TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S3 : Episode 28 : Titik Terang


__ADS_3

...Harap Tinggalkan Jejak Terlebih Dahulu !...


_____


Dariuz mengarahkan Garendra menuju ruang pimpinan yang ada di kantor pusat tersebut.


Garendra pun akhirnya memasuki ruangan tersebut dengan gaya khas kepemimpinannya.


Setelah itu, dengan aura dingin, ia langsung menduduki sebuah kursi kepemimpinan yang ada di sana.


Tatapannya menyapu seluruh ruangan yang begitu besar tersebut.


Tiba-tiba, pandangan matanya kembali jatuh tepat di hadapan sang bawahan.


Dengan jari tangan terangkat dan saling bersentuhan, Garendra membuka suaranya kembali.


" Hm, siapa yang bertanggung jawab atas perusahaan disini" tatapnya dingin. Seolah mampu melenyapkan siapa saja.


Dariuz yang merinding melihat tatapan tersebut tak berani mendongak.


" I-itu Tuan Baskoro sendiri Tuan .Tapi kepemimpinannya tidaklah resmi" Jelas Dariuz terbata


Garendra Mengernyit seolah mempertanyakan.

__ADS_1


" Maksudmu ?"


" Iya, Setelah Nona Admaja yang sebelumnya tiada, beliau menggantikan posisi Nona Besar. Akan tetapi bersifat tidak Resmi, Tuan Admaja hanya menjadikannya sebagai pengawas saja, untuk keseluruhan, saya diam-diam yang menghendle semuanya secara rahasia atas perintah Tuan Besar sendiri" jelas Dariuz jujur.


" Baskoro ?" Garendra mulai mengingat nama ini, sejenak lintasan wajah Baskoro terukir jelas di kepalanya, terakhir kali pertemuannya terjadi pada saat Perusahaan mengadakan rapat Dewan Direksi.


Iya, sosok Baskoro yang merupakan adik dari Tuan Admaja sendiri. Akan tetapi statusnya tidaklah sedarah.


"Hmm, menarik " gumam Garendra seolah sedang memimirkan sesuatu.


" Lantas, kau tau lambang ini apa ?" tunjuk Garendra membuka sebuah kotak Beludru biru yang berisikan liontin lambang seperti cap kaki Naga merah.


Dengan memberanikan diri, Dariuz menatap benda tersebut, dan terkejut.


" Ada apa ?" tanya Garendra mulai tertarik untuk mengetahui kelanjutannya.


" Itu lambang milik seorang bangsawan yang terkenal di Inggris ini Tuan, tapi juga memiliki sebuah anak perusahaan yang cukup besar dari 3 perusahaan besar yang ada di dunia" jelas Dariuz, dan Garendra tertegun mendengarkan.


" Bagaimana Tuan bisa mendapatkan benda tersebut ? Dan apakan itu ada hubungannya dengan perusahaan kita Tuan ?" tanya Dariuz serius yang mulai berani menatap Garendra dengan tatapan mata yang juga ikut mengkhawatirkan perusahaan Pt.Admaja.Giant.


" Belum pasti, tapi juga bisa berhubungan" jelas Garendra dengan santai.


" Harry... Selidiki anak perusahaan di bawah naungan lambang ini " perintah Garendra tiba-tiba, Harry yang sedari tadi diam mengamati langsung melaksanakan perintah Tuannya segera.

__ADS_1


" Baik Tuan"


Ia duduk di sebuah sofa besar , membuka sebuah laptop kecil yang selalu bertengker di tangannya.


Tak...Tak..Tak...


Dengan Cepat, dan tidak terlalu membutuhkan waktu yang cukup lama, akhirnya ia berhasil menemukan petunjuk.


" Silahkan Lihat Tuan" Harry mengangkat dan mengarahkan laptop tersebut di hadapan Garendra .


" Seperti dugaan, mereka bermain-main dengan perusahaan ini" jelas Garendra menatap data informasi tersebut dengan serius.


Dariuz yang mendengarpun cukup terkejut masalahnya, perusahaan tersebut bukanlah perusahaan kecil .


Siapa yang berani melakukanny, bahkan Perusahaan Pt.Admaja.Giant pusat kedua ini tak memiliki kontrak kerja sama dengan perusahaan tersebut


" Pt.Naga.Merah, siapa pimpinan mereka ?" tanya Garendra sembari mengetuk jari telunjuknya ke atas meja.


" Setau saya, Naga Merah sendiri di pimpin oleh seorang Putra Bangsawan yang bernama Nicholas Kille Tuan " jelas Dariuz


" Apa orang ini memiliki seorang Putra ?" tanya Garendra seakan sedang memikirkan sesuatu.


" Benar Tuan, Putranya bernama Jerry Seta Nicholas, yang saat ini satu pelatihan dengan anda " ungkap Dariuz yang sedikit banyak mengetahui.

__ADS_1


# Jangan Lupa Like, Komen dan Vote


__ADS_2