TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
Identitas (Di balik Cadar!!)


__ADS_3

" Selamat datang di Kerajaanku Kaisar Gui dan juga Ibu Permaisuri! " ujar Dewa Arthur dengan suara khas kepemimpinanya.


Kaisar Gui dan Ibu Suri menunduk hormat.


Ada rasa haru mereka bisa bertemu dengan sang penguasa langit.


" Hari ini di istana Nirwana, secara pribadi Dewa Agung hendak menyampaikan sesuatu kepada kalian yang mulia Kaisara dan juga Permaisuri " ujar Leonard menjelaskan.


" Maaf kan saya Dewa. Apakah ada suatu kesalahan yang telah kerajaan timur lakukan? Mengapa seorang penguasa agung sepertimu, mengundang Kaisar biasa seperti saya? Sungguh saya sebagai Kaisar sangat bahagia bisa berpapasan langsung dengan Dewa, akan tetapi ada kecemasan yang telah saya rasakan " ujar Kaisar Gui menyampaikan perasaannya.


Arthur yang mendengarkan ungkapan Kaisar Gui, orang tuanya tersebut merasa tersentuh.


Dengan isyarat tangan., Dewa Arthur meminta sebuah privasi. Dan membiarkan yang lainnya untuk meninggalkan aula. Sehingga saat ini hanya tersisa, Dewa Arthur sendiri, beserta kedua orang tuanya dan juga pengawal setianya Leonard.


Suasana hening, Kaisar Gui dan Ibu suri kebingungan. Mengapa Dewa Arthur membiarkan yang lainnya pergi. Sehingga menyisahkan mereka saja.


Arrhur turun dari kursi kekuasaannya.


Dengan jubah putih panjang.



.


Seketika Arthur berlutut memberi rasa hormat.

__ADS_1


Kaisar Gui dan Ibu Suri merasa terkejut, sontak saja mereka mundur beberapa langkah.


" A-apa yang Dewa lakukan. Kekuasannmu begitu tinggi dariku. Tidak sepantasnya seorang Dewa berlutut di hadapan Kaisar sepertiku " ujar Kaisar Gui merasa bersalah.


" Iya Dewa.. Jangan pernah berlutut seperti itu. Kami hanya orang tua dari Kerajaan biasa, dibandingkan dengan status seorang Dewa di langit, " ujar Ibu suri juga merasa tak enak hati.


Arthur ternyum.


" Karna bagiku, drajat kalian sangat lah tinggi dari apapun. Ibunda.... Ayahanda " ujar Arthur berdiri dan menatap kedua orang tuanya tersebut.


" Apa... Tapi Dewa . Kami tidak pantas di panggil seperti itu oleh Dewa petinggi sepertimu Dewa " ujar Kaisar Gui


" Tidak pantas? Bahkan itu sangat pantas. Ibunda.. ayahanda... Apa kalian tidak mengenaliku? Diriku ini adalah wujud sebenarnya, wujudku yang lainnya adalah sebagai Putramu, karena Aku... adalah.. Pangeran Satia Arthur. "


Bak tersambar petir, Kaisar Gui dan Ibu Suri sangat terkejut, Mereka masih tidak memprcayai.


Sehingga, Kaisar Gui dan Ibu Suri mulai memahami.


Setelah mengetahui jika putranya adalah seorang Dewa, Ibu Permaisuri dan Kaisar Gui sangat bahagia dan bersyukur. Ternyata selama ini, Dewa agung yang di agung-agung oleh semua orang , tak begitu jauh kebaradaannya dari kehidupan mereka. Yang merupakan Putra mereka sendiri.


Setelah itu, Pangeran Arthur menyuruh Leonard menjemput Dewi Zoya untuk memasuki Aula.


Setelah beberapa saat.


"Ayahanda, ibunda... Dia Permaisuriku, Dewi Zoya" ujar Arthur sembari memapah Azoya dengan sangat lembut.

__ADS_1


Kedua orang tua itu terpana akan kecantikan sang Dewi.


" Sangatlah cantik Dewi ini.. " Gumam Ibu Suri dalam hati ...


Apa cantik ?


Seketika Ibu suri dan Kaisar Gui memucat, dan mematung, mereka teringat akan seuatu.


"Apa Permaisuri Arthur? Lalu dimana Azoya berada? bukankan Azoya adalah Permaisurinya " gumam ibu suri dalam hati


Seolah bisa memahami isi hatinya, maka, dengan seutas senyum dan suara lembutnya,


Azoya menyapa, dan memberi tahu, jika ia adalah Azoya, dirinya juga adalah seorang Dewi. Dewi Alam semesta.


Dan wajah ini adalah sosok di balik cadar yang selama ini ia tutup-tutupi.


Kaisar Gui dan Ibu Suri begitu syok dan tercengang. Ibu Suri yang selama ini membayangkan seperti apa wajah sebenarnya menantunya itu, selalu bertanya-tanya.


Hari ini, pertanyaannya telah terjawab sudah.


Ternyata perempuan bercadar yang ia kira, memiliki perawakan wajah yang jelek, adalah sosok wanita yang sangat cantik, melebihi apapun.


# like, coment. dan Votanya iya!


( BONUS VISUAL YAH)

__ADS_1



( LEONARD)


__ADS_2