
Cuplikan sebelumnya :
Whooshhhh,,, sebuah pesan angin datang ke hadapan empat para Dewi.
" Batu Kristal suci tersembunyi di balik bukit kerajaan " Isi dari pesan Angin tersebut pun langsung lenyap setelah menyampaikan informasi penting.
" Bukit kerajaan? Hm... itu berarti, Berbalik arah dati gerbang Istana Alam Ilahi. " ujar Chang e dalam hati.
.
_______________________________________
Dewi Change E dgn cepat melesat menuju bukit tersebut, dan meninggalkan Dewi Luo Yi dan juga Dewi Ivy.
Dewi Chang e tidak ingin keduluan para Dewi lainnya.
" Hei... Chang e !! Sial Aku kalah cepat darinya " ujar Dewi Ivy bergegas menuju perbukitan yang ada di balik istana tersebut.
Sementara itu, Dewi Luo Yi dirinya terlihat santai tanpa ingin melakukan perencanaan apapun.
Serangan tak tertuga pun semakin menjadi, dengan kecepatan angin, Dewi Luo Yi pun menghindari.
" Sial,," gumam Luo yi, ketika tanpa sengaja lenganny terkena goresan anak panah dari arah yang berlawanan.
Dari kejauhan sepasang mata tajam bak elang sedang mengintai tubuh Dewi Luo Yi.
_____
Di perjalannannya, tak lama Azoya menerima sebuah pesan angin.
" Hmm... bukit ? " ujar Azoya yang sedikit tidak mengetahui arah ia berjalan sebelumnya. Karena saat ini. Azoya hanya berjalan kaki menyusuri hutan belantara yang begitu lebat. Sementara itu, Rue si Garuda pun, telah mengubah bentuk tubuhnya menjadi kecil, supaya mempermudah perjalanannya tanpa harus di ikuti bahaya yang akan datang menyerang.
Dan tanpa Azoya sendiri sadari, saat ini dirinya telah berada di bukit yang telah di maksud tersebut.
" Kabut hitam apa itu? " gumam Azoya mengerutkan keningnnya, dan segera berjalan dengan perlahan menghampiri kabut tersebut.
Udara yang terasa sesak dan pengap. Azoya sebisa mungkin mengontrol energi dalam dirinya supaya bisa mendapatkan pasokan pernapasan yang cukup.
Matanya mengitari tempat dimana kabut tebal itu berada, sembari mengibas ngibaskan pandangannya, tanpa sengaja Azoya menabrak sebuah ranting pohon besar.
Brukhhh....
__ADS_1
" Akhh.... " teriak Azoya, terjatuh menahan sakit di lututnya.
Rue pun berteriak khawatir dengan suara khas. nya....
" A-aku baik-baik saja Rue " ujar Azoya, sembari mengelus kepala Rue yang terlihat panik. Rue pun akhirnya tenang.
Dengan perlahan, Azoya bangkit dari jatuhny.
Di Kerajaan langit, keberadaan Azoya pun mulai terlihat oleh semua Dewa.
Jatuhnya Azoya pun, tidak luput dari pengawasan Arthur. Yang panik dan was was akan kondisi yang di alami Dewinya tersebut.
" Kabut Tak berakhlak... Apa-apan kabut itu, Berani-beraninya menghalangi penglihatan Permaisuriku" gumam Arthur dalam hati sedikit terbakar.
Sementara para Dewa yang melihat ekspresi Dewa Arthur merasa merinding.
Wajah Arthur bak Api yang bisa melahap apa saja di sekitarnya.
Sembari mengepalkan tangannya resah, Arthur kembali mengatur emosinya .
Dan terus memperhatikan Azoya.
Whooshhh.....
Tiba-tiba saja suara aneh dan lantang muncul dari atas pohon besar.
Azoya berusaha menatap bayangan seseorang, tapi kabut tersebut sangat tebal.
Rue yang mengerti penglihatan Azoya yang sedikit terganggu pun, akhirnya membesarkan tubuhnya.
Dengan kekuatan yang tertanam lama di dirinya.
Rue dengan segera, melahap habis kabut tebal tersebut.
Sontak saja, Azoya menatap tak percaya dan takjub akan kemampuan Rue, yang mampu menelan kabut.
Tubuh Rue semakin membesar,
Dengan teriakan khas. nya, menimbulkan bahaya bagi mereka.
Tanpa Azoya sadari, saat ini keberadaannya telah terkepung.
__ADS_1
Kabut tersebut telah musna, yang pada saat ini menampakan penampakan yang sangat tak menguntungkan bagi Azoya dan juga Rue.
Di balik kabut tersebut, terdapat 3 makhluk aneh bersayap, dan bertubuh keras , dengan wajah condong seperti burung, dan bertubuh manusia.
" Berani-beraninya manusia sepertimu memasuki alam ilahi ini? " teriak lantang makhluk tersebut.
" Bagaimana bisa kalian sampai sejauh ini! " Ujar mereka tegas.
Tapi, Azoya hanya diam memperhatikan sekitar. dan menebak makluk jenis apa mereka ini.
" kau tidak akan di biarkan begitu saja berkeliaran di sini!!! " ucap mereka begitu lantang
" Tangkap manusia dan hewan aneh itu..!! " Ketiga makhluk tersebut melakukan penyerangan.
Maaf ya aku baru update lagi. !!
Aku masih berkabung.
Blm fokus mau ngelanjutin ceritanya kemarin.
jujur saja, sebenarnya aku sempat lupa ,Dan butuh wkt bbrp hari untuk bisa memahami isi cerita nya.
Dan, ini cerita pembukaan dulu dari aku!!
Insyallah akan lanjut nanti malam.
Ohh ya, aku mau ucapain terimakasih banyak atas support dan dukungan dari kalian.
Terimakasih bnyak atas doa2.nya.
untuk Alm. papa!!
Maaf aku gk bisa balasin satu persatu.
aku sangat senang kalian semuanya sangat peduli, dan bisa bersabar nunggui cerita aku sampai selama ini.
Buat kalian yang menyukai dan masih setia nungguin lanjutan novel TUAN PUTRI YANG JELEK INI!
Insyallah mulai sekarang aku bakalan lanjutin ceritanya lagi !
__ADS_1
Terimakasih. dan tetap support terus karya Author ya, dengan memberi dukungan
LIKE, COMEN. DAN VOTE!!!