TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S3 : Episode 23


__ADS_3

Harap tinggalkan jejaknya terlebih dahulu !!


__


Ketiganya berjalan memasuki ruangan.


Viola yang melihat Jerry masuk, langsung menghampirinya.


Ia sengaja memanas-manasi Lucy dengan menggenggam pergelangan tangan laki-laki tersebut.


Lydia yang melihat Viola sangat menempel dengan Jerry mengernyit bingung.


" Vi, kalian berdua...."


" Em, kita berhubungan." Jawab Viola dengan percaya diri, sementara itu Jerry langsung menoleh ke arahnya.


" Apa yang kau lakukan ?" ucap Jerry menatapnya.


" Kenapa, aku sangat merindukanmu " ucap Viola manja.


" Bro, Kalian pacaran, terus si Lucy bakalan di kemanain ?" bisik Zaki sembari tertawa mengejek.


" Heh, apa kalian bisa diam"tatap Jerry tajam

__ADS_1


" Sorry hanya bercanda, jangan serius gitu lah. " sahut Zaky santai.


" Jerry sama anak cupu itu sudah berakhir, ngapain kalian bahas lagi. Lagi pula bagus dong mereka putus, Jerry terlalu sempurna gak pantes pacaran sama anak cupu itu, " seru Viola sembari mendekap pergelangan tangan Jerry manja.


" Emang cocoknya kalian berdua, lagi pula Jerry mana cocok dengan anak cupu itu , bisa besar kepala dia . Lagian ngapain sih lo harus pacaran sama anak kampungan itu dulunya" Ujar Lydia menatap Jerry sinis.


" Apa urusannya sama kamu ? Bukan urusan kalian semua, " Jerry melangkah sembari melepaskan dekapan Viola di tangannya.


Ia pun menuju tempat duduk di mana Groub matahari berada, dan Kedua temannya pun ikut menyusul langkah Jerry, Tapi Victor sedikit menoleh ke arah Viola dengan tatapan sinisnya.


Viola yang melihat tatapan itu, mengernyit bingung.


Victor mengetahui persahabatan antara Viola dan Lucy, disini meskipun teman-temannya memandang sebuah tingkat martabat dan kepopuleran, ia tak pernah memandang kecupuan seseorang, Victor diam-diam sangat menyukai Viola karena sifatnya lemah lembut dan mau berteman dengan Lucy yang apa adanya, sehingga membuatnya sedikit kagum dan timbul rasa. Tapi tak di sangaka olehnya, itu semua palsu.


Yiren yang tak sengaja hendak keluar mengambil sesuatu mendengar itu , melewati dan menyenggol Viola dengan kencang.


" Ups, sorry gak sengaja" tegas Yiren langsung meninggalkan Viola dengan raut wajah kesalnya.


" Dasar sialan, !!! " teriak Viola sembari mengelus bahunya yang sedikit ngilu."


" Aku tau, pasti tu anak sengaja !" tunjuk Viola Emosi.


" Ngapain juga di peduliin" Ujar Lydia dengan santainya.

__ADS_1


Di sisi lain, Yiren merasa puas karena telah membalas perlakuan manusia ular seperti itu.


" Ck, seekor ular sepertimu memang tidak pantas bersahabat dengan Lucy , dari awal aku memang sudah tidak menyukai keberadaanmu" ucap Yiren dalam hati, jujur saja ia baru mengetahui semuanya, ternyata Lucy dan Jerry sudah tidak memiliki hubungan lagi . Yiren mengira, semua itu adalah perbuatan Viola yang selama ini berniat merebut Jerry dari tangan Lucy dengan kebaikan busuknya.


Brak


Bunyi gebrakan meja secara tiba-tiba, berhasil mengejutkan, Lucy.


" Ada apa denganmu ?" ujar Lucy bingung melihat perubahan raut wajah sahabtnya itu seakan menunjukan sebuah emosi kekesalan.


Yiren mendengus kesal.


" Tidak apa-apa" ketus Yiren, Sebuah kekesalan tercetak jelas di kepalanya. Ia sangat jengkel sekali dengan manusia bernama Viola,


" Ada apa dengannya" Gumam Lucy dalam hati.


Semenatar itu, Garendra yang mendengar kebisingan dan suara hati orang di dalam ruangan menutup telinganya rapat2 dengan sebuah Headset nirkabel


Dengan gaya coolnya, ia berusaha keras untuk tidak terlalu peduli meskipun semuanya sangat mengganggu.


.


# Jangan lupa Like Comen dan vote.

__ADS_1


__ADS_2