TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2: Tatapan!


__ADS_3

Di saat suasana ruangan menjadi kisruh dan dingin.


Utusan istana tiba Ke Kediaman Dionne.


Mereka menyampaikan perintah, untuk Seluruh Keluarga besar Panglima Avyram untuk segera datang ke istana kerajaan.


Tentang kabar yang menyebar luas di ibu kota, Raja Thedors meminta kejelasan atas berita yang telah menyebar tersebut.


Kerajaan Thedors


Panglima Avyram , Rose, dan ketiga Putrinya telah tiba di istana.


Di aula terdapat Pertemuan Besar.


Para Mentri, dan Keluarga istana telah berada di sana.


" Sebentar lagi.. Sebentar lagi Adikku Gween. Kau tidak akan mendapatkan Pangeran Helios. Dan Aku lah yang akan menggantikan posisimu " gumam Hellena dalam hati.


Panglima dan seluruh Keluarga Kediaman Dionne memberi Penghormatan kepada sang Raja.


Raja meminta semuanya untuk berdiri..


Di saksikan para Petinggi-petinggi, Kehadiran Keluarga Dionne menjadi sorotan.


Terutama kehadiran Gween, yang berada paling belakang.


" Itu Putri bungsu Keluarga Dionne.. " ujar Selir pertama Alceena Jace

__ADS_1


" Selir pertama benar, dia akan di nikahkan dengan Pangeran Helios" ujar Selir Liana.


" Hm.. Jika aku menjadi dia, Aku akan sangat bersyukur" Selir Alceena menatap Gween dengan sangat intens.


" Bersyukur..? Mengapa? " Selir Kedus Lianna bingung, ia mengernyitkan keningnya" Apa bersyukur akan menjadi istri Pangeran Helios? " ujar Liana memastikan.


" Hm... (menggeleng) bukan seperti itu, Apa kau tau seperti kabar yang ku dengar dari salah satu pelayan. Putri Gween bukanlah Putri dari Kediaman Dionne yang sebenarnya.


(Liana mengangguk meng iyakan, pasalnya iya juga mendengar berita sepwrti itu)


" Pernikahan ini adalah cara Ayah Raja mengikat hubungan dengan Kediaman Panglima Avyram. Selama aku tinggal di kerajaan, aku sudah mulai sangat mengetahui karakter dari Raja Thedors yang sebenarnya. Raja hanya ingin mengambil ke untungan dari pernikahan ini, berusaha mengikat kemilliteran sang Panglima yang merupakan seorang Jendral sekaligus. Tentu saja pasukan yang amat banyak dalam genggaman Panglima itulah, yang menjadi incaran sang Raja ... Jika kedua kekuatan itu bersatu. mengikat darah Kerajaan dan darah keturunan Jendral, maka Keluarga Dionne akan di bawah kendali Raja sampai mati, jika Kediaman Dionne melakukan pembrontakan, nyawa adalah taruhannya " jelas Selir Pertama Alceena Jace.


" Kau tau mengapa aku sangat bersyukur jika aku menjadi Putri itu, Karena dia bukanlah Putri kandung Panglima Avyram itu sendiri, melainkan Putri yang di angkat oleh Kediaman Thedors, jadi bisa jadi kemungkinan pernikahan ini tidak akan terjadi, jika pernikahan ini tidak terjadi... Putri Gween tidak akan terjebak dan terperangkat menjadi istri Pangeran berdarah dingin seperti Helios, Aku sangat tidak betah terkurung di dalam Istana inti, kehidupan pernikahan yang sangat memuakan sepanjang hidupku. Pangeran Helios sungguh memperlakukan kita semua bak pajangan hidup " Alceena Jace sangat geram, meskipun posisi Selir pertama sangat lah tinggi, tapi Alceena tak pernah suka di posisi seorang Selir, ia merasa dirinya dan Selir yang lan seperti seorang Selir yang terabaikan.


Tapi tidak bagi Lianna, dia memiliki tujuan sendiri sehingga menerima pernikahan ini.


" Jika pernikahan ini masih akan terjadi.. Aku tidak tau, akan seperti apa nasibnya " ujar Alceena menatap Gween sangat dalam .


Sementara itu Selir Ketiga Agacia Kalandra, ia tak terlalu mempedulikan hal tersebut.


