TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2: MENYEBAR LUAS!


__ADS_3

Ke esokan harinya..


Gween menemui kedua orang tuanya.


Rose dan Panglim Avyram.


" Gween.... kau disini nak? " Rose beranjak menghampiri Putrinya, ada rasa khawatir yang Rose rasakan tentang apa yang terjadi kemarin terhadap Gween.


Tak lama setelah itu, Panglima Avyram masuk. Dan menghampiri keduanya.


" Maafkah Gween.... Maaf Karena telah menyakiti perasaan kalian" Ujar Gween menunduk, menyentuh Kaki Sang Ibu.


" Berdirilah nak... Kami sangat menyayangimu. Biar bagaimanapun kami telah menganggabmu sebagai Putri kandung kami sendiri. Gween tidak usah khawatir.. " Rose merangkul Gween dengan penuh kasih sayang.


Sementara Panglima Avyram pun mengangguk dan menyetujui.


" Gween adalah Putri Ayah yang terbaik, Putri ayah yang pemberani. Ayah dan Ibumu sangat bangga kau hadir di kehidupan kami, kasih sayang kami terhadapmu, sama seperti Ayah dan Ibu menyayangi Hellena dan hera" Ujar Panglima Avyram menjelaskan.


" Hiks.. Hiks... Gween sangat berterimakasih, , karena kalian sangat menyayangi Gween, tidak membeda-bedakan Gween dengan Saudara Gween yang lainnya. Ibu...Ayah... Kalian sangat baik " ujar Gween sembari terisak.


Rose dan Panglima Avyram merasa tersentuh hatinya, tanpa sadar mereka pun juga ikut meneteskan air mata.


Sementara itu, di balik sebuah Pintu, Hellena telah mendengar semuanya.

__ADS_1


" Oh.. Jadi kau bukanlah anak kandung Ibu dan Ayah...." gumam Hellena pelan, memperhatikan segalanya.


" Tapi. . Kenapa selalu kau yang menjadi sorotan. Kau bukanlah anak kandung disini. Kenapa ....!" Hellena mengepalkan tangannya, dan menggepak sebuah dinding, beruntung dinding tersebut tak menimbulkan suara.


Dengan seringai licik di Wajahnya, Hellena sedang memikirkan sesuatu .


Ke esokan harinya..


Kabar mengenai jika Gween bukanlah Putri Kandung Panglima Avyram, menyebar luas.


Berita tersebut sampai ke Telinga Raja Thedors .


Dan Masyarakat ibu Kota..


Ujar beberapa Orang di Pusat Kota.


" Iya... berita tersebut telah menyebar luas. Bagaimana mungkin Kerajaan menikahkan Pangeran mahkota kita dengan Putri yang tidak jelas asal usulnya " Sambung salah satu teman bicaranya.


" Aku setuju sekali dengan perkataanmu. "


Di Ruang Keluarga.


Hellena dan Hera masuk, mereka mempertanyakan tentang kepastian kabar tersebut.

__ADS_1


Hera sangat terkejut.


" Ayah.. Ibu kami telah mendengar sesuatu yang tidak baik tentang adik ketiga, bagaimana mungkin bisa seperti itu? Apakah benar, Gween itu bukan adik kandung kami? " ujar Hera merasa tak percaya. Panglima Avyram dan Rose merasa terkejut.


Sementara itu, Hellena hanya santai ia sudah mengetahui semuanya.


Saat semua orang sedang merundungkan masalah apa yang terjadi di luar.


Gween hadir di tengah-tengah mereka. Tanpa mengetahui kenyataan yang sebenarnya.


" Ayah.. Ibu... Semoga panjang umur " Gween memberi Hormat kepada kedua orang tuanya.


" Semoga kau juga di berkati dan panjang umur nak " Ujar Rose dan Panglima Avyram bersamaan


" Ada apa? Mengapa kalian semua berkumpul disini. " ujar Gween kebingungan.


" Tentu saja kami berada disini, kami mendengar kabar yang sangat mengejutkan, Kau bukanlah Adik kandung kami" ujar Hellena sedikit memandang rendah Gween.


" Hellena!! " Bentak Panglima Avyram...


" Ada apa Ayah? Mengapa Ayah membentakku? Memang benar bukan, jika Gween bukanlah Putri Ayah dan ibu, dan dirinya juga bukan adik kandungku " ujar Hellena sedikit tak suka melihat reaksi Ayahnya yang memberi sentakkan atas ucapannya.


Panglima Avyram terdiam. Begitu juga Gween

__ADS_1


# Jangan lupa LIKE, COMEN dan VOTENYA!


__ADS_2