TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S3: Eps 54 ( Presiden Direktur Zy Beauty Glow )


__ADS_3

Setelah insiden terbukanya cadar tersebut, kini sosok Lucy menjadi perbincangan hangat .


Media seakan menyorot kehadirannya.


Cantik !


Sempurna !


Apakah gadis itu salah satu model ZY.Beauty ?


Atau seorang aktris !


Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan di dalam benak para tamu dan petinggi perusahaan.


Setelah kebisingan terjadi di dalam aula besar tersebut.


Lampu ruangan tiba-tiba saja meredup.


Tiba-tiba, dari sudut ruangan terdengar sebuah langkah kaki.


Tak


Tak


Tak


Sosoknya yang begitu misterius muncul sembari mengeluarkan ke anggunan yang luar biasa.


Auranya begitu kentara, tatapan matanya begitu dingin tapi mempesona.


Cahaya lampu sorot , perlahan mengikuti pergerakannya.


Semua orang tertegun,


Suasan menjadi hening seketika.


Kini seluruh kecantikannya terekspos.


Kulit yang begitu putih, seputih salju.


Semua mata tak berkedip memandangnya.


Para model yang melihat sosoknyapun menjadi ternganga.


Seolah-olah semua kesempurnaan wanita ada padanya.

__ADS_1


Bahkan para petinggi tiap-tiap perusahaan yang bekerja sama dengan ZY.Beauty pun merasa penasaran akan kehadirannya.


Sementara, di sudut lain seseorang merasa jantungnya berdetak kencang, seakan melihat sosok yang selama ini hilang telah kembali.


Lampu aula kini perlahan hidup kembali.


Wanita tersebut telah sampai di atas podium.


Dengan sihir keanggunan dan kecantikan yang luar biasa, sosoknya kini menyapa semua orang yang ada di sana.


Tentunya , ia mengucapkan rasa terimakasih atas kerja sama mereka semua.


Masih di landa kebingungan, atas sosok yang hadir di atas podium.


Seakan mempertanyakan, siapa dirinya ?


Akhirnya, ia pun membuka suara kembali.


" Saya Azoya Presiden Direktur ZY Beauty Glow "


Setelah memperkenalkan siapa dirinya.


Semua orang begitu terkejut, seakan tak menyangka bahwa petinggi perusahaan yang bekerjasama dengan mereka adalah seorang wanita.


Kecantikannya menggemparkan semua orang.


Bagaimana... bagaimana mungkin Ibundanya hadir disini ?


Bahkan mengklaim sebagai petinggi di perusahaan yang diam-diam di dirikan.


Apa yang sebenarnya terjadi,


Lucy ?


( Garendra sekan bergumam untuk dirinya sendiri )


Sejujurnya, Garendra meminta Lucy untuk membantu dirinya menjadi Presiden Direktur perusahaan yang ia dirikan. Tapi siapa sangka ibundanya mengambil alih semuanya.


Bahkan Garendra berpikir , setelah Lucy meletakkan formula di atas podium, Lucy akan memperkenalkan diri kepada semua orang.


Tentu dengan cadar menutupi identitas aslinya.


Tapi karena sebuah insiden terbukanya cadar tersebut, Garendra seolah kembali berpikir, mungkin Lucy marah dan turun untuk menetralkan keadaan dan setelah itu sosoknya naik kembali ke atas podium.


Tapi siapa sangka, sosok lain muncul dan ternyata itu yang tak lain adalah Dewi Zoya sendiri.

__ADS_1


Seakan mendapat sebuah kejutan luar biasa. Garendra ingin naik keatas, tapi tertahan.


Ia hampir lupa akan siapa dirinya, dan sedang berperan apa di pameran launching ini.


Sementara di sudut lain. Tuan Admaja merasakan matanya berkedut dan jantungnya berdetak kencang, seolah kehidupannya yang selama ini suram kini bercahaya kembali.


Ia seakan merasakan ikatan yang dalam.


" Zo..zoya ku...Putriku " lirihnya pelan,


Air mata Pak tua itupun semakin mengalir tiada henti.


Hans yang sedari tadi memperhatikan tak kalah terkejutnya.


Tapi, Hans seakan berpikir logis, dia tak mungkin Zoya Admaja.


Apakah itu kembarannya ?


Bahkan Hans seolah berpikir, bahwa di dunia ini terdapat 7 kemiripan di belahan dunia manapun walau tak sedarah.


Tapi, sosok di hadapannya saat ini begitu mirip, tapi juga begitu sangat cantik dan muda.


Bahkan jika terhitung tanggal kematian Zoya, tidak mungkin wajahnya tidak memiliki kerutan.


Tidak mungkin !


Hans tau, Zoya memiliki umur yang sama dengannya.


Tapi,,,


Hans berkutat dengan pikirannya sendiri.


Sementara Adamaja, menutup kenyataan seolah tidak peduli seberapa lama perbedaan umur anaknya sekarang, ia tetap mengira sosok muda di hadapannya saat ini adalah putrinya.


Di sisi lain, Lucy seolah terkejut.


Dirinya hendak naik ke atas podium tiba-tiba langkah kakinya terhenti.


Lucy sendiri tak menyangka, akan ada sosok lain yang akan menggantikan dirinya sebagai Presiden Direktur .


Apakah..Apakah Garendra dengan cekatan mengganti Pemimpinnya ?


Atau ia mengerti akan posisi dirinya yang tak nyaman atas insiden terbukanya cadar, dan mengerti keadaannya ?


Lucy tak berharap banyak, tapi sangat lega, ia tak lagi menjadi sorotan publik.

__ADS_1


# Jangan lupa like, komen dan vote


__ADS_2