TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 : Kesepakatan Kerjasama


__ADS_3

🍁Selir Agacia Kalandra


Putri Mahkota dari sebuah Kerajaan yang ia taklukan, sebagai pengikat antar kedua Kerajaan.



.


Kehadiran Para Selir Helios tak henti-hentinya menjadi buah bibir.


" Wah... mereka sangat cantik " ujar beberpa orang yang di sana.


Para Selir pun ikut memeriahkan festival.


Sementara itu, Putri Hellena yang melihat kehadiran Pangeran Helios Hayden, membuat dirinya tertarik untuk mendekati.


Wajah tampan dan gagahnya, sungguh sangat memikat .


Saat kehadiran tiga Selir kerajaan tiba, Hellena memandang mereka tak suka.


" Cih... " ujar Hellena mendesis sendiri.


" Ada apa dengam raut wajah mu? " Ujar Hera menyapa.


" Tidak.. apa-apa " Hellena sengaja berbohong, ia tak mau Hera tau jika dirinya sedang mengagumi sosok Helios Hayden.


Panglima Avyram tak Sengaja menangkap sosok ketiga Pangeran.


" Siapa mereka? " ujar Panglima Avyram penasaran. Kehadiran mereka terlihat sangat berbeda. Aura yang sangat mencolok.

__ADS_1


Pangeran Griffith Mars yang menyadari tatapan sang panglima pun menyunggingkan senyumnya.


" Sepertinya kita sedang di awasi " Ujar Pangeran Griffith santai.


" Benarkah... Oh ayolah, kita kemari untuk bertemu Raja Negara Thedors . Semua ini demi ibunda Dewi" ujar Pangeran Edgar sama santainya,


Ia, Azoya menyuruh ketiga Putranya Untuk mempromosikan produk kecantikannya di Negara ini. Negara dimana setiap tahunnya di adakan Festival perempuan.


Panglima Avyram mendekat.


Tatapan seorang pemimpin perang seolah sedang mengintrogasi.


Dengan maksud dan tujuan terperinci, akhirnya percakapan yang memakan waktu beberapa menit itupun selesai.


Disinilah mereka berada, di sebuah Panggung besar. Menghadap sang Raja.


Sosok ketiga Pangeran tersebut menjadi perbincangan hangat.


Para Putri bangsawan dari setiap Kerajaan, bersaing menampilkan kecantikan dari dalam diri mereka masing-masing, untuk memikat para Pangreran yang hadir memeriahkan acara Festival Perempuan tersebut.


Raja Thedors sangat senang atas kehadiran ketiga Pangeran.


Raja Thedors tentu sangat jelas mengetahui . Jika ketiga Pangeran, berasal dari sebuah Kerajaan ternama dan terbesar. Status Putra Bangsawan mereka sangat tinggi. Namun identitas Seorang dewa, tidak ada yang mengetahui.


" Sebuah kehormatan bagi Kerajaan kami, atas kehadiran 2 Kerajaan besar, Kerajaan Naga, dan juga Kerajaan timur " ujar Raja Thedors.


" Ayo Pangeran, Nikmati acara ini " ujar Ramah Raja Thedors.


Pangeran Avery dan kedua Pangeran pun ikut bergabung.

__ADS_1


Pangeran Avery tanpa sengaja bertemu tatap dengan Pangeran Helios Hayden.


Tatapan dingin, tak ada senyum ramah.


Begitupun dengan Pangeran Helios Hayden.


Padahal, pertemuan keduanya adalah yang pertama.


Di sisi lain, Rose berusaha mencari sesuatu. Matanya tak henti-hentinya memandang tiap keramaian.


" Dimana anak itu.. " gumam Rose dalan hati." Gween.. jika kau membuat masalah, lihat saja ibu sendiri yang akan menghukummu " ujar Rose terus mencari keberadaan Putri bungsunya itu.


Oh rasanya Rose gemas sekali dengan putri yang satunya itu, sungguh ingin rasanya Rose mengikat Gween, supaya anak itu diam. Tak menghilang kemana-mana, setiap tahun selalu saja seperti ini.


Rose ingin sekali, berdiri dari sini. Tapi, posisinya saat ini sangat tak memungkinkan. Dimana dirinya duduk bersebelahan dengan Permaisuri Kerajaan Thedors.


Permaisuri sangat dekat dengan Rose, mereka berteman baik.


" Sedang apa? Sepertinya kau sedang mencari sesuatu? " ujar Permaisuri menatap Rose gelisah.


". Benar yang mulia, saya sedang mencari keberadaan Putri saya.. Saya khawatir jika anak itu tidak muncul mengikuti festival ini lagi " ujar Rose malu.


" Apa kah itu Gween? " tanya Permaisuri


" iya yang mulia.. "


" Gween.. Aku sudah lama tak melihat sosoknya yang pemberani itu. Rose.. Sepertinya kau jarang sekali mengajak Gween berkunjung ke istanaku. Hanya Hellena dan Hera saja yang sering datang berkunjung, kemana dia? " ujar Permaisuri bertanya.


" Ah. anak itu sedikit berbeda yang mulia. Dirinya suka kebebasan. " ujar Rose, sedikit malu menceritakan sifat bar-bar dari Putri nya tersebut. Rose berusaha menutupinya dengan hal lain.

__ADS_1


# Jangan lupa Like, Vote, dan komentarnya iya!


(Maaf jika terdapat typo. No edit, gk sempat)


__ADS_2