TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
ILUSI DAN GERBANG CAHAYA !


__ADS_3

Nada-Nada yang yang begitu indah...


Suara nyanyian merdu terngiang...


Hembusan angin menari-nari menerpa gaun hiasan nan indah sang Dewi..


Iya... Dia Dewi Luo Yi... Sang Dewi Angin


Menyambut suasana pagi dan membuka awal bagi kehidupan alam Nirwana..


Semua Dewa dan Dewi langit satu persatu melangkah hadir menyaksikan hari besar bagi alam Semesta.


Dewi Chang e... Sang Dewi bulan Terbang dengan kepakan sayapnya, memberikan cahaya berkemilau bak kunang-kunang di angkasa.


Dewi Ivy.... dengan aura sang Dewi awan, Menaburkan serbuk kehidupan bagi setiap tumbuhan di langit...


Di Taman Surgawi Nirwana... Hewan-Hewan Dewata bersorak ria...


Dengan suara khasnya... Efek kekuatan sang Dewi awan... menarik hati sang Dewata langit....


Azoya memandangi kemampuan dan keahlian Para Dewi Alam Nirwana.


Semua Dewi menampilkan keahliannya masing-masing.


Azoya sangat tertegun...


" Mereka adalah Elemen penting kehidupan..." ujar Azoya dalam hati....


Tiba saatnya ia melangkah, Azoya ingat akan janjinya. Dirinya akan mematahkan seleksi para Dewi tersebut.


Azoya hanya mengenakan pakaian serba putih bercahaya, bak Putri Salju dengan baju nan lembut bak sutra, baju yang bergelombang indah.


Para Dewi memandang kehadirannya.


Penampilannya sangat berbeda.


" Pakaian yang tak berwarna... Apa yang dilakukannya ?" ujar Dewi Ivy tercengang.


Ia, Semua Dewi memiliki warna khas masing masing dari setiap pakaian yang melekat di tubuhnya.


Azoya mendekat....


Ke empat Dewi pilihan telah berkumpul, menjadi sorotan Para Dewa dan Dewi Alam Nirwana...


Di sisi lain


Kerajaan Langit, Kerajaan Awan, Kerajaan Bulan, dan Kerajaan Angin telah berkumpul menyaksikan para Dewi masing-masing menjadi Perwakilan Para Klan di langit.


Sementara Antusias Penghuni langit, Dewi-Dewi , dan Dewa Dewa... Mereka sangat tak sabar menantikan akhir dari Tujuan besar Alam Nirwana Ini..

__ADS_1


Saat ini, Kerajaan Langit menjadi sorotan, penempatan dari posisi klan perwakilan para Dewi, menjadi pertanyaan.


Berbagai speakulasi muncul, jika Kerajaan langit hanya menyaksikan , tak mungkin keberadaannya, berada di tengah-tengah Klan Kerajaan Perwakilan.


Kerajaan Langit berada di atas Semua Kerajaan yang ada, Tingkat Kekuasaan Langit, berada di urutan kedua, dari Alam Nirwana.


" Apakah Dewa langit akan menyaksikan pemilihan Dewi ini... Apakah Dewa langit Akan mengiklaskan posisi alam Semesta yang terikat dengan keturunannya, untuk Dewi dari Kerajaan lain ?"


" iya, sepertinya begitu, Raja Zhen tak memiliki pilihan lain, ia puncak dari acara besar ini, sebagai pengesah dan penyerahan Kekuasaan bagi calon Dewi Alam Semesta kelak. "


" Dewa benar, Kehadiran Sang Dewi sebenarnyapun belumlah jelas keberadaannya. Sosoknya tak tersiar di alam kita. Dewi Alam Semesta belumlah terlahirkan kembali.."


" Benar Dewa, keputusan Raja Zhen sangat bijak melakukannya" ujar beberapa petinggi Dewa lainnya yang ikut serta. Mereka semua menyambut hormat kehadirannya.


Mereka tidak tau, Dewi yang sebenarnya itu telah hadir di tengah-tengah mereka.


____


Sementara itu, di sebuah kursi kebesarannya.


