
##### JEJAKNYA OH JEJAKNYA.... ####
🍂🍂
1 bulan telah berlalu.
Pangeran Helios belum juga menemukan sosok Perempuan yang bersamanya setengah malam itu. Helios menjadi protektif memerintahkan banyak prajurit bayangan untuk mencarinya. Selama satu bulan ini, membuat Helios jarang berkunjung ke istana inti untuk menemui para Selirnya, Sebenarnya selama ini Helios selalu menemui mereka, sebagai salah satu menghormati Kehadiran dan pola kerja Kerajaan yang menaungi mereka. Tapi meskipun begitu, Helios membuat aturan terperinci. Mereka tidak boleh melayaninya secara intim.
Di samping di sibukan dengan berbagai macam masalah Kerajaan di istana, saat kembali ke dalam Kediamannya, Helios terus mengingat wanita yang ada bersamanya, wangi tubuh Gween masih membayang, dan tatapan amarah Gween masih liar di kepalanya.
" Siapa kau sebenarnya " gumam Helios, ada rasa pening di kepalanya, akhir-akhir ini ia tak bisa tidur dengan nyenyak.
Saat iya tertidur, bayangan Gween selalu menghantui.
Dengan kertas dan sebuah kuas di tangannya, Helios mencoba membuat lukisan tentang wajah dan penampilan yang Gween miliki.
Satu persatu, dari setiap lekukan bayangan yang ada di dalam benaknya, ia tumpahkan ke dalam secarik kertas yang ada di hadapannya.
Di mulai dari sorot mata yang tajam, kulit putih bersinar, wajah yang sangat....? iya Helios tak bisa berhenti mengingat wajahnya.
Walau ada kemarahan yang ia rasakan, Helios tak bisa pungkiri, bahwa ia mulai sangat peduli dengan wanita itu. Meski kesan terakhir yang begitu memalukan, Helios akan pastikan, iya akan menerima hukumannya.
Entahlah, hukuman seperti apa, yang sangat jelas, Helios telah memikirkannya.
Sampai suatu hari, berita itu bak sebuah angin dan terdengar ke istana utama dan juga istana inti.
Selir-selir Helios merasa resah.
Begitupun dengan Permaisuri Hayna dan Raja Thedors.
Helios yang terkenal tak suka mempedulikan apapun dan suka menyepelekan masalah kecil, sampai detik ini iya masih menyelidikinya.
" Suamiku... Siapakah yang Putra kita ini selidiki? Apakah dia laki-laki atau Perempuan? Mengapa Pangeran Helios sangat memikirkan masalah sepele seperti ini. Sebenarnya apa yang terjadi? " ujar Permaisuri gelisah dengan rentetan pertanyaan di benaknya.
" Entahlah... Biarkan saja ia mengatasi urusannya sendiri. Ini masalah pribadi Pangeran Mahkota.. Helios tidak ingin kita ikut campur dalam masalah ini"
" Apakah seperti itu? Tapi suamiku, ini sudah 1 bulan berlalu.. "
" Hmm.. Mau bagaimana lagi" Raja Helios menghembuskan nafasnya pelan, dan sebenarnya ia juga sedang memikirkan Putranya itu. Raja pun memangku tangannya sembari memegang jenggot panjang yang berjuntai.
Berita itu pun, menjadi buah bibir di Kerajaan Thedors, dan kalangan masyarakat sekitar. Dan sebenarnya, 3 minggu yang lalu, Kerajaan Thedors juga memberikan sebuah lamaran Pernikahan Untuk Gween.
Itu sudah di setujui oleh Kedua belah pihak Kerajaan dan Kediaman Dionne.
Gween dan juga Pangeran Helios tidak bisa berkomentar banyak tentang pernikahan itu. Mereka tak bisa berkutik, jika menyangkut tentang nama baik Kerajaan dan Kediaman masing-masing. Helios sendiri sudah sering mendapatkan pernikahan mendadak seperti ini, ia tak bisa menyalahkan siapa-siapa. meski sangat tertekan dan terikat, Helios Memiliki caranya sendiri mengatasi hubungan pernikahan yan tak ia inginkan.
__ADS_1
Bagi Kerajaam Thedors, ikatan ini akan memperkuat Kerajaannya. Raja tak bisa menyepelekan Panglima Avyram ia sangat jeli, meskipun ia seorang Panglima, tapi ia juga seorang Jendral perang, ia memiliki banyak bahkan ribuan pasukan terlatih yanh bisa menopang dan mempertahankan Kerajaan Thedors untuk tetap berjaya kedepannya.
Untuk memutuskan Helios akan menikahi siapa, dan Putri yang keberapa, Raja Thedors akan memberikan urusan itu kepada Permaisurinya.
Untuk masalah Perempuan, Raja Thedors percaya apapun pilihan sang Permaisuri. Sebagai bentuk tanggung jawab yang besar, sebulan yang lalu, Permaisuri sengaja mengundang Kediaman Dionne untuk hadir di acara perjamuan itu, diam-diam Permaisuri menilai satu persatu.
