
Seakan tersengat listrik, Pemuda tersebut melepaskan genggaman tanggannya.
" Kau tidak apa-apa? " tanya pemuda tersebut.
Gween pun menatap ketiga pria yang sangat tampan di hadapannya dengan mata tak berkedip, seakan dirinya habis melihat seorang Dewa.
" Tidak "ujar Gween datar
" Hati-hati... " ujar Pangeran Avery setengah berbisik.
Ia, dirinya adalah Pangeran Avery, dan di sampingya ada Pangeran Griffith dan juga Pangeran Edgar. Ketiga Pangeran tersebut menatap Gween dengan senyuman.
Gween menjauh dari ketiga Pangeran tersebut.
Gween merasa aneh dengan respon dirinya. Tubuhnya seakan mendapat sengatan listrik, Dada berdetak sangat cepat. Seakan merasakan sesuatu yang hilang telah kembali.
" Sudahlah, mungkin karena aku sedang gugub saja " ujar Gween menetralkan perasaannya.
Sementara itu. Pangeran Avery merasakan ada yang aneh dengan sentuhan barusan.
Ia meraba tangannya dengan pelan, ada perasaan aneh, dan dekat.
" Ada apa? Kenapa matamu tak henti-hentinya menatap gadis itu? " ujar Griffith menyapa Avery.
" Tidak.. hanya saja dia.... " Pangeran Avery sangat bingung menjelaskannya.
" Jangan bilang jika kau tertarik dengannya !!" serga Pangeran Edgar.
Pangeran Avery terkejut, lalu menyunggingkan senyumnya.
__ADS_1
______
"Raja Thedors dan keluarga istana telah tiba" ujar seorang Prajurit.
Di dekat sang Raja, berdirilah Panglima Avyram yang gagah.
Sementara itu, Rose berjalan berdampingan bersama Permaisuri Kerajaan Thedors.
Semua orang menunduk hormat, Gween yang kaget akan kehadiran kedua orang tuanya, menyembunyikan diri.
Saat hendak berlari ke arah lain.
Gween kembali menabrak seseorang.
Kepala Gween tak sengaja kepentok sesuatu yang sangat keras.
" Aww.... " Ringis Gween menahan sakit di kepalanya, setelah itu matanya kini menatap sosok laki-laki Dewasa berjubah emas, dengan tubuh yang lebar dan tegab, beserta atribut yang melengkapi tubuhnya. Matanya kini menatap dalam Gween .
" Mengendap-ngendap, seperti pencuri "
Gween yang tersinggung dirinya dikatakan seperti pencuri balik membalas ucapan laki-laki tersebut.
" Tubuhmu menghalangi jalanku, kau tau.. atribut sialanmu itu melukai kepalaku. " ujar Gween menunjuk jidatnya yang sedikit memerah.
" ....minggir " Laki-laki tersebut melewati Gween begitu saja.
" Kau...!!! menyebalkan " gertak Gween begitu kesal.
Hari ini dirinya betul-betul sangat sial.
__ADS_1
Pertama menabrak seseorang, akan tetapi orang tersebut begitu sopan.
Yang kedua lagi-lagi menabrak seseorang, tetapi orang tersebut amatlah menyebalkan dan tak berperasaan.
Ck.. Gween sungguh sangat tak menyukainya.
.
Ibu kota Thedors sangatlah ramai, kemeriahan Festival ini, mengundang banyak pengunjung dari seluruh dunia .
Kecantikan para wanita di Acara Festival Negeri Thedors menjadi pemikat para Bangsawan dan juga Kerajaan tetangga.
Berbagai penjual ikut merayakannya, dengan mendirikan sebuah stand makanan besar-besaran. Mereka sangat antusias, berkat Festival ini, kehidupan ekonomi mereka cukup terbantu.
Sampai di sebuah Stand yang menggugah selera Gween.
Gween sangat penasaran. Semua orang membicarakan stand tersebut. Yang katanya sangat populer dan melegenda.
" Makanan apa yang di jual disana? " gumam Gween, untuk mengobati rasa penasarannya,akhirnya Gween menghampiri pemilik stand tersebut. Gween yakin, mereka adalah pendatang, yang ikut memeriahkan Festival ini.
Beruntung ini giliran Gween yang mengantri.
" Permisi.. Apa kalian penjual di kedai ini? " tanya Gween sopan. Kedua orang yang seumuran dengan orang tuanya tersebut pun menatap Gween bersamaan.
Mereka adalah An feng dan Juga Yuri.
Yuri menatap Gween sedikit terkejut, penampilannya mengingatkan ia akan Tuannya Azoya. Sama persis, ia bercadar. Sorot matanya pun begitu hampir mirip. Yuri tau betul, seperti apa Nonanya itu, meskipun bercadar, sorot mata itu selalu di sampingnya bersama bertahun-tahun.
" Iya Nona.. Silahkan Nona pilih Mau menu yang mana yang hendak Nona pesan " ucap Yuri ramah. Sebenarnya Yuri sangat penasaran dengan Putri yang ada di hadapannya saat ini. Mengapa Sorot matanya begitu mirip dengan Nonanya Azoya.
__ADS_1
.
.# JANGAN LUPA, LIKE, COMEN, VOTE NYA YA!!!!!