TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 :Arena Pertarungan 1


__ADS_3

Gween berjalan menuju Kediamannya.


Selama perjalanan ia memikirkan apa yang baru saja terjadi tentang dirinya dan Helios.


Tiba-tiba saja, Hellena dan Hera datang menghampirinya


" Gween, kau habis dari mana kami mencarimu"


Iya pun terkejut, akan kedatangan kedua saudara kembarnya itu.


" Aku... hanya jalan-jalan sebentar"


Kedua saudaranya kini tanpa sengaja berfokus ke arah bibir Gween yang sedikit bengkak.


" Hei, bibirmu kenapa ?" tanya Hera semakin mendekatkan penglihatannya.


" A-apa ?" Gwen sangat gugub , iya terkejut tidak ingin kedua saudara kembarnya ini tau, jika ia barusaja habis berciumann dengan Pangeran Helios.


" I-ini tidak sengaja tadi makan makanan pedas , jadinya begini hehe " elak Gween sengaja berbohong.


" Ohh..." ujar keduany Serentak, tapi mereka masih sedikit curiga.


" Ada apa ?" tanya Gween... " Tidak ada apa-apa" ujar keduanya dan saling tersenyum.


Mereka bertigapun berjalan, memasuki kediaman.


Ke esokan harinya.


Hari ini adalah hari dimana kedua Pangeran akan bersaing untuk menunjukan kekuatannya masing-masing untuk berjuang meperebutkan Putri Gweenievere.


Arena Pertarungan Kediaman Naga.

__ADS_1


Semua orang telah berkumpul untuk menyaksikan kedua Pangeran Terhebat dari Kerajaan Thedors tersebut.


Pangeran Helios Hayden dan Pangeran Heros Hayden memasuki Arena pertarungan.


Sementara, di sisi lain, semua Keluarga Kerajaan, Kerajaan Langit. Kerajaan tetangga, dan seluruh bangsawan dan petinggi lainnya telah berkumpul untuk menyaksikan pertarungan berdarah tersebut.


Kedua Pangeran memberi Hormat kepada Dewa dan Dewi langit, dan memberi Hormat kepada Raja Thedors dan Permaisuri, serta Keluarga Panglima Avyram dan Rose.


Heros dan Helios kini saling berhadapan.


Saling memberi tatapan yang tak bisa di tebak.


Setelah itu, dari kejauhan Putri Gweenievere memasuki Arena Pertarungan , semua mata beralih menatap ke arahnya, sosoknya sangat anggun dan menawan iya sangat cantik dengan balutan gaun Hijau seperti keindahan alam yang terang dan alami... iya berkilau seperti seorang Dewi.


Pesonanya memikat hati semua orang, iya pun duduk di sebelah Dewi Zoya, dan menatap ke arah Arena besar, dimana terdapat dua orang saling berhadapan.


Helios mendongakkan kepalanya, dan menatap ke arah Putri Gweenievere.


Entah mengapa, perasaannya sangat senang.


Sementara Heros, yang mengamati keadaan hanya tersenyum tipis, iya tak tau harus memberikan respon seperti apa.


Gong pun di bunyikan, Pertarungan telah di mulai.


Kedua pangeran kini saling berhadapan.


"Helios... status di antara kita akan hilang di pertarungan, hubungan darah akan di hapus. Maaf jika harus benar-benar menyerangmu " ujar Heros berucap tegas seakan sedang memberi nasehat kepada adiknya.


" Sebaiknya begitu, supaya pertarungan ini benar-benar alami" jawab Helios memandang Heros,


" Baik, maka aku tidak akan segan" ujar Heros sembari membuka kekuatannya.

__ADS_1


" Begitu juga denganku..." Helios mulai membuka mekuatan batinnya.


Iya, Heros dan Helios meskipun memiliki kasta yang berbeda, tapi keduanya masih memiliki darah dari seorang Dewi.


Selama ini selain belajar di kemiliteran, mendalamai ilmu bela diri, Helios juga mendalami ilmu tingkat Energinya.


Siapa sangka, ia juga memiliki kekuatan spiritual juga, sama seperti Heros.


Arthur memandang keduanya.


Sudah tidak aneh lagi, terutama untuk Helios,


Jika ia memiliki kekuatan Spiritual, karena pada dasarnya, Darah Helios juga Darah titisan seorang Dewi


Keduanya saling melempar pandang.


Heros mengeluarkan energi kabut hitam kemerahan.


Sementara Helios mengeluarkan energi kabut Biru Kemerahan.


Bzzttt.....


Kekuatan keduanya saling melesat satu sama lain, dan menimbulkan bunyi yang luar biasa memekakan telinga.


Zoya menyentuh lengat suamainya.


Arthur yang mengerti perintah Dewi Zoya, Akhirnya membuat perisai pelindung di sekitar Arena.


Karena pertarungan ini sepertinya akan menjadi pertarungan yang sangat mengerikan.


Entah mengapa, Gween merasa hatinya sedikit cemas.

__ADS_1


Iya sendiri tak mengerti.


# Jangan lupa like, comen, dan Vote.


__ADS_2