
Harap Tinggalkan Jejak nya terlebuh dahulu !!!
___
Setelah beberapa saat, seseorang dengan penampilan sangat formal memasuki ruangan tersebut.
Ia menyapa dengan suara ketegasannya.
Matanya menatap seluruh peserta pembelajaran yang ada di dalam Ruangan ARG 003.
" Selamat Siang semuanya, kalian bisa memanggilku Mr. Philip . Hari ini kita akan memulai pelatihan dasar" Mr Philip mulai menjelaskan sebuah materi pembelajaran utama . Semua orang sangat serius mendengar pembelajaran itu,
Bip.. Bip. Bip...
Signal informasi sedikit memberi isyarat di telinga Garendra, tanpa sepengetahuan semua orang, Garendra menggeser layar kecil tersembunyi di balik lengan bajunya.
Garendra dengan mata seriusnya, langsung menutup layar tersebut dengan cepat.
" Ikut aku setelah pembelajaran selesai, " bisiknya tepat di telinga Lucy.
Lucy yang terkejut, mengernyit bingung.
" Apa maksudnya ?" gumam Lucy dalam hati.
Setelah jam pembelajaran usai.
Garendra menugaskan Harry untuk mengawasi sesuatu.
Sementara itu, Garendra meraih pergelangan tangan Lucy dan membawanya
__ADS_1
" Apa yang ingin kau bicarakan ?" tanya Lucy di tengah perjalannya,
Tapi Garendra hanya diam saja.
Tanpa di sadari keduanya semua mata sedang menatap ke arah mereka .
Seakan sedang mempertanyakan sesuatu.
Lydia yang tanpa sengaja melihat itu, bertanya-tanya.
" Apa yang anak cupu itu lakukan dengan anak baru itu ? Ck jangan bilang, kau akan melakukan trik murahan untuk menarik simpati laki-laki lagi, setelah lepas dari Jerry, sepertinya kau mendapat mangsa baru. Begitu bernyali juga rupanya mendekati orang lain. Murahan !! Kau tau, anak baru itu adalah milikku " ucap Lydia menatap tajam Lucy yang pada saat ini sedang bergandeng tangan dengan Garendra.
__
Asrama BS.
" Kenapa mengajakku kemari ?" ucap Lucy, sembari melepaskan gandengan tangan dengan kasar.
" Apa maksudmu ?" tanya Lucy masih belum paham.
Garendra memajukan wajahnya mendekati Lucy dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Aku bilang buka kuncinya, atau aku akan membuka penyamaranmu ini " ancam Garendra tepat di hadapan Lucy.
" A-apa... Bagaimana kau tau ?"
" Tidak sulit bagiku untuk mengetahui" Garendra memundurkan wajahnya kembali ," Buka pintunya, maka aku akan memberitahumu"
Dengan bertanya-tanya dan ancaman yang membuatnya kesal.
__ADS_1
Lucy akhirnya membuka pintu kamarnya sendiri.
Ruangan 001 tepat bersebelahan dengan kamar miliknya, 002 .
Pintu kamar pun terbuka.
Garendra langsung memasuki ruangan tersebut, dan mencari sebuah kode rahasia di dalamnya.
" Tunggu ! Kau mau apa di kamarku ?" cegah Lucy menjadi kesal
Tapi sayang Garendra tidak menjawabnya, ia fokus mencari sebuah kode yang ada di dalam kamar tersebut.
Sejenak Garendra terdiam karena belum menemukan Kode itu.
Ia langsung berbalik menatap keberadaan Lucy di belakangnya.
" Kau tau letak ini dimana ?" Garendra menunjukan sebuah kode lambang cap kaki Naga Merah di dalam sebuah layar yang tiba-tiba muncul di udara, akibat pantulan proyektor cahaya layar kecil di pergelangan tangannya.
Sejenak Lucy terdiam, sembari mengingat.
Sebetulnya dulu ia pernah melihat lambang ini, tapi ia lupa.
" Aku tidak Ingat lagi " jawab Lucy Jujur
" Cobalah untuk mengingatnya " ujar Garendra memberi tatapan seriusanya
" Jelaskan dulu kepadaku. Apa maksudmu menggeleda kamarku seperti ini " Tatap Lucy tajam, sembari mencetak kekesalannya.
Dengan santai, Garendra duduk di sebuah ranjang besar. Dan menatap wanita yang pada saat ini sedang bersedekap dada, sembari melemparkan pandangan yang memiliki seribu pertanyaan di benaknya.
__ADS_1
# Jangan lupa Like Comen dan Vote.