TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
Hukuman kecil !


__ADS_3

Di sebuah taman kerajaan, Azoya duduk termenung sendirian. Menikmati pemandangan bunga bunga bemekaran, semilir angin menebarkan bau harum semerbak ciri khas dari bunga-bunga tersebut.


Dengan bersandar di sebuah pohon yang rimbun, angin berhembus pelan menyapu wajahnya, membuat kelopak matanya dengan perlahan lahan tertutup , tanpa sadar dirinya pun terlelap


Di alam mimpi, Azoya terbangun kembali.


Di mana ini ?


Sebuah kabut putih mengelilingi sekitarnya.


Azoya tak dapat melihat apapun disana.


Perlahan dirinya terus berjalan mencari secerca cahaya yang dapat ia gapai.


Setah beberapa saat, kabut putih tersebut berubah menjadi tempat yang sangat indah, seperti taman surgawi .


Matanya mengedar dan mengamati tempat tersebut. Dari kejauhan tampak Azoya melihat sosok perempuan yang sangat cantik sedang berjalan menghampiri dirinya.


" Zoya . ."


Suara itu menggema di telinganya, panggilan nan lembut membuat dirinya langsung menatap ke arah sang suara.


Sosok wanita cantik kini tepat berada di hadapannya.


Sungguh Azoya terpukau.


" Anda siapa ?" pertanyaan itu terlontar di mulutnya.


" Dewi xia, Dewi khayangan "


Perlahan Dewi xia mendekati Azoya yang terlihat sedikit waspada.


" Jangan takut anakku. Kamu adalah Putriku. jiwa mu berasal dari masa yang berbeda . Lihatlah wajahmu,"


swoshhh...


( Dewi Xia mengeluarkan cahaya bening seperti kaca di udara )"


Azoya pun perlahan berjalan menghampiri benda yang memancarkan cahaya itu, terlihat jelas pantulan wajahnya di sana.


" Jiwamu adalah Zoya di duniamu terdahulu " ujar Dewi xia tersenyum


" Ba bagiman bisa Diriku terpisah dengan raga milik Putri Azoya yang sebenarnya " ujar Azoya terkejut


" Karna sesungguhnya Raga milik Putri Irish Azoya adalah raga mu yang sesungguhnya. Zoya Putriku, Kamu berhasil menjadikan tubuh itu sempurna seperti semula. Itulah wajah aslimu yang sebenarnya. !"


" A apa ! " Azoya sangat terkejut.


" Ja jadi aku adalah Putri Dewi ?"


tanya Azoya sedikit memastikan kembali.


" Tentu Putriku, hanya putri dewi yang memiliki lambang 7 bintang di punggungnya."


ujar Dewi Xia tersenyum lembut.


" Ba bagaiman bisa ibu Dewi tau ?" tanya Azoya tetkejut, pasalnya tanda 7 bintang itu selalu mengikuti tubuhnya, saat di dunia modrnnya terdahulu, dan juga saat di raga yang ia tempati.


" Karena kamu Putri seorang Dewi, 7 bintang merupakan simbol penguasa alam semesta "


Ibu dewi pun menceritakan maksud dan tujuannya menghampiri putri Azoya melewati media mimpi.


" Azoya, Ibu Dewi akan menjemputmu, Di dunia nyata. Dewa Langit sudah menceritakan sosokmu sebelumnya Putriku, Tapi tentu, Ibu sudah mengetahui itu terlebih dahulu, karena kau selalu dalam pengawasan ibu, baik di dunia sekarang, maupun diduniamu sebelumnya " ujar Dewi xia mengulas senyum manisnya


" Jadi Dewi Xia selalu mengawasiku selama ini ?" tanya azoya membelalakan matanya


" Tentu, "


Azoya bungkam, tak dapat berkata apapun lagi.

__ADS_1


"Kembalilah, kau harus siap saat seseorang menjemputmu untuk kembali ke khayangan.


Jangan ada penolakan,"


" Ta tapi...." jawab Azoya terputus


" Jika kau menolak....Raga dan Jiwamu akan sepenuhnya terpisah !" ujar Dewi xia tegas.


" Apaa !" Azoya sangat syok mendengarnya


" Putriku, Kau hanya bisa hidup di Kerajaan surgawi, tapi tidak di dunia manusiawi.


Jika kau patuh, Raga dan Jiwamu tetaplah satu, dan kehidupan dua duniapun, akan tetap bisa kau jalani." Jelas Dewi Xia .


" Bagaimana dengan Kerajaan Naga ? Saya memimpin Kerajaan itu.? dan Saya juga seorang Istri dari seorang Pangeran "


" Statusmu akan terbuka di Kerajaan Langit, wajahmu yang sesungguhnya bukanlah wajahmu saat di dunia yang bercadar. !"


" Maksud ibu Dewi, Akan kah cadar ini di lepas ?"


" Tentu !"


Azoya benar benar terkejut dengan keputusan yang Dewi Xia anjurkan kepadanya.


Keputusan yang tak dapat ia tolak mentah mentah. Keputusan itu lah yang menentukan hidup dan juga matinya.


" Baiklah, " Azoya pun tertunduk pasrah.


" Ambilah liontin permata ini. Ini milik mu nak. Kembalilah , Sampai jumpa di Kerajaan Langit Putriku "


Sosok Dewi xia pun perlahan menghilang dari peredaran matanya.


