
### SEBELUM MEMBACA !!!! HARAP TINGGALKAN JEJAKK!!!"#####
🍂🍂
.
1 bulan telah berlalu, semenjak pertarungan itu.
Saat ini, Gween telah tinggal di Kerajaan Langit, iya resmi di angkat menjadi Dewi langit,
Pernikahannya tidak terjadi, baik Helios atau Heros semuanya telah hilang dan musnah dari kehidupannya.
Karena Gween telah meninggalkan kehidupannya yang ada di bumi.
Rahasia tentang kelahiran Gween yang berbeda, itu karena kesalahan Dari Dewa Arthur dan Zoya sendiri, mereka adalah sosok Dewa sekaligus manusia, darah manusia mereka tercampur menjadi satu, dan membuat salah satu pengaruh bagi keturunannya.
Dan akhirnya berimbas pada kelahiran Gween.
Yang merupakan setengah Dewi dan Setengah Manusia biasa.
Tapi, semenjak Gween memutuskan untuk tinggal di langit, sosok manusianya telah di hilangkan.
Dirinya pun kini resmi menjadi Dewi seutuhnya.
Tapi, iya masih bisa untuk pergi berkunjung ke bumi.
Sementara itu, Karena rasa bersalah Raja dan Permaisuri Hayna selama ini , Mereka mengangkat Pangeran Heros Hayden menjadi Putra Mahkota Kerajaan Thedors, sementara itu , Selir Rum resmi di angkat menjadi Selir Agung Kerajaan Thedors.
Taman Nirwana,
__ADS_1
Gween duduk menyendiri.
Sekilas iya sedikit teringat sosok dari Pangeran Helios.
Entah mengapa iya masih memikirkannya.
Iya mengingat satu persatu kenangan yang mereka miliki bersama, meski tidak ada yang terkesan baik.
Gween sadari, Helios telah berhasil mencuri perhatiannya.
Tapi... Kematian yang terjadi di depan matanya, tak bisa ia lupakan.
Iya hanya bisa mengingat dan mengenangnya saja.
Gween membuka ponselnya
" Heh...apa ini......Kau bilang kau sangat berambisi sekali bukan untuk mendekatiku... Tapi ternyata kau itu pengecut, kau kalah.. "
Entah mengapa ada rasa kecewa di hatinya melihat kekalahan dari Pangeran Helios Hyaden sendiri.
" Lemah...." ejeknya pelan, Gween menunduk, sembari meremas Smartphonenya.
Sebenarnya Pedang maut itu sangat lah mematikan, baik Dewa mau pun manusia tidak ada yang bisa selamat dari energi yang terpancar di dalamnya.
Kata-kata terakhir Helios masih menggema di ingatnnya , :
"Jadilah anak yang baik, aku akan tetap menikahimu , jika kau masih berulah dan menyebarkan gambar itu, akan kupastikan kau akan mendapatkan hukuman yang lebih dari ini dariku, apa kau mengerti? "
" Aku tidak akan pernah melepaskanmu, jadi jangan pernah bermimpi untuk menyuruhku menjauh.. Satu hal lagi, kau hanya milik Helios Hayden tidak akan pernah ku biarkan siapapun mendekatimu "
__ADS_1
Tanpa sadar air mata Gween terjatuh, iya sangat merasa kesedihan.
" A-apa ini..." lirih Gween pelan sedikit terisak, tanganya menangkap air matanya, ia benci air matanya yang tiba-tiba saja terjatuh.
" Hiks...Hiks... Pangeran menyebalkan. Lihat apa yang kau perbuat kepadaku...Hiks....." teriak Gween merasa sangat sedih dan marah. Tubuhnya pun merosot, ia menangis dan menundukan kepalanya, ia tak tahan sembari mengelap kedua matanya yang mengalir tiada henti
Apa sebenarnya yang ia rasakan.
Gween mengutuk Helios.
" Kau itu sangat menyebalkan... Hiks.. "
" Apa kau merindukanku..."
Tiba-tiba saja, suara seseorang datang menghampirinya.
Gween seketika menghentikan tangisnya.
Seakan tak percaya... Gween sangat mengenali sumber suara itu... Sumber suara yang sedang menyapanya
.
( Apa yang kalian rasa kan saat ini ??? )
# Jangan Lupa, Like, c o me n t, d an V o t e nya !
Selamat menunaikan ibadah Puasa.
Te ri ma ka si H....... !!! Semoga hari kalian menyenang kan.
__ADS_1