TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
Sosok Lain (Orang Asing) !


__ADS_3

Tanpa di sadari oleh Azoya, Makluk Alam ilahi mendekat, ingin melahap keberadaan Azoya, dengan cepat, Arthur membuat perisai pelindung, Dan menarik kembali keberadaan Makhluk penjaga itu.


" Dia Pe... " Belum sempat Arthur melanjutkan kalimatnya, matanya kini melihat keadaan sekitar, dimana para Dewa, dan Pangeran dari kerajaan langit berada. Seketika Arthur tidak bisa melanjutkan kalimatnya.


" Dia Permaisuriku, dan juga Tuanmu " iya, begitula kata yang hendak Arthur lontarkan terhadap peliharaannya itu yang telah tertahan di lidahnya.


" Hentikan!! " Arthur menatap tajam, memberi signal pancaran bergelombang terhadap makhluk alam ilahi tersebut, dan tepat menyentak matanya. Dengan cepat, makhluk itu menciut, dan menghentikan penargetannya yang hampir terkumpul.


Bukan tidak tanpa alasan Arthur menahan ucapannya di depan para Dewa. Karena sesungguhnya, jati dirinya sebagai manusia di bumi tidak ada yang mengetahui. Arthur merupakan sosok Dewa yang menyukai kebebasan.


Sebagai Dewa Agung yang amat di hormati, dan memiliki ketampanan yang memikat, statusnya yang menyendiri memikat para Dewi-Dewi khayangan, dan alam Nirwana. Semua Dewi berlomba untuk bisa menempati posisi di sampingnya.


Setelah beberapa saat, keberadaan makhluk Alam ilahi tersebut telah menghilang, kembali memasuki penjagaan di segel lapisan akhir, dari segel mematikan Dewi Nuwa.


Dengan cepat, para Dewa mendekati keberadaan Azoya.


Agares yang menyadari keberadaan para Dewa pun semakin menatap tajam dengan tatapan membunuhnya.


" Para Dewa sialan, Rasakan pembalasan dariku! " Agares melesat dengan cepat ke atas, dan menghempaskan tubuhnya ke tanah, sehingga menimbulkan retakan dan menggetarkan keadaan sekitar.


Dengan cepat, para Dewa lainnya menghindari retakan dari getaran tersebut.

__ADS_1


Azoya yang kini menyadari keberadaan para Dewa di belakangnya, seketika bertanya tanya. Apa yang sebenarnya terjadi.


Sejujurnya Azoya sangat tidak mengetahui hal apapun.


Arthur yang melihat raut wajah kebingungan dari Permaisurinya itu hendak menghampiri, tapi niatnya terputus, dan di sisi lain dari tubuhnya, Pangeran dari Kerajaan Langit menghampiri Azoya.


" Adik Zoya Apa kau tidak apa-apa? " tanya Pangeran Zhou Xuan Zhen cemas yang saat ini telah menunggangi burung Rajawali kesayangan miliknya.


" Aku baik-baik saja, " Azoya memberikan senyum simpul terhadap saudaranya itu.


Melihat itu, Agares dengan cepat memanfaatkan kesempatan untuk menyerang.


Pergerakan penyerangan tersebut ternyata sudah diprediksi oleh Arthur.


Arthur membuat perisai emas menahan serangan tiba-tiba tersebut.


Dengan ilmu pengendali miliknya, Agares terpental sangat jauh.


Setelah itu, Sun dan Sea menghadapi keberadaan Agares.


Dengan cepat, Sun membuat lingkar segel pengunci, untuk mengunci pergerakan Agares yang meresahkan itu. Dengan di bantuan para Dewa.

__ADS_1


Akhirnya Agares tertangkap.


.


Sementara itu, di atas Naga Putih, sepasang kedua mata itu saling menatap.


" Kamu tidak apa-apa? " tanya Arthur cemas dengan merengkuh tubuh Azoya.


Azoya menggeleng, tatapan matanya kini menelisik sangat dalam. Ada perasaan akrab menghampiri dirinya, saat melihat sosok yang kini mendekapnya.


Azoya terdiam sesaat,


" Ada yang terluka ?" Arthur mencoba memperhatikan di segala sisi bagian tubuh Azoya.


"He-hentikan. Bisakah Tuan Dewa ini turun dan melepaskan pelukanmu dari tubuhku , saya tidak apa-apa" Ujar Azoya sedikit merasa risih dan malu,


" Apa? " Arthur terkejut, bagaimana bisa Azoya berbicara seperti itu terhadapnya.


Tanpa Arthur sadari, Azoya tidak menyadari siapa dirinya. Meskipun ada rasa kenal yang sedikit membingungkan perasaannya. Azoya mencoba menepisnya. Bagaimanapun Orang yang ada di hadapannya kini adalah orang yang Asing baginya.


(Jangan lupa di like, komen, dan votenya iya?,

__ADS_1


Tks.


__ADS_2