TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
Kalung Dimensi !


__ADS_3

Pagi yang cerah, setelah kemarin Azoya berhasil menemukan petunjuk tentang Energi Qi, hari ini ia berencana untuk memulai sebuah rencana.


" Yuri, untuk beberapa hari aku akan mulai berkultivasi, jangan ada yang menggangguku , lebih baik kau berjaga jaga saja di luar. Jangan biarkan siapapun masuk , termasuk Pangeran sekalipun " ujar Azoya tegas


" Baik nona, Semoga nona berhasil " Yuri pun melenggang keluar.


" Misiku sekarang meningkatkan kekuatan jiwa yang ada di dalam diri Azoya yang sebenarnya" ujarnya


Azoya pun mulai berkultivasi,


dengan duduk bersila, ia mulai berkonsentrasi memejamkan matanya.


Awalnya ia ragu, tapi ia harus mencoba.


Di dalam raga yang sudah ia tempati, sebenarnya Azoya sering merasakan seperti ada kekuatan yang asing, dan ia tak tau cara mengeluarkannya, itulah kenapa ia bertekat untuk memplajari Energi Qi dan memperdalam pengetahuannya. Walaupun itu sedikit aneh menurut pandangannya, karena ia sendiri berasal dari dunia modern, yang kurang mempercayai hal hal seperti ini. yang sering ia dengar dalam kultivator china, xuanhuan, sedangkan Azoya sendiri, berasal dari budaya luar .


Semenjak, ia melihat kekuatan itu secara langsung pada saat di Arena Pertarungan, ia merasa yakin. dan semakin bertekad.


Satu persatu cahaya melingkar mengitari tubuhnya,


Azoya merasakan seperti ada tekanan dalam pada dirinya.


Tubuhnya kini gemetar, dan mengeluarkan banyak keringat.


Hampir setengah jam ia berkultivasi.


" Ketemu !!" gumamnya dalam hati.


5 Element kini berkumpul, Air , api, tanah, logam, kayu ! dan menjadi satu kesatuan.


" Dengan kemampuanku melakukan teknik spiritual, akan memudahkan bagiku untuk menggabungkan beberapa elemen dan melepaskan elemen yang berlawanan " gumam Azoya dalam hati


" Berhasil* !!"


Tiba-tiba saja, cahaya itu mulai melesat menabrak pertahannannya.


"uhukkk..uhukkk " Azoyapun terbatuk batuk, menahan sesak yang teramat pada dirinya.


" A..apa yang terjadi !" gumamnya


Syuuuttthh......

__ADS_1


Sebuah cahaya emas keluar dari mulutnya, bersinar terang, dan pecah mengudara, seperti layaknya kembang api.


" Uhuukkk.. uhukkk a apa ini ?" lirih Azoya yang kembali terbatuk, dan memuntahkan darah segar yang kentara.


Setelah itu, muncullah sosok laki laki tampan dalam tubuhnya .


"Si siluman...!" teriak Azoya terkejut, " Siapa kau, kenapa kau ada dalam diriku ? " tanya Azoya mengintimidasi


" Salam tuanku, hamba adalah penjaga legendaris, sekaligus perisai kekuatanmu, hamba di bentuk melalui cahaya energi murni "


" Beribu ribu tahun yang lalu, hamba telah melewati serangkaian ujian dari dewa langit, dan berhasil merubah wujud menjadi manusia"


" Ada pertanyaan lain yang ingin aku tanyakan, sepertinya kau sudah lama berada di dalam tubuhku ini, kenapa kau baru keluar hari ini ?" tanya Azoya menyelidik.


" Karena, Tuanku sudah kembali !" ucapnya tersenyum manis


" Tuan ? " gumam Azoya dalam hati, " hmm sudah lah. Siapa namamu ?" tanya Azoya menyelidik


" Hamba belum punya nama tuan, jika tuanku berbaik hati, tuan bisa memberiku nama !"


" Karena kau adalah sebuah cahaya , maka namamu adalah Sun "


" Terimakasih tuan, hamba sangat menyukai nama itu." ujar Sun tersenyum sumringah.


" Apa itu Kalung Dimensi ?" tanya Azoya yang masih bingung.


