TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 :Kelicikan Gween!


__ADS_3

###Jejaknya... Jejak... nya...!!! Jangan lupa !!!######


🍂🍂🍂


_______


.Helios lalu menggenggam pergelangan tangan Gween.


Ia turunkan Ciuman itu, keleher jenjangnya.


Gween semakin meringis.


" Akh.. Le-lepaskan aku Kau bajingan " teriak Gween dan menahan rasa sakit yang begitu ngilu di bibirnya beserta pergelangan tangannya.


" Melepaskanmu, tidak ada dalam kamusku" bisik Helios dengan sorot mata tajamnya.


Helios pun segera mengangkat tubuh itu ke dalam pelukannya..


" Bajingan!! Kau bajingan!! " teriak Gween. Ia sangat marah. Matanya memerah.


Dengan sekuat tenaga, Gween terus menggigit bagian tiap bagian di tubuh Helios.


" Apa kau ini anjing? "sentak Hellios merasa geram


" Jika aku anjing, aku berharap bisa menjadi anjing yang sangat besar, sehingga aku Bisa melahapmu hidup-hidup " ujar Gween begitu tersulut emosi.


Brukh.


Helios mejatuhkan tubuh Gween ke atas ranjangnya.


" Akh..... " Tubuhnya pun terhempas di sebuah ranjang yang sangat besar.


Untuk pertama kali Helios menatap tubuh seseorang seperti ini. Ia menelan Salivanya dengan susah payah.


"Ohh benarkah? Maka, aku akan sangat siap sekali untuk bisa kau lahap " godanya


" Apa!! " Gween menggertakakn giginya. Ia menarik sebuah selimut panjang di sebelah sisi, dan menutupi tubuhnya.


Helios semakin mendekat, Gween terus beringsut dari duduknya.


Tubuh kekar itu pun kini terekspos sangat jelas di hadapannya..


Hellios tak sepenuhnya tidak menggunakan apapun , tubuh bawahnya masuh tertutupi dengan cawat khusus di Zaman itu.


" Berhenti!! Jika kau mendekat! Aku tidak akan mengampunimu " teriak Gween sembari melempar sebuah bantal yang ada di belakangnya.


" Tapi sayang sekali, aku tidak akan menghentikan langkahku. Kau tau... Aku akan memberimu pelajaran atas kelancanganmu memasuki tempat ini "


Srett.....


Selimut panjang tersebut tertarik sangat kencang, dan terbang mengudara.


Gween membeku.

__ADS_1


Ia melihat sebuah buku di atas meja nakas di samping ranjang.


Helios semakin mendekatinya,


Dengan cepat Gween memukulkan buku tersebut ke kepala Helios.


" Argh... Kau! " Helios menajamkan matanya.


Gween yang merasa memiliki kesempatan, berusaha untuk kabur, dari terkaman Pangeran cabul yang ada di hadapannya saat ini.


Namun, seketika tangannya di cekal dari belakang, sebuah tarikan yang sangat keras, membuat tubuhnya terjatuh dan menimpa Hellios.


" Berani kabur? " Hellios menatap Gween tajam.


"Lepaskan..!! Kau bajingan... Dasar pria mesum kau bajingan!! Dasar Cabul " Gween terus brrontak di dalam pelukan Hellios. Berbagai umpatan ia lontarkan.


Dengan segera, Hellios membalikan posisinya.


Tanpa aba-aba, Hellios langsung segera mendaratkan sebuah ciuman kembali di bibir merah muda itu.


Gween terus membrontak, rasa ngilu di bibirnya masih terus terasa.


Tak terasa, cairan bening kembali mengalir di wajahnya.


Hellios terus memperdalam ciuman itu. **********, bahkan menyesapnya.


Jantung Hellios begetar, ini kali pertamanya ia mencium seorang wanita.


Pengaruh Wine jugalah yang membuatnya sangat nekad.


Gween mengutuk perbuatan Hellios.


" Akhh.... " ringiss Gween, saat Hellios tiba-tiba saja menggigut pundaknya.


" Apa yang kau lakukan? " teriak Gween marah.


" Kau sedang memikirkan apa hm ? Aku tak menyuruhmu untuk memikirkan apapun " Hellios menatap Gween tajam, ia bisa merasakan jika Gween sedang mengutuk dirinya.


Kepekaan yang sangat tajam, membuat Gween tercengang.


" Jauhkan pikiran jelekmu itu " Hellios menatap Gween tajam.


" Aku tidak akan menjauhkannya, Kau begitu jelek di pikiranku " sungut Gween kesal.


Berani-beraninya wanita ini mengatakan jika dirinya jelek .


Hellios kembali membungkam bibirnya itu.


Sementara itu di benak Gween.


Berani-beraninya Pangeran ini memperlakukanku seperti ini.


Menggigitnya! Bahkan menciumnya!

__ADS_1


" Kenapa aku lemah sekali" gumam Gween dalam hati. Seakan semua kekuatan menghilang seketika


Bahkan kekuatan sihirnya, seperti tersegel.


" Ha.. ha.. ha..... " Hellios menghentikan pagutannya itu, dan tertawa.. lalu perlahan beranjak dari atas tubuh Gween


Gween yang merasa di terkejut dengan suara lantang Hellios langsung berusaha menarik diri.


Gween sedikit bsryukur, Hellios tak berbuat semakin jauh kepadanya, dan sempat menghentikan aktivitas memalukan ini..


Helios berjalan turun dari ranjang, meraih sebuah minuman yang ada di atas nakas samping ranjang....


Hellios menegak minuman tersebut, matanya tak henti mengawasi Gween, yang telah menyelimuti dirinya kembali dengan selimut.


Tiba-tiba saja Hellios merasakan pusing di kepalanya.


Matanya berbayang, tak dapat melihat sangat jelas.


Dengam sempoyongan ia berjalan menuju ranjang.


" Apa yang telah kau lakukan? " ujar Hellios lemah, Gween sedikit menjauh.


Dan Brukkhhh....


Tububnya jatuh terlentang di atas ranjang.


Gween segera memastikan kondisi Hellios.


Dan tersenyum penuh kemenangan.


Sebenarnya, Gween telah mencampurkan sebuah obat tidur di minuman itu.


Tanpa sepengetahuan Hellios.


Kekuatan sihirnya masih sedikit berfungsi.


Ia bisa memerintahkan kekuatannya untuk mencari tanaman yang bisa membuat seseorang tertidur.


Dan Gween berhasil. Mencampur tanaman tersebut, ke dalam botol wine yang di minum oleh Pangeran Hellios.


" Jangan pernah berpikir bisa menaklukan seorang Gween " Gween menertawai kekalahan Hellios.


Dengam segera, Gween mengenakan pakaiannya kembali.


Sebelum itu, Gween telah mengikat tubuh Pangeran Hellios di atas ranjang, dengan tubuh bugilnya.


Dan teringat akan sesuatu di saku bajunya.


Lalu Gween dengan sengaja mengabil pose gambar tersebut, melalui kamera Smartphone.


" Dengan gambar ini, kedepannya kau tak akan berani mengusikku. Hahaha" ujar Gween merasa tergelitik sendiri memperhatikan gambar yang menurutnya sangat memalukan.


# Jangan lupa LIKE, COMEN. DAN VOTE YA!!

__ADS_1


__ADS_2