
(Anggab aja dialogny bahasa inggris)
Untuk Garendra, dia kan pinter jdi cepat menguasai.
_______
Seorang Pria Tua yang gagah dengan setelan baju santai sedang duduk di sebuah sofa mewah, sembari memegang tongkat emasnya.
Matanya menatap sosok pemuda yang pada saat ini berjalan menuju ke arahnya.
" Salam Tuanku, yang mulia Raja Juliyus " tunduk sopan Hendric memberi salam , dan di ikuti oleh Garendra beserta Harry.
Setelah beberapa saat, Hendric melanjutkan ucapannya kembali. "Saya telah melaksanakan perintah . Dan seperti yang Tuanku lihat, pemuda ini adalah Tuan Muda Garendra sendiri " Tangannya seakan mengarah ke arahnya.
Raja Juliyus bangkit dari duduknya.
" Hem, kemarilah anak muda " perintah Raja Juliyus.
Garendra pun perlahan memberi penghormatan ke padanya.
" Salam yang mulia" tunduk spontan Garendra seakan sudah terbiasa melakukannya.
" Haha.. kau begitu sopan rupanya. Kemarilah-kemarilah, tak usah terlalu formal terhadapku." Raja Juliyus merangkul pundak Garendra ,
" Kau tau, kakekmu itu adalah sahabat karibku. Aku tak menyangka dia bisa memiliki cucu setampan dirimu. " puji Raja Juliyus ramah.
" Terimakasih yang mulia"
__ADS_1
" Yang Mulia ? Oh ayolah anak muda, kau tak perlu seformal itu terhadapku. Jika kau tak keberatan , aku ingin kau memanggil diriku juga dengan sebutan Kakek. Sama sepertimu memnggil Tua bangka itu. Hahaha " ujar Raja Juliyus sembari tergelak mengejek Tuan Besar Admaja.
" Tua Bangka ?" Garendra mengernyitkan keningnya bingung.
" Maksudku, kakekmu, Tuan Admaja " jelas Raja Juliyus santai.
" Silahkan diminum yang mulia" Seorang pelayan masuk menyodorkan beberapa minuman khas yang memiliki harga yang begitu fantastis.
Raja Juliyus melirik ke arah pelayan tersebut.
" Kau bisa meletakkannya di sana" tunjuk Hendric mewakili sang Raja yang pada saat ini sedang asik mengobrol.
" Baik Tuan" Pelayan itu pun segera meletakkannya dan pergi berlalu
" Ayo kemarilah, nikmati minuman khas kerajaan ini. Kuyakin kau pasti menyukainya "
Sebuah minuman tertuang di dalam sebuah gelas kaca dengan ukiran mewah di sekitarnya.
" Baik kek"Ucapnya sopan.
Raja Juliyus yang medengar Garendra memanggilnya dengan sebutan kakek menjadi sangat bahagia, senyum mengembang di wajahnya.
" Kau lihat Admaja, cucu berhargamu telah memanggilku kakek " gumam Raja Juliyus dalam hati .
Garendra menegak minuman yang sudah tertuang tersebut.
Matanya mengembang merasakan kenikmatan asam manis, dan sedikit sentuhan alkohol khas di dalamnya.
" Minuman ini sangat nikmat" puji Garendra sembari menyesap kembali minuman tersebut...
__ADS_1
" Hem, ini minuman khas yang hanya dimiliki Kerajaan ini. Kau tak akan mendapatkannnya dimana pun " ujar Raja Juliyus sembari menjelaskan.
Garendra pun mengerti dan kembali menikmati minuman tersebut.
" Hendric, persiapkan kamar peristirahatan untuknya, dan juga pengawal pribadinya itu " tunjuk Raja Juliyus melirik pemuda yang berdiri di sudut ruangan
Garendra mengernyit bingung,
Pengawal Pribadi ?
Iya pun langsung menoleh ke arah yang di maksud, dan ia pun terkejut.
Yang dimaksud Raja Juliyus adalah Harry, kaki tangannya sendiri
Ia pun menyunggingkan senyumnya, hampir melupakan sosok Harry yang juga ikut bersamanya.
" Segera Tuanku" Hendric pun berbalik menyiapkan semuanya
" Untuk saat ini, kalian beristirahatlah terlebih dahulu, aku tau kalian pasti sangat kelelahan bukan. Dan pukul 7 pagi kau harus menemuiku kembali dengan tepat waktu Garendra, kita akan membahas hal yang penting" ujar Raja Jiliyus menjelaskan.
" Baik kek"
Setelah selesai dengan perbincangan tersebut, Hendric kembali mengarahkan kedua orang itu ke kamarnya masing2.
Kamar yang telah di persiapkan kini saling bersebelahan.
# Ayo jangan lupa, like comen, dan Votenya.
_________
__ADS_1
.