TUAN PUTRI YANG JELEK

TUAN PUTRI YANG JELEK
PESTA BESAR 1


__ADS_3

Keesokan harinya


Semua keluarga kerajaan sedang berkumpul di aula istana, kecuali Azoya dan Arthur .


" Yang mulia, apakah anda sudah benar benar pulih ?" tanya Perdana mentri Yun, orang kepercayaan Kaisar Arlong


" Tubuhku kini mulai membaik, tapi tidak seutuhnya " Jawab Kaisar Arlong


" Ba bagaimana bisa Ayah Kaisar bisa berdiri, ibu bilang tubuhnya akan semakin lemah " gumam Edura yang sedikit terkejut. Pasalnya hari ini Kaisar Arlong sedang mengumpulkan semua Anggota kerajaan untuk membahas sesuatu , dan Kaisar Arlong terlihat sangat bugar.


Edurapun, masih dengan lamunnannya sendiri.


" Pangeran Satia Arthur dan Permaisuri Irish Azoya tiba " teriak Pengawal kerajaan di arah pintu


" Salam Hormat Ayah Kaisar, Semoga Kaisar panjang umur " serentak Azoya dan Arthur memberi salam.


" Bangunlah, Semoga kalian panjang umur " sahut Kaisar kembali


" 2 Hari lagi adalah pesta ulang tahun Kaisar. Dan Kerajaan kita akan melaksanakann Pesta yang meriah. Jadi untuk semuanya, Kaisar memerintahkan untuk ikut berpartisipasi dalan Pesta tersebut. dan memberi kesempatan pada kalian untuk mengesankan hati kaisar. Dengan adanya perayaan ini, Kaisar akan mengumumkan Penerus tahta selanjutnya. Terutama bagi kedua Putri Kerajaan Naga. Tuan Putri Azoya telah mencabut gelar Putri Mahkotanya, dan menyeimbangkan Statusnya dengan Putri Edura. Mereka berdua akan berkompetisi, di saksikan semua tamu kerajaan dan Rakyat Kerajaan Naga !" Teriak Perdana Mentri lantang


Flashback on !


Setelah Kembali dari kalung dimensi, Azoya menemui Kaisar kembali.


" Azoya Ayah akan mengumumkan kau adalah penerus tahta Kerajaan Naga !" ujar Kaisar Arlong cemas dengan kondisinya


" tidak Ayah, aku ingin mencabut gelarku " ujar Azoya

__ADS_1


" Kenapa nak ? Apakah kau masih membenci Ayah karena telah menelantarkanmu dulu ?" tanya Kaisar Arlong bersedih.


" Bukan begitu maksud Azoya Ayah. Azoya memeliki rencana lain untuk kestabilan kerajaan kita. Aku merasa sangatlah tidak adil , semua orang mungkin akan memandang rendah atas diriku, sedangkan Edura selama ini menonjolkan kualitas dirinya, Jadi, Azoya ingin bersaing dengannya dan memberikan kesempatan kepadanya, Supaya mata rakyat tidak memandang sebelah mata, atas pengangkatan Putri Mahkota. Meskipun Aku anak pertama, semua tidaklah semudah itu. Akan ada banyak terpaan angin yang akan menumbangkanku dengan mudah." jelas Azoya.


" Kau sangatlah Bijak anakku. Baiklah, Ayah akan mengumumkan Kompetisinya nanti "


"Ayah, bagaimana dengan kondisi ayah sendiri ?" tanya Azoya


" tubuh ayah semakin membaik sedikit dari sebelumnya, Azoya kau memberikan ayah obat apa ? sungguh obat herbalnya membuat tubuh Ayah lebih segar." jawab Kaisar Arlong senang


" Itu ramuan kebugaran tubuh Ayah, bertahap, tubub ayah akan sedikit di perbaiki." ujar Azoya


" Ini beberapa obat kebugaran untuk Ayah, berupa pil, Saat Edura memberikan obat herbal kepada Ayah, di dalam minuman itu, ayah harus mencampur 1 pil obat kebugaran " ujar Azoya kembali


" Kenapa seperti itu nak ? Sebenarnya kenapa Ayah harus mencampur obat yang telah adikmu Edura berikan ?" tanya Kaisar Arlong bingung


" Tidak apa apa ayah, itu supaya Ayah semakin sehat " jelas Azoya menutupi sesuatu.


Azoya belum ingin menceritakan semuanya. Karena ini bukanlah waktu yang tepat.


" Bersabarlah Ayah, Azoya akan menyembuhkan Ayah Kaisar dengan baik, dan melindungi Ayah Kaisar dari sesuatu jahat ! Tunggu , sampai kompetisi itu di mulai !" gumam Azoya dalam hati , dan tersenyum licik.


Flashback off.


Sontak saja, Edura yang mendengarkan pengumuman itu merasa di atas angin.


"heh, Bagus sekali, ini adalah kesempatanku untuk menghancurkanmu Azoya. Lalu kenapa jika Ayah kaisar sehat, dengan adanya kompetisi ini , akan semakin baik bagiku, untuk menghancurkanmu. Aku akan balas kekalahanku dulu, dan akan mengalahkanmu 10x lipat dari ini " gumam Edura menyunggingkan senyum jahatnya

__ADS_1


Azoya yang tidak sengaja melihat ekspresi bahagia dari Edurapun , menyunggingkan senyumnya. Edura tidak sadar, bahwa sebenarnya dirinya telah masuk dalam perangkap besar Azoya.


" Hem, sebenarnya apa yang telah di rencanakan Permaisuri Azoya ?" gumam Arthur dalam hati, karena dari tadi dirinya memperhatikan seringai kelicikan di wajah Permaisurinya itu.


" Sepertinya akan menarik !" gumam Arthur tersenyum licik dan berniat untuk memperhatikan saja.


2 HARI TELAH BERLALU


Selama 3 Hari berada dalam Kerajaan Naga, Permaisuri Azoya dan Pangeran Arthur sibuk membantu keluarga kerajaan menyiapkan Pesta yang meriah.


Akhirnya Pesta Besar kerajaanpun telah tiba.Di hadiri berbagai macam tamu dari Kerajaan kerajaan besar, para Bangsawan dan semacamnya.


Semua petinggi petinggi tiap tiap Kekaisaran telah hadir. Begitupun Para dewa , dan Pesuci lainnya turut memeriahkan Acara besar tersebut.


Semua orang sangat Antusias memperhatikan Pesta Besar tersebut. Pasalnya Azoya banyak turun tangan mendekorasi pesta terbesar tersebut dengan sangat baik, dan memukau. Dekorasi dan ornamen di istana tersebut, dia ambil dari tema pesta di zaman modren tempat ia tinggal dahulu.


Banyak semua mata takjub memandangnya.


Sementara Edura sangat risih melihatnya. Selama beberapa hari ini, Edura hanya sibuk memepersiapkan dirinya dengan maksimal untuk berkompetisi.


Dari Sudut keramaian.


Sosok wanita memakai pakaian yang sangat tertutup, dengan balutan cadar, berdiri tegak memandangi kehadiran seorang pria yang sedang bercengkrama. Wanita bercadar itu adalah Selir Dora. ia mengepalkan tangannya.


Ada rencana licik terselubung di rencanakan oleh dirinya.


.

__ADS_1


#


Jangan lupa tinggalkan jejaknya. Dengan LIKE,COMEN, DAN VOTE Sebanyak banyakny ya !!


__ADS_2