TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2: Kehadiran Helios


__ADS_3

#### SILAHKAN TINGGALKAN JEJAK TERLEBIH DAHULU#####


🍂🍂


.


Siapa ? lirihnya bertanya dalam hati,


Dengan sedikit mendongak... Gween terkejut.


" He-helios..." Sontak saja, Gween mematung di tempat . Bagaimana mungkin ada Pangeran Helios disini.


Bukankah ia sudah tiada....


Lalu siapa dia ?


Tapi sosoknya kali ini jauh berbeda, Rambutnya putih berkilau, wajahnya bercahaya. Dengan jubah emas yang memukau, sangat menonjolkan sisi ketampanannya.


Gween merasa ini hanya lah halusinasinya saja.


Mana mungkin, batinnya


Helios pun merubah ekspresinya dan tsedikit tersenyum.


Iya pun berjongkok,


Wajahnya kini saling berhadapan.


" Aku mendengar semuanya " lirihnya pelan, sembari menatap manik mata yang sedang memerah.


Jarak keduanya sangat dekat.


Gween merasa Jantungnya semakin berpacu kencang.


" A-apa ini " gumamnya dalam hati sembari meraba dadanya yang sedikit memberikan respon aneh pada dirinya.


Iya sangat kaget.


" He-helios.. ?" Ucapannya terbatah, seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


Helios pun mengangguk,


Gween yang masih tak percaya, memastikan sesuatu.


Langsung saja Gween menyentuh perut Helios. Dan mendorongnya,


Iya teringat, saat itu Helios sedang terluka.


Dengan sisa air mata yang masih membekas, dan rasa yang masih menyelimutinya.


Tanpa permisi, Gween meembuka paksa baju yang di kenakan Helios.


Tapi.. alangkah terkejutnya Gween. sama sekali tak ada luka sedikitpun yang tergores di sana.


" Ti-tidak mungkin...".


Refleks Gween menjauhkan tubuhnya,


Iya spontan menutup mulutnya seakan tak percaya.


" K-kau... bagaimana bisa, kau...kau....bukan Helios, siapa kau ? " lirihnya. Walau sebenarnya ia sangat berharap, jika orang yang ada di hadapannya adalah Helios.


Helios yang seolah mengerti arti tatapan itu,


Menyunggingkan senyumnya,


Dengan segera, ia menghampiri Gween yang sedikit menjauh darinya.


Helios meraih kembali pergelangan tangan itu. Dengan segera Helios, langsung mendekap tubuhnya.

__ADS_1


Wajah mereka kini saling berhadapan.


" Apa kau khawatir.?"


" A-aku..." Gween sangat gugub, iya tak bisa menjawab


"


" Luka itu sudah tidak ada"


" Ba-bagaiman mungkin..." ujar Gween seakan tak percaya. " Kau bukan Pangeran Helios" lirihnya sembari mengalihkan pandangannya ke arah samping.


Helios meraih wajah itu , dan kembali menatapnya.


"Dengarkan aku " Helios memberi tatapan mata yang sangat dalam, matanya kini seakan berhasil menembus relung hati Gween.


Helios akhirnya memposisikan tubuhnya sedikit tegak, meski dalam ke adaan yang sedang duduk, di atas hamparan rumput hijau yang indah.


" Apa kau tau, seorang Dewa, tak akan pernah bisa mati" bisik Helios dan berhasil membuat Gween tercengah.


" A-apa... Jadi ?"


Helios tersenyum dan menceritakan segalanya.


Flash back on,


Saat kematiannya ,1 hari setelah itu, tanpa sadar Ia terlahirkan kembali dan muncul di Lingkaran Kehidupan Para Dewa.


Di sana ada Dewa Arthur yang sedang menemui dirinya,


Dewa Arthur pun menjelaskan,


jika dirinya adalah seorang Dewa, dan Dewa Tak akan pernah bisa mati, sementara untuk raga yang ada di bumi, pertanda Helios telah melepaskan kehidupan manusianya.


Dan kembali menjadi Dewa seutuhnya. Pada dasarnya, darah Dewi akan mengalir kepada keturunannya sendiri, sehingga Dewi Hayna resmi menjadi manusia biasa.


Setelah menjelaskan semuanya. Akhirnya Helios mengerti,


Bahkan di mulai saat acara penobatan Gween selesai.


Gambaran demi Gambaran muncul di hadapan Helios.


Arthur sengaja membuka tabir di depan Mata keduanya.


Saat itu ,, Heros hadir karena Arthur yang meminta untuk menjalankan sebuah misi rahasia, Heros yang mengertipun mengikuti.


Sekilas rekayasa penyatuan hidup pun di mulai, untuk menguak Rahasia besar yang sebenarnya, dengan mengadakan penyatuan hidup secara terbuka, Arthur sangat yakin , akan memancing kehadiran Helios di sana.


Dan Heros harus membunuh Helios,


" Heros harus mengakhiri hidupmu pada saat itu " ujar Dewa Arthur menjelaskan,


" Kau paham sekarang ?"tegas Arthur menatap Helios


" iya.." lirih Helios pelan." Tapi apa yang terjadi setelah itu ?" Helios masih belum tahu sepenuhnya, karena pada saat pedang menghunus perutnya, ia telah kehilangan kesadarannya.


