
" Tangkap manusia dan hewan aneh itu..!! " Ketiga makhluk tersebut melakukan penyerangan.
" Ck Yang aneh adalah makhluk seperti kalian !" ujar Azoya tersenyum sinis, sembari menghindari serangan bertubi-tubi dari ketiga makhluk tersebut.
" Rue.. Terbang!! " teriak Azoya sembari meloncat, dan mendarat tepat di punggung bersayap Rue
" Terima ini..." Ujar Azoya mengarahkan kekuatan putaran angin di kedua sisi tangannya, dan tepat mengenai sasaran.
Ketiga mahkluk aneh tersebut pun berhasil terpental.
Dengan cepat Azoya mengunci pergerakan mereka. Dan membuat segel api. Sehingga ketiga makhkuk tersebut merasa seperti kebakaran.
" akhhh.... keluarkan kami dari sini " rintih makhluk tersebut kepanasan.
"Siapa kau? kenapa tenaga dalammu begitu kuat! " ujar salah satu dari mereka meringis menahan sakit.
" Aku Azoya.. Kalian bisa memanggil diriku Zoya ! dan... apa? Melepaskan kalian? Ha ha ha..... Kenapa aku harus melepaskan kalian? ck.. Kalian makhluk aneh, hampir mencelakakan tubuhku." ucap Azoya tegas dengan aura mata seperti pembunuh.
Sementara Rue melihat wajah mereka yang menyerupai burung tetapi bertubuh manusia, merasakan ke tidak sukaan.
Dengan Suara khas. nya Rue berteriak!
" Rue tenanglah.. Ujar Azoya mengelus tubuh Rue "
" huhf " Rue pun mengalihkan pndangannya ketempat lain. dirinya tidak ingin memandang mahkluk yang telah mengatakan bahwa dirinya hewan aneh.
" Siapa mereka berani sekali mengatakan diriku seperti itu" ujar perasaan Rue dalam hati.
__ADS_1
Azoya tau Rue, tak terima di bicarakan sebagai Hewan aneh, karena dari tingkah lakunya Rue yang sangat menggemaskan membuat Azoya menyadari jika Rue sedang marah kepada ketiga makhluk alam ilahi tersebut.
" Aku akan melepaskan kalian!! Jika kalian tunduk terhadapku, dan melakukan apapun yang aku perintahkan " tegas Azoya menatap tajam ketiga makhluk tersebut.
Tanpa ada pilihan, dengan amat sangat terpaksa, ketiga makhluk tersebut terpaksa tunduk dan patuh di bawah kaki Azoya.
Tapi, Azoya memiliki pemikiran yang sangat licik. Di leher ketiga makluk tersebut telah terukir simbol mawar hitam( Simbol Racun ), Jika ketiga makhluk tersebut melanggar aturan dan memberontak. Ramuan racun mematikan akan berproses dengan amat cepat melumpuhkan dan mematikan ikon yang telah mereka pilih sebagai media penempelan.
Dan itu telah terdapat di ketiga leher makluk alam ilahi tersebut
Sebuah simbol mawar hitam, ukiran racun pengetes kejujuran dan kesetiaan seseorang.
Ketiga makhluk tersebut begitu sangat gemetar, mereka tidak menyadari kapan ukiran mawar beracun itu berada di leher mereka.
" Manusia ular. . Sangat licik " gumam salah satu makluk tersebut.
Azoyapun perlahan menarik segel apinya.
" Tunjukan padaku dimana Bukit yang di dalamnya terdapat letak Batu Permata itu berada " tegas Azoya
" Ba-batu Permata ! Bagaimana kau bisa mengetahuinya . Benda tersebut sangat di rahasiakan dan di lindungi di Alam ilahi ini karena sangat berharga" ujar salah satu dari mereka terkejut.
" Justru sangat berharga, aku ingin mendapatkannya " jawab Azoya menatap tajam ke tiga makhluk tersebut " Katakan dimana benda itu berada? " tegas Azoya mengintimidasi mereka..
" Ba-baik.. itu be-benda tersebut Ada di dalam sana " Tunjuk mereka gelagapan, mengarahkan telunjuknya ke arah sisi bukit yang terdapat hutan yang sangat lebat, yg tidak berada jauh dari posisi mereka saat ini,
Setelah beberapa saat, Azoya berjalan mengarah ke tempat yang di maksud oleh ketiga makhluk aneh tersebut.
__ADS_1
Dan di balik hutan lebat tersebut terdapat bangunan Tua yang besar, yang tiap sudutnya memiliki lorong ,
" Pi-pintu masuknya di sebelah sana " ujar salah satu dari mereka, seakan tau arti dari tatapan mata Azoya yang menyiratkan sesuatu yang begitu dingin dan menakutkan , tanpa melontarkan pertanyaan.
,Dengan cepat Azoya masuk, dan di ikuti oleh ketiga para pengawal barunya.
Azoya menuju lorong yang berada di sudut sebelah kanan.
Suasana lorong yang tidak begitu gelap, karena di dalamnya terdapat cahaya obor di tiap sisi dindingnya.
Swiishh... .
Hewan kecil melintas di dalam bangunan tersebut yang menyerupai kelelawar.
Akan tetapi kelelawar di dunia Alam ilahi ini sangatlah berbeda dengan kelelawar yang sering Azoya jumpai di bumi.
Bentuknya sama, akan tetapi memiliki warna putih bak salju.
Setelah berjalan menyusuri lorong, Azoya tiba di tempat yang telah di maksud.
" kita sudah tiba " ujar Makhluk tersebut.
.#
Jangan lupa Like, Comen, dan Votenya.
Next chapter......
__ADS_1
Sampai jumpa besok. malam ini aku udh ngantuk banget. Jadi sampai jumpa besok !