TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
S2 : Pernikahan


__ADS_3

5 Hari kemudian.


Pernikahan Antara Gweenievere Zee Satia Z dan Helios Hayden pun di gelar dengan sangat megah.


Para Dewa dan Dewi sangat antusias menghadiri pernikahan ter-akbar di Nirwana ini.


Seakan tak percaya, pernikahan yang Di gelar untuk kedua insan tersebut, mengalahkan pernikahan para Dewa dan Dewi lainnya.


Bahkan Dewa Arthur dan Dewi Zoya sendiri tidak lah semegah ini.


Semua konsep dan ide cemerlang pernikahan tersebut tercipta dari Mahakarya sang Dewi langit Azoya langsung.


Iya sangat bahagia, bisa membuat pernikahan megah untuk putrinya sendiri.


" Untuk Putriku tersayang... Ini adalah hadiah dari bunda untukmu"


Zoya memberi ucapan kepada kedua mempelai yang pada saat ini menjadi sorotan semua mata,


Gween terharu, dan berkaca-kaca.


" Terimaksih bunda" Gween sontak saja menyentuh kaki sang bunda seraya memberi penghormatan . Helios pun mengikuti jejak sang Istri.


" Berbahagialah kalian anak-anakku" Sebuah sentuhan mendarat tepat di puncak kepala Gween dan Helios.


Mereka berduapun mengangkat kepalanya kembali.


.


Di puncak tertinggi, Arthur sang Dewa agung telah memberikan ultimatumnya, sebuah pengesahan kepada mereka berdua, dengan di saksikan seluruh penjuru para Dewa dan Dewi langit.


Ultimatum yang menggelegar tegas


membuat Semua orang akhirnya bersorak gembira.


Mereka ikut bahagia atas moment pernikahan ini.


Ucapan selamat pun begitu banyak terlontar kepada Dewa Helios dan juga Dewi Gween.


Ke tiga Pangeran pun menghampiri sang Adik yang kini tampak begitu cantik dan memukau dengan balutan Gaun mewah yang di rancang Khusus oleh sang Bunda sendiri.


Betapa tak bahagia mereka, hasil tangan sang bunda bisa menciptakan kecantikan hakiki yang tiada tanding.


Pangeran Avery tersenyum tipis.


" Selamat untuk adikku tersayang, semoga pernikahan kalian akan tetap kekal dan abadi" Tangannya kini mengelus puncak kepala Gween, ada rasa sedikit sesak di hatinya, tapi Pangeran Avery berusaha untuk tetap menahannya, rasa sayang untuk Gween begitu besar.


Gween membalas ucapan tersebut dengan senyuman yang sangat manis.


" Terimakasih kak, semoga kau bisa segera menyusul diriku, dan mendapatkan gadis terbaik untuk dirimu" seutas senyum Gween berikan.


Avery membalas senyuman itu dengan senyuman kembali.

__ADS_1


" Iya, aku ingin gadis itu seperti dirimu" ujar Pangeran Avery pelan, dan percayalah Gween terpaku dengan jawaban yang Pangeran Avery lontarkan


Ada perasaan tak enak menghampiri Gween, iya tau Pangeran Avery selama ini menyimpan rasa untuk dirinya, tapi... Gween berusaha menepisnya,


Iya tak ingin, mendapatkan masalah dengan ikatan sedarah, meski tak di pungkiri oleh hatinya, jika dirinya juga merasakan perasaan yang sama.


Tapi beruntung, kehadiran Helios merubah segalanya, dengan perlahan perasaan suka yang ia miliki semakin pudar, dan kini timbul perasaan sayang yang hanya sebatas adik menyayangi kakaknya.


Gween tak mau, perasaan sedarah ini menghukumnya. Sudah cukup dirinya terhukum di saat ia mengetahui kebenaran tentang hubungan sedarah yang di alami mereka berdua, di saat perasaan aneh hinggab di hati Gween, Gween begitu sangat terluka. Tapi, pada akhirnya Gween akhirnya mengartikan perasaan tersebut hanya sebatas perasaan kakak dan adik saja.


