
Perusahaan PT. ZY Beauty Glow
Di sebuah gedung, tepatnya semua agenda pertemuan besar akan di adakan di dalam aula tersebut.
Para panitia penyelenggara pesta perusahaan tersebut hulu hilir mempersiapkan semuanya.
Bahkan staf karyawan yang bertugas sebagai penjaga stand cosmetic pun telah stand by di sana.
Mereka semua tampil dengan menawan, dan sangat elegan.
Dengan costum khusus yang telah di persiapkan oleh perusahaan, membuat para karyawan PT.ZY Beauty Glow memakai pakaian yang sama akan tetapi tetap meninggalkan kesan indah dan rapi di pandang.
Terkhususnya bagi para SPG, pakaian dan wajah yang cantik berhasil menarik perhatian para konsumen, yang saat ini hadir di acara pesta launching yang kini telah di adakan.
MC acara pun tak henti-hentinya bersuara sembari menyambut kehadiran para tamu, dari kelas menengah sampai kelas atas.
Alunan musik , semakin membuat suasana pesta menjadi semakin berisi dan berwarna .
Di sisi lain, kepanikan tersendiri bagi seorang staf karyawan, ia tak tau harus melakukan apa.
" Ada apa ?" tanya Sisil salah satu staf karyawan pengatur pesta.
" Gawat sil, model yang akan menjadi Brand Ambasador perusahaan kita kecelakaan" dengan paniknya ia mondar mandir sembari menggigit jarinya.
" Hah, serius ? Mer, acaranya akan di mulai, pimpinan kita sebentar lagi akan tiba. Duh.. ini mesti gimana nih " Sisil pun dengan wajah paniknya tak tau harus bagaimana.
Pasalnya, Model kali ini akan menjadi ikon utama untuk peluncuran produk tersebut, dan akan menjadi pusat perhatian semua orang.
Tiba-tiba saja, mantan pimpinan perusahaan yang kini telah menjadi pendamping yang kini bertugas mewakili bos utama perusahaan pun lewat.
__ADS_1
Beliau tak sengaja mendengar semuanya.
Sisil dan Merry pun sontak saja menunduk dan memberi salam.
" Ba-bapak..Selamat pagi Pak Zhang" ucap mereka serentak.
" Hm, saya telah mendengar semuanya. Saya tidak mau tau dalam waktu 10 menit kalian harus menemukan model pengganti yang memenuhi kualitas dari pimpinan baru perusahaan " dengan nada tegas, Pak Zhang pun menatap berganti kedua karyawannya.
" Tolong jangan kecewakan beliau" Pak Zhang pun berlalu meninggalkan keduanya.
Akan tetapi langkahnya terhenti, tiba-tiba ia teringat akan seseorang yang beberapa hari yang lalu memberikan kartu namanya.
" Tunggu sebentar "Pak Zhang pun berbalik menatap kedua karyawan tersebut
" I-iya pak " jawab Sisil cepat.
" Ambil ini, dan hubungi nomor yang ada di name card itu, pastikan kalian berhasil mengundangnya"
Beberapa saat telah berlalu...
Puncak acara pun telah dimulai.
Garendra sendiri telah tiba di sana. Tapi bukan sebagai pemilik perusahaan melainkan sebagai tamu undangan.
Terlihat beberapa anggota dari perusahaan lain pun ikut serta dalam acara launching kali ini.
Iya, perusahaan PT.Naga Merah pun kini tak hayal menjadi sorotan.
Garendra yang melihat itu dari kejauhan menyunggingkan senyumnya.
__ADS_1
Tapi, ada satu hal yang membuat Garendra merasa bahwa Tn.Nicholas tidak datang bersama kedua saudaranya.
Ia memicingkan matanya, seakan sedang memperhatikan sosok seorang wanita muda yang ada di samping Tn.Nicholas.
" Siapa yang sedang di bawahnya.." gumam Garendra dalam hati.
Seketika kedua mata itupun saling bertemu. Manik mata yang begitu jernih, dan wajah yang begitu menawan, membuat siapa saja terkesima.
Sosok wanita itu begitu sangat cantik, putih, bersih dan bersinar .
Namun sayang, terselip ke angkuhan di wajahnya.
Wanita itu, tak mempedulikan sosok Garendra yang pada saat ini sedang memperhatikan dirinya.
Tn.Nicholas yang melihat kehadiran Garendra, tentu saja menghampirinya, Nicholas tau siapa itu Garendra, sosok pemuda yang menjadi ikon utama dari sebuah perusahaan Pt.Admaja-Giant, yang sempat ingin ia jatuhkan.
Bagaimana tidak, rencana mengambil keuntungan yang telah ia bangun selama bertahun-tahun untuk memajukan nama perusahaannya sendiri supaya menduduki posisi nomor 1 perusahaan terbesar di seluruh dunia pun, kini kandas di dapatkan.
Tangannya terkepal, karena perusahannya kali ini telah mendapatkan kerugian yang melebihi kapasitas 2x lipat dari sebuah kegagalan yang sering ia alami.
Amarah di matanya sangat memburu, ia tak mengerti, mengapa perusahaan tersebut bisa-bisanya berhasil dipimpin oleh seorang bocah , yang bahkan seumuran dengan putranya sendiri.
" Garendra.. Apakah ini sosok tuan muda yang memimpin perusahaan Pt.Admaja-Giant, sungguh keberuntungan sekali kita bisa bertemu disini ya " ucap Tn.Nicholas, yang seakan sedang menyimpan amarah di dalam hatinya. Ia seakan menyapa Garendra, Nicholas tidak tau, bahwa sebenarnya Garendra lah sosok yang telah menjatuhkan perusahaannya secara bertubi-tubi, meskipun Tn.Nicholas mengkambing hitamkan Baskoro menjadi sasaran dari segala rencana yang ia buat. Namun ia belum mengetahui siapa sosok yang mencoba menghancurkan perusahaannya.
Garendra pun menyambut sapaan tersebut secara formal.
Di sisi lain Tn.Nicholas, sosok wanita yang berada di sampingnya saat ini hanya terdiam memperhatikan segalanya.
____
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE, LIKE, COMEN, DAN SUPPORTNYA IYA...
SEE YOU