Dan pilihannya jatuh kepada Gween, saat ia mengundang Gween di Kediamannya, Permaisuri sangat menyukai karakter dan pembawaannya yang santun dan apa adanya, Gween adalah sosok Perempuan yang ia cari, dan sangat cocok untuk Pangeran Helios yang dingin, dan tak berperasaan. Setelah percakapan itu selesai, Permaisuri meminta Gween untuk membuka sebentar cadarnya, Gween pun mengangguk. Akhirnya cadarpun ia lepas, sungguh Permaisuri sangat tak menyangka, di balik sikap yang santun, dan apa adanya, Gween memiliki paras yang sangat cantik dan bersinar.
Untuk menjatuhkan pilihannya terhadap Gween, Permaisuri merasa, pilihannya tidaklah salah.
Permaisuri sangat yakin, jika Gween yang terbaik.
Sehingga pengaturan tempat tinggalpun ia rencanakan. Berbagai fasilitas terbaik iya persiapkan untuk Gween, mnyediakan kediaman yang terpisah dari kedua saudara kembarnya, semuanya sudah terencana.
Kini 1 bulan telah berlalu, dari acara perjamuan yang sedikit meninggalkan kesan tersebut.
Beberapa minggu kedepan, Gween akan resmi menjalani ikatan pernikahan dengan Pangeran Helios.
Berita lamaran itu pun sudah tersebar di kalangan masyarakat Thedors, tapi masalah 1 bulan yang telah berlalu itu, masih menghantui Helios, dan pemikiran Masyarat ibu kota.
Di sebuah Kedai terkenal di pusat Kota.
" Bagaimana mungkin orang ini bisa mencari masalah sampai sejauh ini dengan Pangeran Mahkota kita. Sungguh orang yang tak takut akan kematian.. " ujar salah satu pengunjung.
" Iya kau benar sekali.. Lebih baik orang itu tak menampakan batang hidungnya jika ia mau selamat. Karena, kalau Pangeran Mahkota kita dapat menemukannya, ia tak akan bisa lolos, sudah di pastikan hanya tinggal nama saja!! " jawab salah satu rekan bicaranya menggebu sembari menggebrak meja .
Di sisi lain, di sebuah sudut meja, terdapat 3 Pangeran yang pada saat itu sedang menikmati minumnya.
" Berisik sekali mereka " ujar Pangeran Griffith, sembari mengibas-ngibaskan telinganya.
Sementara itu. Pangeran Avery hanya diam, ia memikirkan ucapan yang Gween sampaikan kepadanya.
Hatinya resah. .
" Ada apa denganmu? " Ujar Pangeran Griffith yang melihat Avery sedang memimikirkan sesuatu.
Pangeran Avery pun menghela nafasnya, ia merasa bosan berada disana. Dan beranjak.
" Hei kau mau kemana? " Griffith menghentikan langkah Avery..
Pangeran Avery pun menoleh sesaat...
" Mencari udara segar, suasananya terlalu berisik " ujar Avery datar.
Pangeran Griffith pun sebenarnya menyetujui itu, tapi bukan itu yang ia maksud.
__ADS_1
Raut wajah yang di tunjukan Avery sangatlah aneh, mengundang Kecurigaan di benaknya.
" Kau tau apa masalahnya? " tanya Griffith, ia menghadap Pangeran Edgar.
Tapi, Pangeran Edgar hanya menggeleng, ia hanya fokus dengan benda yang ada di hadapannya.
" Hei.. matamu kemana " Griffith melempar Pangeran Edgar dengan sebuah tutup botol
" Yah.. sial..!! " Edgar memandang tajam Pangeran Griffith.
" Ini semua karena botol yang kau lempar menyentuh tombolku, Aku gagal mengetahui sesuatu " rutuk Edgar dengan wajah kesalnya.
" Apa yang kau lakukan, Apa maksudmu? " Griffith mengernyitkan kepalanya, memangnya apa yang Edgar lakukan. Mengetahui? apa yang ingin ia ketahui..
" Kau pikir, aku tidak menyelidiki Pangeran Avery. Lihatlah ini.. " Pangeran Edgar menunjukan sebuah chip yang terhubung dengan Smartphone yang di genggam oleh Pangeran Avery.
Di sana terdapat, berbaagai chat pribadi.
Tapi sayang, saat ingin mengklik nomor pemilik Chat yang terdapat, di kontak masuk Pangeran Avery, tutup botol itu menekan tombol format, dan Edgar tak sengaja menekan tombol iya. Semua data yang ia selidiki akhirnya terhapus.
" Apa...! Jadi penyebab kemurungannya itu, adalah isi pesan dari seseorang. " Griffith akhirnya mengerti kenapa Pangeran Avery seperti itu.
Edgar pun menganggukan kepalanya.
" Sepertinya ini sangat penting, aku akan berusaha menyelidikinya lagi. Jika perlu, biarkan bunda sendiri yang turun tangan hehe " Ucap Pangeran Edgar menaik turun kan alisnya.
___
Di Kediaman Panglima Avyram.
Di sebuah kamar, Gween menangis..
_____
Tebak-tebakan yuk...
Gween menangis kenapa?
A. Karena pernikahannya
atau
B. Karena......?
jawab sendiri.. 😁😁😁😁
__ADS_1
# JANGAN LUPA, LIKE, COMEN, DAN VOTEYA YA... !