TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 : SAINGAN DEWI!


__ADS_3

Di sebuah meja, di bawah payung besar, di sebuah kedai.


Gween memandang takjub stand tempat orang ini berjualan.


" Idenya lumayan juga... " gumam Gween kagum. Gween tak menyangka, Jika pemilik stand ini memiliki ide yang sangat cantik mendirikan sebuah stand. Ada tempat duduk santai dan juga payung. Jadi tidak membuat para pengunjung kelelahan saat mengantri terlalu lama. Sungguh sangat berbeda sekali dengan stand-stand yang lainnya. Dimana semua pembeli, makan sambil berdiri.


Tap..Tap..Tap


Langkah kaki seseorang mendekatinya.


Gween memutar bola matanya, dan melirik Orang penjual di kedai ini, menghidangkan sebuah makanan yang sangat unik di pandangnya.


" Silahkan Putri... ini makanan terlezat yang ada di stand kami " Ujar Yuri sopan.


" Oh ya.. Aromanya begitu memanggil perutku. Ini apa..? " tanya Gween penasaran.


Yuri tersenyum, menjelaskan.


" Ini adalah Bakso Putri, yang terbuat dari bulatan daging pilihan. Dan yang ini adalah Pangsit goreng dan juga rebus sebagai pelengkap saat memakannya . Begitu juga dengan 2 botol hitam dan kuning kemerahan ini " ujar Yuri seraya menunjuk satu-satu menu yang ada di atas meja.


Gween pun mengangguk mengerti.


Lalu, Gween langsung membuka cadar yang menutupi wajahnya.


Yuri yang masih berdiri dan memperhatikan Gween, begitu sangat terkejut, ketika Gween melepas cadar yang ada di wajahnya itu.


" Di.. dia cantik sekali... " gumam Yuri dalam hati, matanya terpesona.

__ADS_1


" Ohh Dewi.... Ternyata kau memiliki saingan disini. Putri ini sungguh bersinar seperti dirimu.. "ujar Yuri, terus memandangi wajah Gween tanpa henti.


Yuri terus saja memandangi Gween,


" Matahari sangat tajam sekali, kenapa Putri ini melilitkan jubah panjang di tubuhnya. " gumam Yuri dalam hati " Apa dia tidak kepanasan " pikir Yuri kembali.


Saat Gween menyantap rasa kuah dan bakso tersebut, Gween berbicara. Suaranya menyadarkan Yuri yang sedang sibuk dengan pikirannya.


" Ini sangat enak .. Kau sungguh luar biasa ." ujar Gween memuji dengan mulut penuh makanan.


Yuri tersenyum,


" Bukan aku yang harus kau Puji Putri. Aku hanyalah Pelayan yang di percaya olehnya. Dialah yang pantas mendapat pujian atas makanan lezat yang ada di sini. Semua ini adalah hasil karya buatan tangannya sendiri" jelas Yuri


" Dia? Dia siapa? " tanya Gween penasaran.


" Dia adalah pemilik Kedai ini yang sebenarnya, kedai kami memiliki toko utama, di sebuah Kota yang sangat jauh dari sini." jelas Yuri.


Yuri kembali tersenyum


" Di Ibu kota Kerajaan Naga ! di sana kami mendirikan sebuah Restaurand terbesar. Yang bernama ZY'FOOD RESTAURAND. Putri bisa berkunjung kesana kapan saja " ujar Yuri sopan.


" hm.. suatu saat aku pasti akan berkunjung kesana " Gween tesenyum , " empt.. Dari makanan ini saja. Aku yakin Tuanmu pasti orang yang luar biasa hebat, tangannya pandai sekali menciptakan makan selezat ini. Baru pertama kali merasakannya, rasanya aku sudah sangat jatuh cinta dengan rasanya." ujar Gween jujur, lalu tangannya mengambil sebuah minuman, dan menyeruput minumannya. Bola matanya kini mengawasi tempat kedai tersebut "Em.. Tempat ini juga sangat menarik. Apa ini idenya? " tanya Gween penasaran.


" Putri benar sekali ...."


" Ah.. Benarkah. Apa Tuanmu ada disini? Aku ingin belajar darinya. " ujar Gween Antusias.

__ADS_1


" Beliau tidak ada disini, " jawab Yuri ramah.


" ah sayang sekali.. " ucap Gween lesu.


Saat selesai menyantap Baksonya. Gween memberikan beberapa koin kepada Yuri.


Lalu ia pun berlalu.


" Tunggu.. " ujar Yuri menghentikan langkahnya.


" Maaf jika saya lancang, kalau boleh saya tau, nama Putri siapa? "


" Saya Gweenievere.. panggil saja Gween " teriak Gween sembari melangkahkan kakinya. Dirinya pun berlalu.


Yuri yang masih menatap punggung Gween masih bertanya-tanya.


" Gween? Siapa sebenarnya Putri ini? " gumam Yuri dalam hati. "Kenapa dirinya hampir mirip dengan Nona Azoya. Kecantikannya, kulitnya, dan juga matanya.... Semuanya sangat sempurna " gumam Yuri kembali.


" Hei.. apa kah akan tetap berdiri di sana sepanjang hari? Tidak kah kau hendak membantu suamimu ini? " ujar An Feng tajam menatao Yuri, dan kewalahan mengatasi pelanggan.


Yuri pun sontak saja tersadar, dengan apa yang dia lakukan. Dirinya dudah cukup lama berada disini, menemani seorang pelanggan yang hampir menarik perhatiannya .


" Maaf.... suamiku " ujar Yuri tersenyum kikuk.


Sebenarnya, Yuri dan juga An feng...


Keduanya telah memiliki status pernikahan.

__ADS_1


Dimana dulu, saat kebersamaan yang terlalu sering mereka jalani dalam mengelola Restaurand milik tuannya itu, mereka lalu terikat sebuah perasaan dan akhirnya menjadi sepasang kekasih. Dimana keduanya saling jatuh cinta, dan 5 tahun yang lalu, mereka akhirnya menikah.


_______


__ADS_2