TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S3 : Episode 4 " Berita Besar"


__ADS_3

" Selamat pagi ! Sepertinya pagi ini begitu membahagiakan. Ah.. umur setua ini ternyata masih bisa di percaya untuk bisa berdiri tegak di hadapan kalian semua ya" ujar Tuan Admaja ramah dan begitu berwibawa, semua orang menanggapi dirinya dengan sebuah senyuman .


" Mungkin di antara kalian bertanya-tanya. Kenapa Perusahaan Pt.Admaja.Giant ini mengadakan Konferensi pers besar-besaran seperti ini, dan oh iya" Tuan Admaja melirik seseorang yang saat ini duduk sejajar dengannya." Sosok anak muda bersamaku saat ini menjadi alasan yang sebenarnya. Kalian mungkin tak pernah melihatnya selama ini, tapi dirinya ini sudah begitu sangat berharga bagiku. Ayo nak " Tuan Admaja mengajak Garendra untuk berdiri.


" Namanya adalah Garendra Admaja, Tuan muda satu-satunya dari Kediaman Admaja, tepat pada saat ini berusia 21 tahun. Mulai saat ini, kalian harus menghormati keberadaanya, sama seperti kalian menghormatiku" ujar Tuan Admaja begitu jelas dan lantang.


Semua orang begitu terkejut, pasalnya Tuan Admaja tak memiliki seorang penerus, banyak yang mempertanyakan status sebenarnya dari Garendra sendiri.


Tapi, Tuan Admaja tak peduli. Ia tak menggubris dan menjawab rasa penasaran mereka semua. Baginya itu tidak penting, karena apapun bisa ia lakukan dan memutuskan sesukanya , karena kekuasaan yang ia miliki adalah kekuasaan miliknya dan ia berhak melakukan apapun.


" Apa yang menjadi pertanyaan kalian, saya harap kalian bisa menyimpannya dalam-dalam . Kali ini, selama Konferensi pers ini masih berlangsung, satu hal lagi yang sangat penting akan saya sampaikan secara langsung di hadapan kalian semua" Tuan Admaja berhenti sejenak, dan kembali melanjutkan pembicaraannya.


"Penerus Pt.Admaja.Giant akan jatuh sepenuhnya kepada Cucuku Garendra Admaja . Apapun yang menjadi keputusanku adalah mutlak"


Suara lantang Tuan Admaja begitu sangat menggema, dan microfon tersebut berdenyit memecah keheningan. Konfersensi pers tersebut kini resmi di akhiri.


Semua orang tampak terkejut, pengumuman besar tersebut berhasil menjadi trending topik utama pada acara Konferensi Pers yang di adakan besar-besar secara langsung di seluruh stasiun tv pada hari ini. Seluruh media berbondong-bondong meliput berita besar tersebut.


Berbagai kolega bisnis dunia dari luar negeri, dan berbagai negara menyaksikan Konferensi pers tersebut.


Di sisi lain, seorang Pria paruh baya terbatuk-batuk setelah mendengar pengakuan dari Tuan Admaja sendiri.

__ADS_1


" Bagaimana mungkin... Anak ingusan itu yang akan menjadi penerus Admaja.Giant" geramnya dalam hati sembari mengepalkan tangannya cukup kencang. Dirinya begitu tak terima akan keputusan yang Tuan admaja sampaikan. Yang tak lain adalah adik Kandung Tuan Admaja sendiri, Tuan Baskoro.


Dan bahkan banyak mata tak setuju akan keputusan tersebut. Tetapi ada juga yang merasa senang, karena Perusahaan besar ini akan memiliki seorang pewaris.


Nilai, Tuan Muda Garendra sendiri menjadikan semua orang sangat penasaran . Dan banyak yang mempertanyakan kemampuan seperti apa yang dimiliki oleh anak ini, sehingga bisa membuat Tuan Admaja mempercayai dirinya.


Sosoknya yang baru saja muncul di muka umum dan di berbagai media, kini telah menjadi sorotan, pebisnis muda yang memiliki ketampanan yang luar biasa kini berhasil menyihir semua mata masyarakat yang melihatnya, dan tak hanya itu, sebuah perusahaan besar pun begitu penasaran dan tertarik untuk mengetahui kinerjanya.


" Selamat Tuan besar, selamat Tuan Muda " ucap semua orang memberi selamat.


" Garendra, ini adalah Hans, orang kepercayaanku. Dan ini adalah Putranya, Harry, dia yang akan mendampingimu, Harry mulai saat ini, pekerjaan awalmu akan mendampingi cucuku Garendra !" Jelas Tuan Admaja.


Garendra memberikan seutas senyum untuk menyapa semuanya.


" Ada apa dengannya, kenapa sedikitpun tak berbicara " gumam Harry dalam hati sedikit penasaran. Dari awal pertemuan sampai di atas podium. Harry tak pernah mendengar sedikitpun suara dari Tuan muda Garendra sendiri. " Apa Tuan muda hanya bisa tersenyum, atau dia ini bisu? " begitulah Harry berkelana dengan pikirannya sendiri.


Dan Garendra sedikit kaget, atas apa yang ia dengar.


Garendra terkejut.


" Apa dia membicarakanku " gumam Garendra dalam hati, dan sedikit menajamkan matanya

__ADS_1


" Wah. kenapa dia balik menatapku. Tatapan matanya itu, sungguh menakutkan. Apa Tuan muda Admaja ini bisa membaca pikiranku " ucap Harry kaget, dan ketakutan dalam hati.


Garendra pun terkejut, ternyata benar dirinya bisa membaca pikiran orang yang ada di hadapannya saat ini. Tapi kenapa selama ini , ia tidak merasakan apapun kepada Tuan Admaja sendiri. Bahkan perasaan aneh ini, hanya bisa di lakukan saat membaca pikiran orang lain saja.


Garendra berusaha untuk tenang , agar tidak di ketahui.


" Halo, kau sedang menatapku " Ucap Garendra santai, dan berhasil membuat Harry tersentak.


Ia kaget.


" Ma-maaf saya hanya kagum dengan kepribadian yang anda miliki tuan" ucap Harry berbohong.


" Cih, kau bahkan mengatai diriku bisu barusan" guamam Garendra tak suka dalam hati dan mencela orang yang ada di hadapannya saat ini.


" Apa ini, apa Tuan muda mengetahui aku sedang mengatainya" Harry berusaha menepis pikirannya itu,


Garendra yang melihat ekpresi ketakutan Harry, sedikit menyunggingkan senyum puasnya.


.


# Jangan lupa, Like, Komen, dan Vote.

__ADS_1


__ADS_2