
## Sebelum baca !! Jangan lupa jejaknya terlebih dahulu ##
.
🍂🍂
" Helios" gumam Gween dalam hati
" Helios, Apa yang kau lakukan " ujar Raja Thedors sangat terkejut, Permaisuri Hayna pun tak kalah kagetnya.
Begitu pula bagi semua orang yang melihatnya.
Sementara, Gweenievere yang menatap kedatangan Helios Hayden pun mengernyitkan keningnya.
" Apa yang akan ia lakukan? " lirih Gween pelan. " Apa dirinya berniat mencari masalah kepada Ayah dan Empat Kerajaan "
Merasa kehadiran Helios yang cukup membuatnya menggelengkan kepala, Gween menghela nafas, sebenarnya ia lega, Kehadiran helios mampu membuat dirinya tertolong, sesungguhnya Gween tidak ingin melakukan ikatan hidup seperti ini, iya belum siap menikah dan memiliki hubungan.
Masih banyak yang hendak ingin iya lakukan.
Saat di Kerajaan Thedors 1 bulan yang lalu,
__ADS_1
Gween sudah sangat merasa lega dan bebas karena bisa terlepas dari ikatan pernikahan bersama Pangeran Helios Hayden, iya sangat senang.
Baginya Helios pasti akan membalas dendam kepada dirinya. Dengan batalnya pernikahan dirinya dan Pangeran Helios, tidak akan membiarkan Helios Hayden untuk membalas.
Saat dirinya merasa berada dalam zona kenyamannannya, Gween tak akan pernah mengira jika dirinya akan menjalani ikatan hidup bersama Pangeran yang lain .
Pangeran yang merupakan saudara kembar dari Helios Hayden sendiri. Helios Hayden adalah Pangeran yang sangat menyebalkan baginya tapi Pangeran yang saatunya?
Entahlah, Gween sangat bingung harus menyebutnya seperti apa. Karena Dirinya belum terlalu mengenal orang ini, Dewa Heros Hayden. .
Gween sangat kebingungan harus bagaimana ia masih ingin bebas.
Tapi Kehadiran Pangeran Helios dan juga Heros, benar-bebar Membuatny tak bisa apa-apa.
" Pangeran, aku tau kau ini licik. Demi ingin membalasku. Kau sampai berani menentang keluaraga Dewa secara langsung, Dasar gila, ayo aku ingin lihat seberapa besar nyalimu? " Gumam Gween dalam hati sembari mengejek Pangeran Helios Hayden " Menyebalkan semua.. " gumam Gween.. menatap kedua Pangeran dan Dewa tersebut
" Kau tau, apa yang kau lakukan Pangeran? Kau telah secara terang-terangan mengacaukan Penyatuan ini, berarti kau telah menentang keluarga Kerajaan Nirwana ?"
ujar para petinggi langit tersebut.
Lalu Helios, memandang wajah Dewa Arthur
__ADS_1
" Dewa, akulah yang terlebih dahulu memilihnya untuk menjadi Permaisuri di sampingku. Dan aku telah menetapkan pilihanku. Bagaimanapun juga, Gweenievere hanya akan tetap menikah bersamaku. " ujar tegas Helios sangat percaya diri dan menatap tajam Pangeran Heros Hayden.
Arthur melangkahkan kakinya.
Dengan wajah yang begitu tak bisa di tebak.
Arthur berucap.
" Nyalimu besar juga mengacaukan penyatuan ini. Apa yang bisa kau tuunjukan kepadaku ?" (tatap Dewa Arthur seakan sedang mengujinya )
" Helios , kau tentu tau perbedaannya bukan. Heros adalah saudaramu sekaligus orang yang terpilih sebagai Dewa. Sementara Putri Gweenievere adalah seorang Dewi, sebagai seorang ayah, hanya ingin yang terbaik untuk putrinya. Dan kau tentu sudah memahami bukan tentang apa yang telah Kerajaanmu lakukan kepada Putriku? Apakah orang tua akan membiarkan anaknya di kelilingi hal yang buruk di sana.. Gween tidak akan tenang " jelas Arthur tegas sembari menatap sorot mata Helios penuh makna
" Tidaklah semudah itu Pangeran tengil! " ucap Arthur dalam hati.
Helios mengepalkan tangannya.
Heros memang lah Dewa, tapi dirinya ?
Helios tak ingin hanya sebuah kekuatan seorang Dewa diperbesarkan dan menjadi perbedaan
.
__ADS_1
#Jangan lupa like, coment, dan Vote