
___________________
Lucy berlari tergesa-gesa, dengan cepat membuka sebuah ruangan kosong dimana ia bisa menyembunyikan dirinya.
" Apa yang mereka lakukan disini ?" intip Lucy di sela-sela lubang kecil, ia hampir ketahuan karena memiliki penampilan yang berbeda. Satu persatu benda yang ada di dalam tas kecilnya pun ia raih. Sebuah kaca mata bulat, dan ikat rambut kini ia pasang kembali
Sembari berusaha mengatur dan menetralkan pernapasannya yang begitu tersengal.
" Jika mereka mengetahui identitasku yang sebenarnya, akan sangat berakibat fatal untukku, Ayo Lucy bersabarlah... sebentar lagi, hanya sebentar lagi saja , maka semuanya berakhir" Ungkapnya sembari menyemangati dirinya sendiri
Drap Drap Drap
Langkah kaki dari sebuah pantopel hitam, membuat lantai memeberikan bunyi khasnya.
Ada 7 Bodyguard bertubuh kekar sedang berdiri di depan pintu tersebut.
Lucy yang ketakutan, berusaha menutup mulutnya rapat-rapat.
Saat setelah itu, suara derap langkah kini menghilang, rasanya Lucy bisa bernafas dengan sangat lega.
Tubuhnya kini merosot di balik pintu tersebut.
Setelah beberapa saat,
Lucy mendengar suara aneh yang begitu menggelikan di balik sebuah tembok pembatas dari dalam ruangan.
Suara yang begitu familiar di dengar olehnya
Dengan perlahan, ia memberanikan diri untuk melihat.
Langkahnya tertatih pelan,
Seketika, tubuhnya terpaku dan mendidih.
__ADS_1
Lucy membelalakan matanya saat melihat pemandangan yang begitu tabu di hadapannya saat ini.
Sepasang laki-laki dan perempuan sedang menyatu dan bercumbu begitu mesra, dengan seragam kampus yang terlihat acak-acakan masih melekat di tubuh keduanya.
Kedua orang itu seolah tak menyadari kehadirannya di sana karena telah terhanyut dengan dunia yang telah mereka buat sendiri.
Betapa murka dirinya, tubuhnya bergetar matanya menatap nyalang kedua insan yang pada saat ini sedang bercumbu di hadapannya.
" Dasar Brengsek....! " Teriak Lucy begitu emosi.
Sebuah kursi plastik ia raih, dan dengan cepat ia lempar ke arah dua manusia jalanng yang ada di hadapannya saat ini.
Tapi meleset !
Kedua Orang itu sontak saja mengehentikan aktivitasnya.
Dan dengan peluh yang membajiri tubuh , keduanya sangat terkejut saat melihat sosok Lucy berdiri dengan pandangan membara. Terutama laki-laki yang pada saat ini terlihat begitu terkejut dan gelagapan.
" Lu-lucy "
Beruntung, kursi itu hanya menghantam lantai.
" Dasar Jalaang..... Kalian benar-benar keterlaluan. Dan kau !" Matanya menatap sosok Laki-laki tinggi di hadapannya dengan pandangan yang sangat menjijikan.
" I-ini tak seperti yang kau lihat...." jelas Jerry gugub.
Ia, laki-laki itu adalah Jerry Seta Nicholas.
Kekasih Lucy Jolicia sendiri.
Sudah hampir 1 tahun ini mereka berpacaran.
Plakk.....
__ADS_1
Sebuah tamparan hangat mendarat di pipinya.
" Cih.....Aku bahkan tak sudi mendengar penjelasan darimu. Kau pikir aku buta hah ?" bentak Lucy begitu emosi.
" Bahkan bersenggamma, kau bilang tak seperti yang ku lihat ? Ha..ha..ha.. hebat-hebat " Lucy menepuk tangannya sendiri.
" Berani sekali kau menamparku " Jerry menatap nyalang Lucy dengan perasaan tak terimah . " Kau pikir kau siapa ! Jerry meraih tangan Lucy, dan matanya menelisik tiap sudut dari penampilan yang Lucy miliki.
" Heh, hanya laki-laki buta yang tertarik dengan perempuan sepertimu. "
ejek Jerry , dan berhasil menyakiti perasaan yang Lucy miliki. Iya tak menyangka, laki-laki yang selama ini sangat baik dengannya, yang dirinya anggab sangat berbeda, bahkan menghargai sosoknya sebagai perempuan, sedikitpun tak menyentuhnya, ternyata tak lebih dari laki-laki brengsek bermuka dua.
.
VISUAL GARENDRA ADMAJA !
Garendra versi sekarang !
### AYO .... LIKE .....KOMEN..... VOTENYA .....JANGAN KELUPAAN YAH !!!!
Semoga suka Visualnya.
( Author mau nanya, Visualnya sudah sesuai imajinasi kalian atau tidak ? "
__ADS_1
Kalo tidak. Author mohon maaf. Karena gk bisa Ketemu Visual yang pas.