
...# Harap Tinggalkan Jejak Terlebih Dahulu...
____
" Pakai ini " Garendra memberikan sebuah paperbag bermerek , Lucy yang melihat itu mengernyitkan keningnya.
" Ini apa ?" tatapnya bingung.
" Lihat saja, " Sahut Garendra datar
Segera Lucy membuka Paperbag tersebut dan terkejut.
Ada binar kesenangan di matanya saat melihat sebuah gaun mewah yang elegant.
Sudah lama sekali dirinya tidak mengenakan gaun seperti itu.
Akan tetapi, ia segera tersadar.
" Aku tidak bisa menerimanya. Itu bukan style ku yang sekarang" Lucy menghela nafas beratnya, sesungguhnya ia sangat ingin.
" Apa kau yakin tidak ingin menggunakannya ?" Garendra sengaja memancing Lucy untuk menerima gaun tersebut.
" Nanti malam adalah hari ulang tahun kakek Juliyuz, apa kau tidak ingin menghadirinya ?"
" A-aku...." Sejujurnya Lucy mengingat hari ini, tapi apa yang harus ia perbuat.
__ADS_1
Ia tidak bisa membuka identitas yang sebenarnya di muka umum.
" Kau salah, aku begitu sangat ingin menghadiri pesta ulang tahun kakek. Tapi..." Lucy menatap sendu hamparan taman luas tersebut, andai ia bisa bebas mengekspresikan siapa dirinya, tapi masa pelatihan dan pendidikan yang ia lalui belum selesai.
Ia harus menunggu 1 tahun lagi untuk mendapat gelar bangsawan yang setara dalam tingkat accademy.
" Kau takut identitasmu di ketahui bukan. Ayo ikut denganku.." Garendra mengajak Lucy untuk melihat sebuah papan informasi dimana disana telah ada sebuah poster undangan besar dari istana kerajaan"
" Bacalah.."
Lucy pun membacanya, ia melihat tema yang tertera di poster undangan tersebut.
" Pesta Topeng ?" tiba-tiba saja raut wajahnya berubah bahagia, senyum mengembang di wajahnya.
Sungguh ia sangat gembira, ia rindu dengan kakeknya tersebut.
Garendra yang melihat itu pun tak sengaja ikut tersenyum.
Sebenarnya Garendra tau, kakek Juliyus sengaja mengadakan pesta topeng tersebut untuk bisa berjumpa dengan cucu kesayangan.
" Kau tau, Kerajaan inggris mengundang kita semua untuk hadir merayakan pesta ulang tahun sang Raja. Wah... aku sangat senang bisa menghadirinya nanti. "
" Kau benar, kabarnya dua pangeran tampan cucu dari Raja Inggris akan muncul di sana. "
" Wah benarkah, aku sudah sangat tidak sabar seperti apa rupa dari cucu Raja Inggris tersebut. Dengar-dengar mereka sangat tampan, dan juga salah satu dari mereka nantinya akan di hadiahkan penobatan besar "
__ADS_1
" Sungguh...!! Aku begitu sangat ingin hadir, kupastikan akan tampil sangat cantik malam ini, "
Ujar mereka semua yang begitu sangat antusias.
Lucy yang pada saat ini berada di sana, mendengar semuanya.
" Kakak..." gumamnya dalam hati...
" Tapi, dengar-dengar Raja Juliyuz juga memiliki cucu perempuan yang di rahasiakan. Kau tau kabarnya cucu yang satu ini begitu sangat cantik dan merupakan cucu kesayangan sang Raja, Apa cucu perempuan Raja akan hadir juga nggak ya ?"
" Kurasa tidak... Raja sangat menutup identitasnya, secuil pun tak pernah ada satu pun yang pernah melihat sosoknya"
Lucy yang mendengar hal tersebut, terbatuk-batuk.
"Uhuk...Uhukk..."
" Kau tidak apa-apa" Garendra tak sengaja memegang bahunya, Lucy yang masih tersedak tenggorokannya mengangguk.
" Kau tau, jika mereka tau sosok putri tercantik yang mereka bilang itu adalah seorang wanita yang sangat cupu, kira-kira bagaimana ya reaksi mereka semua " seru Lucy tersenyum mengejek .
" Pasti mereka akan sangat terkejut" Ujarnya miris.
" Cih,," Garendra menyunggingkan senyum miringnya dengan acuh tak acuh, ia tak terlalu merespon ucapan Lucy
#Jangan Lupa Like, Komen, dan Vote
__ADS_1