
Setelah itu, Edgar yang merasa transfer energi dari Sang Bunda telah mencapai batas, ia membawa Griffith untuk menghadap sang Ayah.
" Sepertinya sudah tiba waktunya kami harus segera pergi Ayah. Semua telah mencapai batas dan lorong demensi telah di aktifkan" ucap Pangeran Edgar sembari menatap sang Dewa dengan pandangan meyakinkan.
" Baiklah, persiapkan diri kalian karena pada saat ini, Bunda kalian telah terlebih dahulu mentransfer jiwanya. Dan kini telah memasuki alam bawah sadar dari Pangeran Avery sendiri" tegas Dewa Arthur sembari menatap kedua Pangeran dengan tatapan serius.
Segera kedua Pangeran mengangguk dan menuju pintu Lorong Dimensi.
Beda hal dengan Dewi Zoya, kedua Pangeran berangkat dengan membawa tubuh dan jiwa yang mereka miliki.
Kilauan cahaya berputar-putar di sekitar lorong dimensi.
Dan seketika kedua Pangeran pun menghilang.
Semua keluarga Inti Nirwana merasa cemas. Mereka berharap misi ini berhasil.
Flashback off
Alam Bawah Sadar
" Kakak ?" Teriak kedua Pangeran menghampiri Garendra.
" Arghhhh. " Garendra perlahan memicingkan matanya sembari menahan sakit dan melihat keberadaan kedua Pangeran.
" Ka-kalian siapa?" ucapnya tertatih .
" Apa ?" Kedua Pangeran Syok mendapati Pangeran Avery tidak mengenali mereka.
Sosok Zoya yang berada di jiwa manusia perlahan berkilau. Kedua Pangeran melihat itu
__ADS_1
" Bu-bunda ?" Teriak Edgar dan Griffith serentak.
Garendra yang pada saat ini merasa kebingungan, tiba-tiba saja putaran di kepalanya semakin sakit dan terasa sangat sakit.
Cahaya semakin bersinar dan Zoya yang pada saat ini terluka parah seketika berubah bentuk menjadi tampilan seorang Dewi.
Zoya yang berhasil mentransfer jiwanya pun tersenyum dan menatap ke arah Garendra yang tak lain adalah Pangeran Avery sendiri.
Segera ia menyentuh kepala Garendra dan memulihkan ingatannya kembali.
Seketika, rasa sakit di kepala Garendra berangsur-angsur menghilang.
Ia mengingat semuanya, dan orang yang pada saat ini ada di depan matanya.
" Bunda " Garendra pun memeluk Dewi Zoya , ia tak menyangka orang yang terluka tersebut merupakan Bunda Dewinya sendiri.
" Apa kau baik-baik saja Pangeran ? Kami semua di Nirwana sangat mengkhawatirkan keadaanmu " ucap Pangeran Edgar merasa sangat cemas .
" Aku baik-baik saja" Pangeran Avery melepas pelukannya, dan menatap Ibu dan Adiknya secara bersamaan.
Seketika Pangeran Avery mengingat kembali insiden yang terjadi terakhir kalinya.
Ia mengingat misi yang telah ia dan kedua Pangeran lakukan pada saat di Nirwana, untuk mengetahui masa depan Dewi Zoya, yaitu Bunda mereka sendiri.
Menyadari itu, Pangeran Avery merasa bersalah karena telah membuat seisi Nirwana khawatir.
" Bunda, maaf ! Aku..." Ucapan Pangeran Avery teputus, seketika Zoya menghentikan ucapannya.
" Apa yang terjadi semuanya sudah terjadi, yang terpenting saat ini Putraku baik-baik saja " Zoya dengan lembutnya menenangkan Pangeran Avery, yang saat ini merasa bersedih.
__ADS_1
" Kami berdua minta maaf kak, karena kami lah kau masuk ke dalam galaksi hitam itu " Ucap Pangeran Edgar dan Griffith pun mengangguk karena merasa bersalah.
Pangeran Edgar sadari, saat itu karena teledor Totem tersebut tiba-tiba aktif.
" Sudah saatnya kita kembali ke Nirwana " Dewi Zoya meraih telapak tangan Putranya dan bersiap untuk kembali Ke Nirwana kembali
Sesaat kemudian Pangeran Avery tersadar,
" Tidak Bunda, tidak untuk saat ini aku belum bisa ikut ke Nirwana"
" Ada apa nak ?" Tanya Dewi Zoya kaget, seolah ada hal lain yang sedang di jalani oleh Putranya itu.
Kedua Pangeran pun terkejut, karena Pangeran Avery menolak kembali ke Nirwana.
"Bunda, aku harus menyelesaikan sesuatu dan itu sangat penting, semua ini ada kaitannya dengan kakek " Jelas Pangeran Avery yang mulai sadar akan sesuatu
Zoya yang bingung pun terkejut, dan seolah menantikan penjelasan dari Putranya itu.
Kakek, siapa ? batinnya bertanya
Bahkan kedua Pangeran pun ikut penasaran mereka berharap Pangeran Avery menjelaskannya.
Akhirnya Pangeran Avery pun menjelaskan semuanya, tentang dimana ia berada saat ini . Serta raga dan jiwanya yang saat ini telah menyesuaikan diri berubah bentuk menjadi manusia.
____
Next Chapter !!!
Jangan lupa, LIKE , COMENNYA YA !!
__ADS_1