TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2: Tantangan


__ADS_3

### Harap Tinggalkan Jejak Terlebih Dahulu ####


🍂🍂🍂


.


Helios tak ingin hanya sebuah perbedaan kekuatan seorang Dewa diperbesarkan dan menjadi perbedaan.


" Aku akan buktikan, jika aku pantas bersama Putri Gweenievere " Helios menunduk sembari berpangku tangan, dengan salah satu kakinya terlipat menghadap Dewa Arthur, dengan tekat yang begitu serius dan kuat.


Auranya mampu membuat Arthur sangat terkejut.


" Anak ini,," gumamnya


Haish...


Arthur pun menghela Nafasnya sesaat.


" Tidak lah semudah itu, kau harus bersiap melewati beberapa tantangan terlebih dahulu dariku jika kau memang pantas untuk putriku, apa kau sanggub ? " tatap Arthur tajam,


" Apapun itu, demi mempertahankannya...Aku sanggub " jawab Helios begitu tegas, dan sorot matanya sedikit melirik ke arah Putri Gweenievere, tanpa sepengetahuan Arthur.


Gween terkejut, jantungnya tiba-tiba saja berdegub aneh...


Ucapan Helios membuat Gween sedikit kaget. Dan tatapan mata itu membuatnya merinding..

__ADS_1


Gween pun secepat kilat mengalihkan pandangannya ke arah lain.


" Ck.. Apa sebenarnya yang ia rencanakan " gumam Gween dalam hati, " heh... mempertahankan? Sangat konyol, apa dia pikir bisa membohongiku. Asal kau tau Pangeran Helios Hayden, 1 bulan belakangan ini aku telah memahi ayahku, yang ku tahu Ayahku bahkan lebih licik dari mu, tidak semudah itu melawannya" ucapnya pelan, sembari menatap Dewa Arthur, dan memberi ejekan kepada Helios.


" Tantanganny adalah, Kau dan Heros harus bersaing menunjukan Kekuatan dan kemampuan yang kalian miliki. Siapa yang berhasil unggul dan menunjukan kemampuan yang terbaik, maka dia pantas bersanding dengan Putriku Gweenievere.. Aku akan menyingkirkan perbedaan kasta Dewa dan Manusia pada kalian. Besok adalah hari ketetapannya. Persiapkan diri kalian " ujar Arthur tegas.


Setelah menyampaikan hal tersebut, Satu persatu orang di istana berhambur pergi dan meninggalkan acara penobatan tersebut, karena semuanya telah usai.


Hanya tersisa Dua orang di sana, yaitu Pangeran Helios Hayden dan Pangeran Heros Hayden.


Keduanya saling tatap satu sama lain.


Sorot mata keduanya sangat dingin.


Seakan bermusuhan hanya untuk satu wanita.


" Helios apa kau menyukainya? " ucap Heros penuh pertanyaan.


" Kau bisa menebaknya sendiri. " ujar Helios datar.


Heros tersenyum sekilas dan penuh arti.


" Maka begitu, kau akan benar-benar bersaing denganku. Tetaplah ingat, kita akan melawan dan menyerang satu sama lain dan akan ada yang terluka" ujar Heros memperingati, masih dengan nada rendahnya.


" Jika untuk mempertahankan, haruslah butuh perjuangan bukan ? Aku hanya mempertahankan sesuatu yang seharusnya memang menajadi milikku. Tidak peduli akan luka apapun" tatap Helios begitu tajam.

__ADS_1


" Ber ambisi? ck.. Apakah itu benar-benar kau menyukainya atau... " Heros mempertanyakan maksud tujuan yang Helios miliki.


" kau tau? Menanyakan hal yang benar atau tidak kepadaku, apakah kau begitu berhasrat membuatku mundur.. jika itu ambisi, apa yang akan kau lakukan? " tanya Helios dan berhasil membuat Heros terdiam.


Helios pun berllau meninggalkan Heros sendirian.


Sementara itu, di sisi lain.


Gween telah mendengarkan semuanya.


" Tentu saja itu ambisimu, Pangeran Helios. Kau itu begitu pendendam apa lagi" ujarnya, Gween lagi-lagi memberikan tatapan sinisnya.


Gween masih menatap Pangeran Heros Hayden yang masih berdiam diri di sana, sedang Helios sudah pergi terlebih dahulu.


Saat hendak berbalik, dan meninggalkan tempat tersebut, tiba-tiba saja ada seseorang menghampiri Dirinya


" Apa yang kau lakukan disini" bisik Helios Hayden yang berhasil menangkap basah persembunyian Gween.


" Ka-kau.. Sejak kapan kau disini? " Gween sangat terkejut, bagaimana bisa Pangeran Helios Hayden menemukan dirinya.


Dengan cepat, Helios menutup mulut Gween dengan tangannya, dan menariknya dari sana ke tempat lain.


Heros Hayden, yang merasa ada seseorang yang sedang mengawasi dirinya sendirian, menoleh ke arah samping, tapi saat matanya menatap tempat tersebut, tidak ada siapa-siapa di sana.


Heros pun bergegas untuk segera pergi dari sana.

__ADS_1


.


#Jangan lupa Like, coment. dan Votenya


__ADS_2