Ingin sekali Kalandra mengatakan, jika Gween memiliki dukungan langsung dari Ibu Suri, dan sepertinya Permaisuri tak bisa mengabaikan keberadaan Gween, Seperti yang Kalandra lihat, sosok Gween sangatlah misterius, pasti ada kelebihan sendiri darinya.


Lawan Raja adalah seorang panglima besar, jika sedikit menyinggung, Jendral akan mencabut segel pasukannya yang tertanam di Kerajaan Thedors. Sudah di pastikan Kerajaan Thedors akan di ambang kehancuran.


Agacia Kalandra tau dengan pasti masalah tersebut, pasti Raja akan sangat hati-hati membatalkan Pernikahan ini, tanpa menyakiti kedua belah pihak. Kecuali jika Helios mendukung rencana pembatalan ini, maka akan sangat mudah baginya memutuskan Pernikahan tersebut. Di lihat dari sisi Panglima, sepertinya Gween adalah Putri yang berharga, meski bukan darah dagingnya, tentu saja Panglima Avyram tidak ingin nasib Putrinya di permalukan disini. Terbukti atas kehadirannya dengan wajah tegas tanpa rasa takut, ia tak menunduk, melainkan menatap Raja tegas.


" Kita lihat saja nanti " gumam Selir Agacia Kalandra santai, sembari memperhatikan segalanya.

__ADS_1


Selir Agacia Kalandra adalah Selir yang berbeda dari kedua Selir Helios, Pernikahan yang di alami olehnya, sama halnya seperti yang Putri Gween alami. Tapi sayangnya, ia adalah Putri sah, seorang Putri mahkota.


Kerajaannya telah di taklukan oleh Kerajaan Thedors, Ayahnya adalah seorang Raja, semua rakyat dan Kerajaannya terpaksa tunduk di bawah kekuasaan Kerajaan Thedors.


Seharusnya ia menjadi Permaisuri dari seorang Pangeran yang telah di jodohkan dengannya, insiden perperangan antar Negara tersebutlah yang menghancurkan segalanya.


Orang yang sangat ia cintaipun, meninggal saat membantu Kerajaannya berperang melawan Kerajaan Thedors. Dengan sangat terpaksa, ia akhirnya di nikahkan dengan Pangeran Helios, sebagai lambang Perdamaian antar Negara sekaligus Kerajaan.


2 Tahun sudah, Selir Agacia Kalandra terikat menjadi selir dengan pernikahan ini, impian seorang Permaisuri bisa bersama kekasih yang paling ia cintaipun lenyap seketika, Kalandra hanya bisa mengubur dalam-dalam kenyataan pahit tersebut, dan hanya bisa terikat sebagai seorang selir, dengan Pernikahan yang Agacia Kalandra sendiri tidak sukai.


Sementara itu di Aula Besar.


Kedatangan Pangeran Helios menjadi Sorotan, Helios masuk dengan aura yang sangat dingin, tubuhnya yang gagah dan penampilan yang sangat tampan, membuat semua orang memujanya, Kehebatan yang luar biasa, seorang Pangeran yang menjadi kebanggaa Kerajaan Thedors.


" Memberi Hormat kepada Pangeran mahkota Helios, " Semua prajurit menunduk dan menyambut kedatangan sang Pangeran.


Helios melangkahkan kakinya, saat derap langkah kakinya melewati keberadaan Putri Gween.. Sekilas Helios menoleh !


Gween merasa ada aura lain yang sedang menatapnya.


Seperti dugaannya, Gween sedikit melihat jika Helios sedang melirik ke arahnya.


" Ada apa dengannya? " ujar Gween seakan tatapan mata itu, sedang mengintimidasi dirinya.


____


( Maaf ya Author hanya uplod sewajarnya. Gk double.. di karenakan Author lagi menjalani kesibukan . selain di Novel , author juga ada kesibukan di kehidupan nyata. Jadi harap pengertiannya bagi kalian semua, beberapa hari ini Author sedikit sibuk. Nanti kalo Author gak sibuk, atau lagi ada waktu luang, Updatenya bakalan ada double lagi kyk kemarin )

__ADS_1


Jangan lupa, Like, comen, dan Votenya ya!


__ADS_2