" Kalung dimensi adalah, dunia yang berbeda dari dunia yang kita tempati sekarang nona, di dalam kalung itu, ada sebuah tempat tinggal, yang sangat lengkap, dan disana memiliki kurun waktu yang berbeda dari dunia nyata. Dan sangat bagus untuk seorang kultivator untuk berkultivasi , di karenakan untuk menjadi seorang kultivator hebat, kita membutuhkan waktu yang sangat lama. sedangkan, di dalam kalung dimensi, hanya membutuhkan waktu beberapa jam, atau satu hari saja..( 1 hari di kalung dimensi\= 1 jam di dunia nyata, 1 bulan di dunia dimensi \= 1 hari di dunia nyata ) " jelas Sun .


" Baiklah sun , ajaklah aku untuk masuk ke dalam Kalung dimensi ini " perintah Azoya


" Tuan hanya perlu memegang bandulnya, dan ber ucap dalam hati, jika tuan ingin masuk ke dalam ruang dimensi" jelas Sun kembali


" Hem. baiklah aku mengerti.."


Azoya pun mulai mempraktekkan apa yang telah Sun ajarkan.


Dan saat ini, tibalah Azoya di dalam ruang dimensi tersebut.


Terlihat hamparan rumput hijau yang sangat luas, dan bunga bunga mekar yang sangat indah, di arah kejauhan, Azoya melihat sebuah kastil yang besar.


" Itu rumah siapa Sun ?" tanya Azoya bingung

__ADS_1


" itu semuanya milikmu tuan " ujar Sun


" Hah..! " sungguh Azoya terkejut, ia benar benar takjub, di dalam sebuah kalung, terdapat tempat tinggal yang sangat mewah.


Azoya pun berjalan, dan hendak memasuki kawasan kastil tersebut.


Syuttt...


"Siapa kau ?" tanya seekor burung besar berwarna Merah ke emasan yang saat itu langsung turun dari penjagaannya. dan menatap pada Azoya tajam.


" Dia adalah Tuan kita, beri hormat !" ujar Sun tak kalah tajam.


" Ma..maaf tuan, hamba sunggub tidak tau. Hormat hamba tuan " ucap burung besar tersebut tertunduk.


" Baiklah, ohh ya, rasanya sangat risih sekali di panggil tuan, memangnya aku ini laki laki apa di panggil tuan.. ck. mengesalkan sekali, mulai sekarang panggil saja Azoya" ujar Azoya tegas, dan berlalu.


" Ba..baik Azoya " ujar mereka serentak


Tiba tiba saja kini Azoya menghentikan langkah ya.


" Siapa namamu ?" Azoya menoleh dan menatap tajam burung tersebut


" Saya belum punya nama, tapi saya adalah Burung Phonik legenda" ujar Burung tersebut


" Baik lah, mulai sekarang namamu Sea, karena aku suka laut " ucap Azoya asal, jujur saja ia bingung memberi nama apa.


" Baik Nona, Azoya " ucap Sea bahagia.


" Hei Tuan kita kenapa sangat galak ya ? Apa lagi matanya, rasanya aku merinding. Tapi kenpa wajahnya bercadar ?" Ujar Sea penasaran


" Kehidupan Tuan kita ini sangat panjang, dan kau tau ? Kau akan terkejut nanti saat mengetahui Tuan Azoya kita yang sebenarnya " ujar sun , menyunggingkan senyumnya, dan menatap punggung Tuanya itu.


Azoyapun masuk kedalam kastil, ia berkeliling, tampak sebuah ruangan yang sangat besar, di lengkapi dengan perpustakaan terlengkap, dan sebuab tempat untuk membuat ramuan dan obat obatan, layaknya seorang Alkemis.


Sungguh Azoya terpukau, ia sangat kagum, karena disini ia memiliki segalanya, jadi ia tidak terlalu susah lagi.


" hem, sebaiknya aku akan berkultivasi, kalian jangan mengganggu " Azoya pun memasuki sebuah ruangan kosong, yang akan menjadi tempatnya berkultivasi.


.


.# " Kayaknya seru yah, Author selipin konflik nanti. bair gak lurus lurus amat gitu xixi..." kalian setuju nggak ?"

__ADS_1


Jangan lupa TINGGALKAN JEJAK >>> LIKE, COMEN, DAN VOTE SEBANYAK BANYAK ya !


TERIMAKASIH !


__ADS_2