Arthur memutar kembali semua yang terjadi selanjutnya,


Arthur menunjukan rahasia terbesar selanjutnya, yang di tutupi oleh kedua orang tuanya sendiri.


Helios yang mengetahui hal tersebut sangat terkejut, dirinya tak bisa berkomentar lagi, semua ini adalah hukum alam.


Iya sendiri adalah korban kebohongan, yang di terima karena kesalahan kedua orang tuanya. Dengan sangat terpaksa iya harus tiada. Karena dirinya juga membuat Heros terpisah selama bertahun-tahun dari ibu kandungnya sendiri Selir Rum. Iya juga sangat merasa bersalah kepada Heros. Selama 17 tahun hidup di Kerajaan tapi di sisi lain menyiksa perasaan seorang Ibu yang melahirkannya.


Arthur menampilkan bayang-bayang kesedihan Selir Rum selama ini, Helios akui, selama di Kerajaan, Selir Rum adalah Selir yang sangat pendiam. Iya tak menyangka, jika selama ini Selir Rum menyimpan banyak duka, akibat perbuatan kedua orang tuanya, Raja Thedors dan Permaisuri Hayna.


Helios akhirnya menghela nafas, dan merima apapun yang telah terjadi.


Sekilas bayangan Gween melintas di pikirannya,

__ADS_1


Tapi, Arthur yang mengerti itupun, langsung mengarahkannya ke inti sebenarnya.


" Kau akan menggantikanku sebagai Dewa kegelapan ! Selama 1bulan penuh kau harus menjalani pelatihanmu" tegas Arthur,


Helios pun mengangguk mengerti


" Dan satu lagi, Aku sendiri yang akan melatih kekuatanmu ,tentu saja semua yang ku latih , tidak sama seperti yang ku beri kepada Heros Kau mengerti ?" Tatap Arthur tajam


" Baik"


"Jadi persiapkan dirimu, aku akan melatihmu 10x lipat lebih keras dari yang Heros terima" Ujar Arthur dengan tampang seriusnya tanpa ada rasa kasihan atau ucapan bersalah sedikitpun.


Sementara itu, Helios yang mendengar ucapan Dewa Arthur tersebut , sontak saja langsung membelalakan matanya, sembari menelan paksa ludahnya sendiri.


Tak tau seperti apa pelatihan 10x lipat itu akan di alaminya, iya merinding mendengarnya. Yang jelas selama 1 bulan iya akan menghadapinya.


Kali ini adalah Demi seseorang. Seseorang yang sangat ingin iya miliki.


Iya, dia adalh Gweenievere


" hkhem..." Arthur berdehem mengeraskan suaranya, " Iya tau apa yang sedang di pikirkan oleh Helios " Jika kau ingin mendapatkan Putriku, kau harus bisa berlatih dengan keras. Jika tidak ... kau akan ku tendang langsung dari daftar pendamping Putri Gweenievere dan Menikah saja dengan rakyat kegelapan" Ancam Helioa, sembari berjalan meninggalkan Helioa sendirian


" A-apa ?" sontak saja ucapan Dewa arthur berhasil membuat Helios langsung mematung di tempat


"Sebenarnya Dewa berpihak kepadaku atau tidak.... " ujar Helios sedikit kesal,


Bagaimana mungkin ,setelah sampai sejauh ini iya harus menikahi manusia Kegelapan, yang iya cintai adalah Putri Gweenievere.


Dengan penuh semangat yang menggebu, akhirnya Helios melewati pelatihan 1 bulan itu dengan keseriusan,


Semua demi Gweenievere.


Flashback off.


Masih dalam dekapannya, Gween yang mendengar penjelasan tersebut , tiba-tiba saja wajahnya bersemu memerah.


" Jadi katakan kepadaku, apa kah Putri ini sedang memikirkanku ?" Hellios kembali menggoda Gween.


" A-apa..ti-tidak mana ada " ucapnya Gugub sembari mengalihkan pandangannya, jantungnya semakin berdetak kencang.


" Tapi aku bisa mendengar detak jantungmu " bisik Helios.


Hah....?


Entah karena malu atau iya telah ketahuan.


Gween beranjak,


" Jangan menggodaku " ujar Gween dengan sangat malu, wajahnya berubah merah bak kepiting rebus.


Helios kembali menarik pergelangan tangannya.


Brukhh..


Gween kembali terjatuh tepat di dalam pelukannya.


Helios mendekap tubuh itubdengan sangat erat.


Kedua wajah itu saling berhadapan.


Dengan cepat, Helios membalikan tubuh Gween, sehingga saat ini iya telah di bawah kendalinya.


"Kau tau, kaulah orang yang selama ini aku cintai. Seumur hidupku, hanya ada dirimu." bisik Helios dengan keseriusannya.


" Apa.." Gween menatap Helios lekat


Bagaimana bisa, jika dirinya adalah orang yang selama ini di cintai oleh Helios.


Gween berkutat dengan pikirannya sendiri.

__ADS_1


.


( Silahkan untuk memberi \=\=>>> Like, Coment, dan Vote nya )


__ADS_2