Kehadiran Helios telah memberi warna di hidupnya.


Dan dengan menyakinkan perasaannya sendiri.


Gween membalas ucapan dari sang kakak tersebut penuh percaya diri.


" Semoga.. " Iya... hanya kata itu yang bisa menjadi penyejuk sang kakak, iya tak ingin memberi jawaban yang sangat mengecewakan.


Di dalam hati Gween berdoa, semoga ada gadis yang akan di cintai oleh sang kakak.


Dan semoga Pangeran Avery tak menutup hati kepada siapapun.


Berharap sang Gadis terbaik bisa menjadi pendamping untuknya.


Gween sangat berharap, kebahgiaan lebih besar menyertai Pangeran Avery, dan melepas rasa sukanya yang terlarang untuk dirinya.


Pangeran Avery pun segera berlalu, ia tak menoleh sedikitpun lagi kepada Gween.


Kini Avery beralih menatap Helios dengan tatapan yang sulit di artikan.


" Jaga iya baik-baik, kini tanggung jawab Gween telah beralih di tanganmu"


Helios pun mengangguk.


" Aku akan menjaganya sebaik mungkin"


Helios tau apa yang tersirat di sorot mata itu, dirinya yang sedari tadi berdiri di samping Gween, telah mengamati segalanya.


Ketiga Pangeran dan seluruh keluaraga besar lainnya, akhirnya telah mengucapkan selamat.


Pancaran kebahagiaan pun menghiasi kedua insan yang kini sedang berbahagia.


Akhirnya, Helios dan juga Gween telah sah menjadi pasangan suami dan istri.


Mereka berdua saling berpelukan, dengan perasaan penuh kebahagiaan


Dari kejauhan, Pangeran Avery menatap lekat senyum yang terpancar di wajah Gween yang begitu sangat cantik, ia pun tersenyum


" Kebahagiaanmu juga kebahgaiaanku, semoga kau selalu bahagia"


Ia pun perlahan berlalu, dan meninggalkan acara pesta tersebut.

__ADS_1


" Aku sangat bahagia " ujar Helios pelan


" Aku juga " Sahut Gween sembari bersandar di dada bidang yang Helios miliki, seakan mampu menyembunyikan wajahnya yang kini sedang bersemu merah.


" Kau tidak ingin menatapku " goda Helios yang melihat Gween seakan menyembunyikan wajahnya.


Gween menarik kepalanya dan menunduk.


Perlahan ia mendongakkan wajahnya, dan kedua matapun saling bertemu.


Helios pun tersenyum , ia pun dengan segera ingin mendaratkan ciumannya .


" Hekhem... " Sebuah Suara mengejutkannya, dan mengurungkan niatnya.


Helios berdecak sebal, saat hendak menoleh mengahdap asal suara, ternyata sang Dewa agung sendiri yang telah berdiri di sana.


" Lakukan setelah acara ini selesai, jangan mengumbar di depan semua orang, banyak anak kecil disini" tegas Arthur tajam,


Helios mematung begitu pun Gween.


Mereka melirik sekitar,


Anak kecil...


Di mana ?


Helios mengernyitkan keningnya.


Saat hendak menoleh, tak sadar ia kehilangan istrinya sendiri


" Gween....."


Mata nya celingukan mencari keberadaan sang istri. Setelah beberapa saat, Ia terkejut ternyata istrinya telah di culik dan di bawah ke tengah kerumunan, yang dimana telah di adakan sesi foto keluarga, Helios membelalakan matanya.


" Sial.... Aku telah kecolongan " Ujar Helios geram. Dan segera menyusul keberadaan sang Istri.


.


Kami segenap keluarga besar TPYJ( Tuan Putri Yang Jelek)


Mengucapkan :


Selamat untuk pernikahannya...


Teruntuk , kedua pasangan yang telah berbahagia.


Helios & Gween


Terimakasih banyak atas kehadiran kalian semua !


( Jangan lupa like,coment, dan votenya........ya )

__ADS_1


__ADS_2