TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
Alam Nirwana!


__ADS_3

Suasana yang sangat mencekram, dingin, dan bau amis kian menusuk.


Seketika cahaya. menyilaukan terbuka di balik pintu tersebut .


" Akhirnya aku mendapatkan kunci dari pembuka Segel Iblis Penguasah dunia . Ha ha ha ha ! ujar Agares menggelegar.


Matanya menyapu di seluruh ruangan yang sangat pengap itu..


Agares melangkah dengan pasti mendekati.


Seketika matanya terkejut...


Agares melihat sosok lain yang ada di dalam ruang tahanan. Sosok yang berdiri tegak, menggunakan atribut laki-laki yang membelakangi dirinya.


" Siapa Kau? " teriak Agares nyalang,


Arthur yang dengan santainya berdiri, membalikan tubuhnya.


Seketika suasananya menghening, hembusan angin dan bau amis kian menyeruak.


Arthur menatap tajam sosok yang ada di hadapannya saat ini.


Dengan ribuan emosi yang tertanam di dalam jiwanya.


Bagaimana tidak, sepanjang pikirannya, Arthur membayangkan.


Jika bukan dia yang berada disini,


Jika Permaisurinya dan Anaknya yang ada dalam kandungan yang berada disini.


Jari tangannya terkepal, Arthur begitu emosi membayangkannya.


Aura penghancur dan membunuhnya kian melekat dalam hati dan jiwanya.


Jika dirinya tidak datang, dan melihat Kotak Biru tersebut, Selamanya dia tidak akan tahu kemana Iblis ini akan membawa Orang yang sangat berarti bagi hidupnya itu pergi.


Agares telah menggali lubang untuk dirinya sendiri.


*Agares tidak tau, Selama ratusan tahun dirinya lah yang Arthur cari. Sang pembuat kekacauan yang membahayakan dunia.


Berkat kotak biru tersebut, Arthur berhasil menemukan tempat persembunyian iblis ini selama ber abad-abad.


Iblis yang sangat licik bersembunyi, dan memakan umpannya sendiri.


Arthur tidak menyangka, iblis ini bersembunyi di ruang lorong dimensi.


Arthur sudah menyadari aura iblis ini, Ketika merasakan kekuatan yang berasal dari kotak biru tersebut, dan dengan emosi yang menggebu, Arthur membuka Kotak tersebut, mengikuti alur kemana cahaya lorong dimensi itu akan segera membawanya.


" Hm, ,Kau lah yang memanggilku kemari! " , Arthur melangkahkan kakinya. dan tampak wajahnya yang hampir sepenuhnya berubah*.


" Kau.. siapa kau sebenarnya " Agares melihat ekspresi lain di dalam diri Pangeran Arthur, yang setengah tubuhnya mengalami perubahan bentuk. " Aku tidak mengundangmu ke dalam lorong dimensi!! " teriak Agares begitu emosi.


"


" Arthur.. Apa kau tidak mengenal nama itu ?" tanya Arthur dengan menyebut namanya


Seketika Agares Tertawa,


" Ha ha ha ha....... Jadi kau Pangeran yang menikahi Dewi Zoya ! cih... sikap sok pahlawan sekali !" Agares berdecih merendahkan "Karena kau masuk dalam lingkaran kekuatanku dan mengacaukan rencanaku, Kau akan lenyap disini!! " teriak Agares dengan sombong. Masuklah beberapa pasukan iblis yang mengepung tempat tersebut.


dan berjaga.


Arthur menyunggingkan senyumnya sesaat,


" Lakukanlah! Apakah kau sebegitu yakin akan bisa melenyapkanku? " tanya Arthur sembari berjalan perlahan, dengan kedua tangan yang terkepal ke belakang.


whoshhhh

__ADS_1


Segel tahanan seketika lenyap, Arthur diam diam mengeluarkan cahaya pelenyap di kedua jari tangannya, dan dengan cepat telah mensterilkan tempat menjijikan tersebut.


Agares begitu terkejut, bagaimana bisa orang biasa melepas segel tahanan terkuat yang ia ciptakan dengan kekuatan penuh.


Dan lebih mengejutkan lagi, tempat tersebut menjadi sangat bersih tanpa ada bau yang menusuk.


" kau.. kau! Siapa kau sebenarnya!! " Agares spontan memundurkan langkahnya, pandangannya menyapu seluruh ruangan yang telah di sterilkan.


" Berani beraninya kau merubah tempatku!!! " gertak Agares


Tangannya terkepal kuat, menyembulkan urat urat yang begitu menonjol.


Cahaya menyilaukan kembali muncul.


Agares sangat terkejut.


Sosoknya kini telah berubah sepenuhnya.


Menampilkan wajahnya yang sebenarnya.


Rambut yang hitam tadinya, kini menjadi putih keperakan.


Sontak saja, bak tersambar petir, Agares terkejut bukan main.


" A-apa!! Ba-baimana bisa... " gumamnya ketakutan.


Dialah Dewa Agung, yang di takuti para iblis.


Agares berusaha tenang, dan mulai memerintahkan seluruh pasukannya untuk memulai penyerangan.


" Serang DIA!!" teriak Agares.


Teriakan serta serbuanpun menghampiri Arthur.


Dengan sekali kendali, Arthur menguasai pasukan itu, Semuanya tersegel.


