TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 : Memandang Rendah!


__ADS_3

### SILAHKAN TINGGALKAN JEJAK TERLEBIH DAHULU____


.


.


🍂🍂


Setelah Pangeran Helios memutuskan keputusannya, baik Raja maupun Panglima, tak bisa berkata-kata lagi.


Panglima Avyram tak menyangka, jika Helios bisa mencintai Putrinya Gween.


Panglima Avyram sendiri merasa lega, jika Pangeran Helios sendirilah yang memutuskan jika Gween akan menjadi Permaisurinya. Semua orang sangat tak mempercayai hal yang sangat mengejutkan yang terjadi pada hari ini.


Panglima Avyram sendiri tidak akan takut untuk melepaskan Gween. Karena Panglima bahagia jika Helios dan Gween saling mencintai, bayang-bayang buruk tentang selir Helios, sudah tak mengganggu pikirannya.


Gween yang meilhat rona bahagia dari wajah orang tuanya, setelah mendengar penuturan Pangeran Helios, mati kutu.


Di kursi kebesarannya, Raja sedang berdiskusi dengan Permaisuri, ada perdebatan kecil di dalamnya.

__ADS_1


Permaisuri meyakinkan Raja, jika Gween adalah yang terbaik untuk Helios, Gween adalah pilihannya sendiri, dan juga pilihan Pangeran Helios.


Setelah beberapa saat melakukan diskusi, Raja terdiam tidak bisa berkomentar.


Sebenarnya Raja tidak bisa menerima keputusan Helios yang terkesan terburu-buru dalam mengambil Permaisuri.


Raja mendengar, Gween adalaah Putri yang tak tau aturan, dirinya hanya tertutup oleh status sebagi Putri seorang Panglima. Ia menyetuji pernikahan ini, hanyalah sebagai seorang Selir.


Tapi tak di sangka olehnya, Helios sendiri yang berani mengangkatnya menjadi seorang Permaisuri.


Dengan mengetahui jika Gween seorang Putri yang tak ada aturan dan didikan. Raja sangat yakin, Gween tidak akan berhasil menjadi Putri dengan tittle terhormat sebagai seorang Permaisuri.


Sementara itu, Gween memandang wajah kedua orang tuanya, disana terdapat rona bahagia.


Di atasnya. Pangeran Helios, menyunggingkan senyum liciknya.


" Kucing liarku... Sekarang kau berada dalam genggamanku" guamam Helios dalam hati. Sembari mengetuk-ngetukkan jarinya.


Sementaran itu di lain sisi,

__ADS_1


" Dia hanya beruntung berada di tengah-tengah kehidupan bangsawan, Dasar Putri tidak tau diri, dia hanya Putri angkat.. Statusnya sangatlah berbeda, seharusnya dia menolak saja, " ujar Para Putri dari Keluarga Bangsawan yang ikut hadir untuk melihat.


" Kau benar, cih... Pasti keluarga aslinya berasal dari kalangan rendah, mungkin saja orang tuanya adalah orang yang tidak mampu karena telah membuangnya"


" Lihat saja wajah menjijikannya itu, ia pasti sangat jelek, cadar tipis yang menggelikan...ihh saya sangat tidak ingin berdekatan dengannya" ujar Para Putri bangsawan tersebut, dengan gaya sombongnya.


" Ck.. Kau pikir kau siapa. Kau bukanlah seorang Putri Sah... " ujar Selir Lianna memandang rendah Gween.


Hellena yang mendengar bisik-bisik dari semua orang yang tidak menyukai kehadiran Gween, merasa senang dan tertawa dalam hati, ia lalu menatap Gween dengan pandangan mengejeknya.


" Silahkan rebut saja semuanya dariku.. Tapi pandangan buruk semua orang akan selalu menghantuimu.." gumamnya dalam hati.


Sebenarnya Gween sangat panas mendengar celotehan mereka semua.


Gween tak bisa menerima, jika orang tuanya mendapat hinaan seperti itu.


Mereka tak tau sama sekali kebenarannya seperti apa.


Tapi, Gween menghela nafasnya, ia berusaha mengontrol emosinya, nama baik Panglima Avyram dipertaruhkan di pertemuan ini. Jika bukan dalam lingkup pertemuan penting, akan di pastikan Gween akan menghajar mereka semua satu persatu.

__ADS_1


" Kalian benar-benar meremehkanku.. Tidak masalah. Kalian hanya iri atas keberuntungan yang aku dapatkan " Gween menatap tajam satu persatu mata yang menatapnya sinis.


# Jangan lupa, like, comen. dan Votenya!


__ADS_2