Seketika Azoyapun terbangun dari tidurnya.


" Apakah ini mimpi ?" lirih Azoya pelan.


" Apa ini ? Ja jadi ini bukan mimpi ?"


Azoya sungguh sangat terkejut, ternyata benda yang ia raih di alam mimpi itu benar benar nyata. Dia benar benar menerima Liontin Permata dari Dewi Xia.


ohh Astaga, rasanya Azoya benar benar tak dapat berucap lagi.


" Nona,," tegur Yuri mengejutkan Azoya yang saat ini sedang berdiam diri.


" Kau mengejutkan ku Yuri "


" Maaf Nona, Yuri mencari keberadaanmu ke mana mana , ternyata Nona ada disini"


Yuri pun menghampiri Azoya


" Apa nona ada masalah ?" tanya Yuri menelisik, raut wajah Nonanya itu sepertinya sedang menyimpan banyak beban.


" Kamu benar Yuri, Ada rahasia besar dalam hidupku. Entahlah ini kenyataan atau hanya imajinasiku saja," ujar Azoya sambil memandang hamparan bunga yang bemekaran di depannya.


" Maksud nona , seperti imajinasi apa ?" tanya Yuri bingung


Azoyapun memberanikan diri menceritakan Siapa dirinya yang sesungguhnya, Azoya percaya dengan pelayan setianya itu.


" Yuri, Kamu harus merahasiakn ini "


" Maksud Nona merahasikan apa ? Apa yang harus Yuri Rahasikan Nona ?" tanya Yuri mendengarkan.


" ikutlah denganku "


Azoya menarik tangan pelayannya itu, dan menyentuh Kalung Dimensi miliknya.


" No na kita mau ke mana ?" Tanya Yuri sedikut bingung memperhatikan tingkah Nonanya itu.


Tiba tiba saja, cahaya melingkar, dan menyerap keberadaan mereka berdua. Setelah beberapa saat, tibalah mereka di dalam dunia dimensi miliknya.

__ADS_1


" No na, kita ada di mana ?" tanya Yuri nampak sangat terkejut, sekaligus terpukau.


" Ini tempat dimana aku berlatih selama ini Yuri, ini tempat tinggal keduaku "


" Wahh Nona, ini sangat menakjubkan, tempatnya sangat indah."


Yuri betul betul terpukau melihat pemandangan yang berada disana.


Setelah beberapa saat, Yuri di kejutkan dengan kemuncul 2 sosok pemuda yang sangat tampan di depannya yang kini berjalan menghampiri keberadaan mereka.


" Nona disini ada orang lain selain kita, hati hati nona " ujar Yuri cemas dan sedikit waspada.


" Mereka peliharaanku " ujar Azoya sedikit berbisik.


" Ma maksud Nona ? Apa Nona punya simpanan ?" tanya Yuri terkejut


Sungguh Azoya merutuki kebodohannya Azoya baru ingat, jika Pelayannya yang satu ini, sangat sulit sekali mencerna sesuatu.


" Ma maaf Nona " ujar Yuri tertunduk dan merasa bersalah, saat melihat sorot mata menakutkan dari Nonanya itu.


Azoya pun menghela nafasnya perlahan.


" Haishh.. sudah lah, mereka berdua teman temanku !" ujar Azoya datar


" hekhemm"


Sea dan Sun pun menyapa keberadaan Tuannya itu, yang saat ini sedang mengabaikan bahwa mereka berdua menghampirinya.


" Azoya, kenapa membawanya ke dalam dimensi ini ?" tanya Sea mengerutkan keningnya.


" ikutlah ke dalam, Saya ingin menjelaskan sesuatu kepada kalian semua "


Azoya pun terus melangkah tanpa menjawab pertanyaan Sea yang saat ini sedang sedikit kebingungan.


" Sun, kira kira ada hal apa ?" Tanya Sea penasaran.


Sun pun hanya bergidik, tanpa mengetahui apapun.


" Hei, kau siapa ?" tanya Sea menyelidik dari ujung kaki sampai ujung rambut.


" Saya,,," ujar Yuri terputus saat mendengar teriakan panggilan dari dalam mansion yang sangat keras.


Sontak saja, mereka bertiga berlari kocar kacir menyusul tuannya itu yang sudah terlebih dahulu berada di dalam ruangan.


Azoya menatap ketiganya dengan tatapan mata yang sangat tajam.


Mereka bertigapun seperti anak kecil yang ketakutan, ketika hendak di marahi induknya.


tidak berani mendongak untuk menatap sorot mata membunuh milik tuannya itu.


" Angkat kaki kalian satu satu, dan ohh itu tangan harus di atas menjewer telinga masing-masing. " ujar Azoya ketus .


" Ba baik.." ujar mereka serentak.


" Siapa suruh kalian berdiskusi sendiri, tanpa mempedulikan saya yang sudah lama menunggu di dalam mansion " ujar Azoya sedikit agak garang , Dan mengulum senyumnya, sungguh saat ini Azoya ingin tertawa lepas memperhatikan kondisi mereka yang terlihat sangat lucu baginya. Azoya sengaja mengerjai mereka bertiga.


#


Votenya jangan lupa ya , 🙏🙏


Author lagi berusaha untuk ikut VOTE Lomba Rangking mingguan.


Author berharap support dari kalian.


Terimakasih !


Jangam lupa Like, comennya juga 👍👍👍👍


see you all

__ADS_1


__ADS_2