Agares geram.


Sudah sangat lama Agares menyiapkan semuanya, untuk menghadapi hari ini.


Hari dimana dirinya berhadapan dengan Dewa Agung.


iya.. Agares menyadari sosok Arthur di hadapannya kini, yang telah berubah menjadi Dewa Agung.


Target yang harus ia musnahkan.


Orang yang telah mengambil alih Kerajaan Kegelapan, dan menyegel Raja Kegelapan sebelumnya.


Amarah, dendam, menjadi satu kesatuan.


Seketika, sebelum Agares melancarkan aksinya, Arthur telah mengunci pergerakannya.


Dengan cepat,


Arthur melenyapkan Lorong dimensi tersebut, dan menyeret semua penghuni dunia kegelapan 2 yang berada di sana, menuju Ke dunia atas! Tempat dimana para iblis tidak bisa melakukan apapun.


Hilang, semuanya hilang dan lenyap seketika.


Di sisi lain. Kotak Biru yang menjadi penghubung, kini menjadi abu.


Tibalah di dunia atas.


Tempat dimana Dewa Arthur berada, yaitu Alam Nirwana, tempat yang menjadi penentu awal dan titik akhir seseorang.


Orang-orang suci berdiri menyambut kedatangan Dewa Arthur.


Dewi-Dewi khayangan yang begitu cantik, lemah lembut, berdiri dengan sangat trampil ingin memikat kehadiran sang Dewa pujaan.

__ADS_1


Dewa Arthur adalah Dewa yang sangat di hormati, dan begitu agung. Ketampanannya, sangat memikat.


Kehadirannya begitu di sambut, sorak sarai Alam Nirwana begitu meriah.


Kehidupan yang begitu damai dan tentram, menjadi lebih hidup dan berwarna kembali atas kehadirannya.


" Hidup Dewa Arthur! Hidup Dewa Arthur! "


Arthur tersenyum, dan mengangkat tangannya, mengisyaratkan untuk berhenti.


Setelah itu, selang beberapa saat.


Arthur mengeluarkan sebuah sihir, dan membuat sebuah pagoda yang sangat besar.


Semua Dewa dan Dewi alam Nirwana sudah mengetahui, Jika Pagoda di bentuk. Maka akan ada sesuatu hal yang besar akan terjadi.


Tiap lapis pagoda memiliki segel tersendiri.


Setelah beberapa saat, munculah Agares dan pasukan para iblis di dalam pagoda.


Semua penghuni Nirwana merasa sangat terkejut.


" Dewa Sialan!!! Berani beraninya kau membawa kami ke alam Nirwana " Gertak Agares begitu Emosi.


Sebuah serangan di luncurkan menghantam pagoda.


" Kau tidak akan pernah mampu menghancurkan Pagoda ini Agares! Ini alam Nirwana.. Tempat penghukum dan penghancur, semua awal dan akhir berada disini. " Ujar Dewa Arthur begitu tegas dengan aura tatapan mata yang begitu tajam.


" Ha. ha.. ha... Kau merehmakanku Dewa Agung!!!" teriak Agares menggelgar "Aku Agares tidak akan pernah gentar dan takut, apa lagi tunduk di hadapanmu. " Tangannya di angkat dengan sangat cepat, dengan jari telunjuk, menunjuk tajam ke arah Dewa Arthur berada.


Angin berhembus begitu kuat. Suasana pagoda menjadi mencekram. Sengatan sengatan yang terlihat bak petir menjalar menyambar bagian pinggir-pinggir Pagoda.


" A-apa yang terjadi? " ujar para penghuni Nirwana terkejut.


Arthur menajamkan matanya.


Agares telah mengumpulkan seluruh kekuatan energinya.


" Kalung Permata Biru ini sekarang berada di tangannku! Dan berkat kalung ini, kekuatan Alam Nirwana, tidak akan pernah berhasil menyegel kekuatanku. Ha... ha.. ha!! "


Dengan sangat terkejut, Arthur memberi perintah.


" Berlindung dan menjauhlah! " teriak Arthur mengarahkan para penghuni Nirwana.


" heh, Aku telah meremehkanmu..!" Ujar Arthur menggertakkan giginya. Tubuhnya berdiri.


" Bunyikan Lonceng!! " Teriak Dewa Arthur menggema.


" Apa? Ini tidak mungkin"


Dewa dan Dewi Alam Nirwana merasa panik. Jika lonceng di bunyikan, keadaannya sudah sangat darurat. Mereka semua berhambur berusaha melindungi diri masing masing.


Lonceng Abadi telah berdenting.


Suara yang begitu memekakan telinga, terdengar di setiap penjuru dan lapisan langit


Lonceng ini di gunakan untuk menandakan Pemberitahuan besar yang buruk akan terjadi.


KERAJAAN LANGIT


Raja Zhen yang saat ini , berada di aula pertemuan para Dewan Mentri Kerajaan langit, menghentikan kegiatan tersebut ketika mendengar dentingan lonceng yang begitu menggema.


" Lonceng abadi berbunyi, Kita harus bergegas ke alam Nirwana yang mulia! " ujar salah satu mentri.


" Baik, persiapkan segala bantuan!"


.

__ADS_1


#Ayo jangan lupa,, Like, komen, dan votenya okey !!!!


Terimakasih.


__ADS_2