Arthur tak pernah melepaskan pandangannya, memperhatikan keberadaan Dewinya yang telah berbaur dengan para Dewi laiinya.


" Yang mulia.. Silahkan untuk memulain " ujar Leonard menyapa , dan menyadarkan Arthur dari tatapan terhadap Dewinya.


Dengan segera, Arthur menyatukan kedua tangannya, membentuk sebuah ilusi, dan perlindungan area.


Arthur membuat, ke empat Dewi masuk dalam lingkaran tak bertepi.


Sebuah lingkaran terbatas, memiliki luas tak terbatas, tak berujung , dan tak bertepi.


Sangat besar, begitupun sangat terbatas saat terlihat dari luar lingkaran.


Ilusi yang begitu sangat ajaib.


" Persiapkan diri kalian.." teriak Arthur lantang.


Lingkaran tersebut, berubah menjadi suasana yang amat gelap. Ke empat Dewi memasuki dimensi yang berbeda, terbagi menjadi Empat tempat lorong, dan semakin lama kembali menyatu.


Seketika, Semua Dewi kehilangan keseimbangan, setelah beberapa saat mereka semua memasuki satu ruang yang sama.


" Selamat datang Para Dewi pilihan.... Silahkan para Dewi meletakkan telapak tangan masing-masing di depan pintu masuk gerbang tersebut" ujar Suara tak berwujud, sebuah suara yang menjadi pemandu perjalanan mereka.


Azoya memandang gerbang besar tersebut, begitupun ke tiga Dewi lainnya.


Dengan Serentak, Azoya, Dewi Luo Yi, Dewi Ivy, dan Dewi Chang E meletakan telapak tangannya masing-masing...


Saat sentuhan dari ke empat tangan tersebut menyatu secara bersamaan.


Gerbang besar tersebut mengeluarkan cahayanya..

__ADS_1


Krieekkkk....


Suara gesekan beradu, Gerbang besar pun perhan terbuka.


Cahaya yang begitu menyilaukan, membuat Para Dewi menyipitkan matanya.


Azoya menyibak cahaya yang masuk, dan memantul ke arah wajahnya...


Setelah beberapa saat, Cahaya meredup menyesuaikan keadaan yang berada di dalammnya.


Untuk sesaat Azoya tertegun, begitupun dengan ke tiga Para Dewi lainnya.


" Menakjubkan..." gumam Dewi Ivy tak percaya.


" Benar Dewi, sungguh luar biasa... " ujar Dewi Chang e.


Saat hendak melangkah, ucapan Dewi Luo Yi membuat mereka terhenti


" Berhati-hatilah Dewi..." ujar Dewi Luo Yi mengingatkan.


Sementara itu, Azoya telah melangkahkan kakinya memasuki gerbang.


Azoya dengan hati-hati memperhatikan keadaan sekitar.


" Putri... Jangan terlalu percaya diri. Putri tidak Seperti kita para Dewi. Sebaiknya Putri berhati-hati." Ujar Dewi Ivy menegur.


" Hei sudahlah Dewi... kita harus berfokus untuk tujuan diri masing-masing " Ujar Dewi Chang e.


" Aku yakin... Aku akan melewati semuanya dengan baik. Dan pantas bersanding dengan yang mulia Dewa Agung " ujar Dewi Chang e membanggakan dirinya.


" Lihat saja nanti Dewi, aku pun begitu akan menunjukan kemampuanku sebagai Dewi Alam semesta " ujar Dewi Ivy, tak kalah sombongnya.


Selamat Dewi, kalian sudah memasuki gerbang .


Silahkan persiapkan diri kalian. Dan Berhati-hatilah.....


Kekuatan Pikiran dan Hati akan membantu perjalanan kalian....


Semoga berhasil. ujar suara pemandu tersebut.


.


# Jangan lupa Like, Comen, dan Votenya guys.


Di perkirakan Bab selanjutnya Update besok.


Terimakasih.


Maaf atas keterlambatan updatenya.

__ADS_1


Author juga memiliki kesibukan di dunia nyata.


__ADS_2