOTTEN MOTHER

THE FORGOTTEN MOTHER
PREPARE PERNIKAHAN KELLY & DOMINIC


__ADS_3

Montreal, Kanada


Waktu terus bergulir...


Pesawat yang ditumpangi Kelly dan Dominic telah mendarat di bandara Montreal. Penerbangan panjang dan cukup melelahkan.


Dominic menggenggam erat jemari tangan Kelly menuju mobil yang sudah di siapkan oleh asisten nya selama mereka berada di kota kelahiran Kelly.


Terlihat sopir sudah menunggu kedatangan Dominic dan Kelly. Laki-laki paruh baya itu menyapa Dominic dan Kelly dengan hormat. Kemudian memasukkan semua koper yang di bawah Kelly dan Dominic ke dalam bagasi mobil.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Dominic terpukau melihat pemandangan kiri kanan jalanan menuju desa North Hatley, lokasi yang sudah di sepakati keduanya sebagai tempat pernikahan mereka lusa nanti. Desa yang memiliki banyak kenangan bagi Kelly. Desa North Hatley adalah tempat tinggal Kelly dan keluarga nya saat ia kecil hingga remaja.


Waktu di rumah sakit Kelly sempat mengatakan ingin mengunjungi rumah masa kecil nya di North Hatley ketika ia dan ayah nya sembuh. Mendengar keinginan Kelly membuat Felix menyampaikan idenya. Bagaimana sekalian saja pernikahan Kelly dan Dominic dilaksanakan di rumah kenangan Kelly. Tentu saja Kelly dan Dominic setuju dengan ide Felix.


Kelly menginginkan pernikahan outdoor di halaman rumahnya yang sangat indah. Tentu saja Dominic langsung menyetujui dan mengabulkan keinginan Kelly.


Dan sekarang keduanya sudah berada di desa North Hatley setelah berkendara selama satu jam setengah dari bandara Montreal.


Kelly dan Dominic sengaja datang hari ini, karena masih mengurus beberapa pekerjaan mereka di Toronto. Sementara Felix, Gerard dan Lily sudah dari dua hari yang lalu tiba di North Hatley. Ketiganya berencana mau berpetualang di desa yang sangat terkenal akan keindahan alamnya itu. Dan Felix langsung yang akan menjadi guide bagi pasangan Gerard dan Lily.


Mobil berhenti tepat di rumah megah dengan ornamen khas.


Terlihat Kelly menghembuskan nafasnya. Raut itu tidak bisa menutupi rasa rindu dan bajai saat melihat rumah yang banyak meninggalkan kenangan untuk nya.


"Setelah rumah ini aku jual beberapa tahun yang lalu, hari ini untuk yang pertama kalinya aku melihatnya lagi dan menginjakkan kaki di sini. Terimakasih Domi, kau sudah bersedia kita menikah di tempat ini", ucap Kelly sambil memeluk pinggang kekasihnya.


Dominic membuka kacamata hitamnya, melihat rumah dan alam di sekitarnya yang sangat menakjubkan. Di belakang rumah Kelly terdapat danau dan pepohonan yang sangat indah.


"Ini rumah mu, sayang?"

__ADS_1


"Iya. Rumah yang selalu aku rindukan. Pernikahan kita akan dilaksanakan di sana". Kelly menunjuk wedding venue yang akan dilaksanakan lusa. Terlihat beberapa orang wedding organizer sedang bekerja di lokasi.


"Sayang...kalian sudah sampai?"


Terlihat Lily keluar dari pintu depan menyambut Kelly dan Dominic. Lily memeluk Dominic dan Kelly bergantian.


Kelly tersenyum pada Lily. "Bagaimana rasanya berada di desa, apa bibi betah?"


Lily menghentikan langkahnya dan menatap Kelly. Terlihat tidak bersemangat. "Mama! sayang. Panggil aku mama!Kan sebentar lagi kalian menikah. Kau harus memanggil mama dan papa sama seperti Dominic", ucap Lily sambil mengusap wajah cantik calon menantunya itu.


Kelly tersenyum mendengarnya. "Iya mah"


"Nah, begitu lebih baikkan", balas Lily tersenyum.


"Papa dan paman di mana mah?", tanya Dominic.


"Ck...mereka berdua itu tidak pernah berada di rumah. Mereka sibuk berkelana berkeliling desa dengan sepeda atau memancing. Sekarang keduanya sedang memancing di pondok belakang", jawab Lily.


"Sebaiknya istirahat saja dulu", ucap Lily


Dominic menganggukkan kepalanya. Saat di dalam rumah, Kelly pamit pada Lily naik ke kamarnya di lantai atas.


"Apa kita tidak satu kamar, Kelly?", tanya Dominic sambil mengusap tengkuknya.


Kelly menyipitkan kedua matanya. "Tidak. Kau di kamar itu, dan aku di kamar pengantin kita", ucap Kelly menunjuk kamar Dominic yang bersebelahan dengan kamar pengantin.


"Alright. Tapi aku ingin melihat kamar pengantin ku", ujar Dominic. Ia tidak mengindahkan peringatan Kelly. Laki-laki itu menyelonong masuk melewati tubuh kekasihnya yang berdiri terpaku di depan pintu.


Kelly menggelengkan kepalanya, melihat kelakuan Dominic.

__ADS_1


"Baiklah. Siang ini kau boleh bersama ku, tapi malam nanti kita tidur terpisah", ucap Kelly.


Dominic tidak memperdulikan perkataan Kelly. Ia langsung saja merebahkan tubuhnya di tempat tidur empuk dan luas itu.


Kelly berdiri tepat di samping tempat tidur sambil melipat kedua tangannya didepan dada.


"Apa kau tidak lelah. Temani calon suami mu beristirahat", ucap Dominic sambil menarik kuat pinggang Kelly.


Kelly yang tidak siap kaget atas perbuatan Dominic, sehingga tubuhnya menindih tubuh bidang Dominic. Posisi keduanya begitu intim.


"Domi, apa yang kau lakukan?", protes Kelly dengan mata melotot hendak bangun dari tubuh Dominic.


Tangan kokoh Dominic, melingkar di pinggang Kelly. "Biarkan seperti ini. Aku tidak akan melewati batasan", ucap Dominic mengusap wajah mulus Kelly. Tak nampak satu goresan pun sisa perbuatan Diane, karena penobatan yang di jalani Kelly.


"Sepertinya aku ingin tidur di sini malam ini. Tempat tidurnya sangat nyaman", ucap Dominic sambil menarik tekuk Kelly dan menyatukan bibirnya pada bibir Kelly terbuka. Dominic semakin memperdalam ciumannya.


Kelly melebarkan kedua matanya. Gadis itu berdesis. "Domi, jangan melewati batasan. Hanya sampai lusa, kita bisa melakukannya".


"Apa bedanya. Bukankah pada akhirnya kita akan melakukannya juga. Sekarang atau nanti sama saja", ucap Dominic menatap lekat kedua netra bening Kelly.


"Aku akan memberikan sesuatu yang berharga pada mu di hari pernikahan kita, Domi".


"Apa itu, hem?"


"Kau akan segera tahu..."


...***...


To be continue..

__ADS_1


Jika ada typo besok author revisi ya🙏 Nite😴😴


__ADS_2